Weekend Klatend #GoesToSemarang Part 2
hahaha. judulnya maksa banget y. sesuai judul, jd weekend kemarin gw habiskan di kota klaten.
awal cerita dari informasi partner gw yang ngasih tau klo gw sampe hari rabu depan di semarang. karena gw ga ada temen di semarang dan kedua partner gw pada mau pulang kampung. akhirnya gw ngikut salah satu temen gw yang rumahnya di klaten. yang satu lagi pulangnya ke ponorogo. padahal hari itu pas jum’at, abu vulkanik hasil letusan gunung kelud kamis malam lalu sudah sampai semarang. seperti cerita gw yang sebelumnya, tapi kita bertiga tetep keukeuh (ngotot) mau balik ke rumah. padahal di klaten dan ponorogo lebih parah kena imbas abunya but we are on our mind. keep going. :D
jum’at pagi kita udah bawa perlengkapan untuk mudik. gw sendiri bawa beberapa stel pakaian buat dua hari disana. jum’at sore jam 2, kita udah siap-siap berangkat. diantar oleh mobil kantor ke terminal mangkang semarang dan tiba pukul 2.30. sampai terminal, kita langsung naik bus eksekutif semarang-solo. sempat menunggu cukup lama kemudian bis berangkat menuju solo dari stasiun mangkang.
memasuki tol dalam kota semarang, kita menuju ungaran, semarang. kondisi bis penuh hingga ada yang berdiri, ternyata mereka menuju ungaran dan setelah itu kondisi bis menjadi lengang tanpa ada yang berdiri. dari ungaran, kami menuju salatiga melalui jalur yang sedang dibeton dan cukup membuat macet selama setengah jam. selepas itu kami memasuki kota salatiga. dari salatiga kami masuk ke boyolali. dari boyolali bis memasuki daerah kertosuro atau surakarta dan saya dan teman saya asal klaten turun di pertigaan kertosuro yang merupakan persimpangan antara semarang, solo dan jogja.
jam menunjukkan pukul 5.30. sudah ada beberapa orang yang menunggu bis juga dan sepertinya mereka sedang menunggu bis arah jogja. kondisi di pertigaan kertosuro cukup berdebu. abu cukup tebal disini dan kami harus memakai masker. hingga maghrib, bis kami tunggu tak muncul juga. akhirnya kami sholat maghrib di masjid terdekat.
selepas sholat, awalnya temen gw minta dijemput sama bokapnya tapi setelah nelpon tiba2 bis datang dan kami segera naik. kondisi bis solo-jogja cukup penuh. sekitar 30 menit menembus gelapnya malam dan tibalah kami di palang. persimpangan kereta api dengan palang pintu sehingga dinamakan palang. mobil bokap temen gw udah nunggu di pinggir jalan dan kami segera beranjak menuju rumahnya yang masih masuk ke dalam.
sabtu pagi di kampung itu rasanya wah banget. walaupun diselimuti abu vulkanik yang masih cukup sesekali turun dengan intensitas yang agak mengganggu pernafasan. melihat kondisi ini, gw putusin untuk menunda acara ke jogja. besok aja lah. dapat info juga klo yang di jogja masih pada sibuk. akhirnya seharian gw bahas kerjaan aja. yang jelas, makannya terjamin. hahaha. bayangin, tiap jam disuruh makan, wah program penggemukan badan nih. :p
semalem gw janjian sama temen di jogja buat nengokin dek azka, anaknya mbak dianka yang belum seminggu lahir namun tiba-tiba kejang-kejang dan dilarikan ke ugd rumah sakit JIH pada kamis malam. janjian jam 10 di lobi rs. dari klaten, gw berangkat jam 8.30 dengan estimasi jam 10 kurang udah sampe sana. sama temen gw dianterin ke stasiun klaten untuk cek jadwal prameks dan ternyata baru ada jam 10. akhirnya naik bis jogja - solo. dr klaten ke jogja sekitar 30 menit dengan. biaya 4000 sampai prambanan.
Dari prambanan, gw lanjut naik trans jogja 1a dan transit di bandara adi sucipto. dr situ lanjut naik 3a arah condong catur. ketika lewatin jalur lingkar luar jogja, gw melihat plang JIH. what? kelewatan deh gw. tapi ternyata ngga. jalur trans jogja memang cuma satu sisi. ngga seperti di jakarta yang bisa bulak balik. sampai di terminal condong catur, gw nunggu bis trans jogja 3b yang mengarah balik. nah baru deh akhirnya sampe di rumah sakit JIH - Jogja International Hospital.
Diselimuti oleh abu yang terhampar dimana2. beberapa petugas kebersihan masih sibuk membersihkan area depan rumah sakit. jam menunjukkan jam 10 lewat. sudah telat beberapa menit.mbak eva sudah menunggu di kantin. sampai sana, kita langsung berangkat menuju ruang ICU. setiba disana, mas agus sedang sibuk menerima telepon dan kami diminta langsung masuk saja ke ruang ICU.
dari luar, sudah terlihat mbak dianka sedang menemani buah hatinya yang masih terbaring lemas. setelah mengucap salam, kami menengok dedek azka yang terbaring dengan selang disekeliling tubuhnya. satu menuju hidung mungilnya untuk memberi oksigen, satu lagi memasuki mulut mungilnya untuk memberi asi. sebentar-sebentar ia menggerakkan tangannya mencoba menyingkirkannya dari tubuhnya. kasihan dek azka, akhirnya kami sibuk cerita seputar kepo (komunitas energi positif). sambil sesekali menghibur dek azka.
setelah cukup lama, akhirnya mbak dianka mengajak kami ke ruang tunggu ICU agar dek azka bisa istirahat. mas agus sudah selesai menelepon. gw pun ditanya mau kemana lagi. karena memang ngga ada tujuan lagi, akhirnya sama mas agus, gw diajak nengokin satu adek kecil lagi yaitu anaknya fitri. salah satu kawan juga dari entreprayer. sekitar berkendara selama 20 menit, sampailah di kediaman fitri yang berada di daerah bernuansa desa. dek nizam lebih tua beberapa bulan dari dek azka. putra dari pasangan fitri dan budi.
ternyata mereka akan mengadakan acara 35 hari kelahiran anak mereka. orang jawa menyebutnya Selapanan sekaligus aqiqah. acaranya lusa namun karena gw besok udah mesti balik ke semarang akhirnya ngga bisa ikutan hadir.
sekembalinya ke rumah sakit, kemudian gw sholat dzuhur dan jama' ashar lalu pamit pulang. bilangnya sich mau langsung balik ke klaten tapi karena lapar, akhirnya ngabur ke malioboro. lagipula klo ke jogja ngga ke malioboro tuh gimanaa gitu rasanya. dari JIH, naik trans jogja 3b kembali ke bandara. dari situ baru naik 1a ke arah malioboro.
debu masih menyelimuti jogja. sesampainya di jogja, cukup ramai dan berdebu. keran hydran mulai dibuka untuk memudahkan orang-orang membersihkan abu di kawasan malioboro. muter-muter nyari makanan akhirnya ke mall malioboro bwt maka hokben. hahaha
dan akhirnya petualangan jogja berakhir dengan kembalinya gw ke klaten. semoga lain waktu bisa kembali ke jogja dan bertemu dengan kawan-kawan lainnya. see you jogja.