Kuingatkan kembali kepadamu, bahwa setiap mimpi yang ingin kau wujudkan, baik yang besar penuh ambisi maupun yang kecil dan hanya terlintas sesekali adalah bagian dari dirimu yang berharga. Kau selalu mendoakan semuanya, satu per satu, setiap waktu hingga mereka mengudara ke angkasa. Meski tak selalu bersama orang-orang yang kau cinta, kau juga meyakini bahwa doa mereka pun turut mengudara, menyatu dengan doa-doamu dan terbang bersama.
Doa-doa dan mimpi-mimpimu itu berterbangan di cakrawala luas. Mereka membumbung tinggi menjelajahi langit tak berbatas. Mereka mengiringimu ke mana pun langkahmu melintas. Mereka juga melindungimu dari hempasan angin kehidupan yang keras.
Mereka tak terikat ruang dan waktu. Bebas mengembara dan selalu ada untuk menyertai langkahmu. Mereka tak meminta apa-apa darimu, hanya berharap kau terus kuat, bahagia, dan menggapai jalan yang selaras dengan jiwamu.
Jadi, terbanglah tanpa ragu. Ada doa-doa dan mimpi-mimpi yang akan akan mengudara bersamamu. Membimbing arah yang ingin kau tuju. Doa-doamu sendiri yang kau titipkan pada angin malam. Dan juga, doa-doa dari mereka yang mencintaimu, yang tanpa lelah menyebut namamu dalam diam. Terbanglah sejauh & sekuat yang kau mampu, karena langit luas akan selalu menerimamu. Namun, ketika kau lelah ingin berhenti sejenak, pulanglah. Pulang bukan berarti menyerah. Tapi, bagian dari doa-doa yang menunggumu kembali sebab rindu-rindu mereka yang membuncah.
04012025 | Weekend pertama 2025 | Ditulis sebelum mencuci baju di pagi yang sangat dingin😅











