Untuk Kamu yang Egois
Kamu, manusia egois, tulisan ini aku tujukan untuk kamu.
Kenapa kamu berpikir bahwa hanya kamu saja yang mendapat cobaan berat? Kamu melihat aku, dia, dan mereka dengan pandangan merendahkan, seolah-olah kita seperti bayi yang tak tahu kejamnya dunia. Kamu hanya berpikir bahwa hanya kamu saja yang mendapat cobaan berat dan menjadikannya sebagai alasan untuk tak peduli dengan cobaan yang dihadapi orang lain.
Kamu berpikir bahwa Tuhan tak berada dipihakmu. Kamu bertanya kenapa kamu yang mendapat cobaan itu, kenapa Tuhan tak memberikan cobaan itu pada orang lain saja. Kamu merasa Tuhan lebih menyayangi orang lain ketimbang dirimu. Tanpa mau tahu bahwa setiap manusia lain yang masih bernapas juga mendapatkan cobaan hidup.
Kenapa kamu terlalu fokus dengan lukamu saja? Karena lukamu, kamu berpikir bahwa kamu satu-satunya manusia yang patut dikasihani. Tak ada yang mendapat luka dalam dan menyakitkan sepertimu. Bahkan kamu menggunakan lukamu sebagai alasan untuk menyakiti orang lain. Kamu membenarkan aksimu yang menyakiti orang lain dengan alasan "biar mereka juga merasakan apa yang aku rasakan". Tidak kah kamu sadar jika kamu sangat egois?
Kamu terlalu mengasihani dirimu sendiri dan melupakan orang-orang disekitarmu yang berdarah dan bernanah.
Berhentilah untuk terlalu fokus dengan lukamu. Cobalah lihat sekelilingmu. Apa kamu melihat orang yang tak terluka? Semua orang terluka. Semua orang berusaha bertahan walaupun jiwa mereka banyak yang sekarat. Semua berusaha bertahan ditengah cobaan yang mereka hadapi.
Tak bisakah kamu seperti mereka yang tak egois? Tak bisakah kamu berhenti berpikir bahwa kamu satu-satunya orang malang didunia ini?










