Ini tentang do'aku, harapanku kepada Tuhan-ku, Tuhan kamu, dan Tuhan Kita.
Dear kamu,
aku tak ingin terlalu banyak berharap padamu, sebab kita belum tentu di pertemukan di dunia, dan aku harap kamupun begitu.
Dear kamu, lelaki peneman ibadah terlama dalam hidup ku.
Entah aku disempatkan bertemu denganmu di dunia atau tidak. Entah kamu yang dulu melamarku atau kematian.
Ini tentang sedikit do'aku, harapanku tentang kamu.
Dear kamu. Siapapun kamu, dimanapun kamu sekarang. Aku harap kamu senantiasa dalam lindungan-Nya.
Aku tak ingin bercerita banyak tentang aku. Sebab waktu akan memberi tahu siapa aku saat waktu itu tiba.
Biarlah kamu sendiri yang menilaiku.
Aku seorang wanita biasa. Iya. Sangat biasa.
Aku harap kamu jangan terlalu berekspektasi tinggi tentang aku. Sebab kamu akan kecewa. Akupun sedang berusaha tak terlalu berekspektasi tinggi tentangmu.
Aku tidak ingin mengatakan sedang berusaha memperbaiki diri, sebab aku takut tertipu dengan kata "sedang berusaha menperbaiki" tapi sifat dan perilakuku tidak mencerminkan aku sedang memperbaiki. Cukuplah Allah sebaik-baiknya pengingat bagiku untuk selalu memperbaiki diri.
Kelak, semakin kamu mengenalku semakin banyak kekurangan yang kamu temukan. Yakinlah.
Jika waktu itu tiba, ada kalanya sifat dan tindakan ku yang tak kamu sukai, ada kalanya kita beda pendapat, ada kalanya ego menguasaiku, ada kalanya imanku lemah . Ingatkan aku, sebab hati sifatnya bolak balik. Aku tak bisa menjamin hati, aku hanya bisa berdo'a kepada pemilik hati.
Jika waktu itu tiba, aku harap kamu tak lelah membimbing dan menasehatiku. Ini tentang sedikit inginku "Nasehatilah aku dengan tutur kata yang baik, sebab hati ku sedikit sensitif". Akupun akan berdo'a dan berusaha agar setiap tutur kataku tak menyakiti hatimu kelak.
Jika kita sempat dipertemukan di dunia.Aku harap kita mau bersama-sama mendekatkan diri kepada-Nya.
Aku harap kita mau saling mengingatkan tentang agama (Islam) dan keimanan.
Aku yakin ketika Kita mendekatkan diri dalam Agama Allah, maka setiap langkah kehidupan kita juga akan dituntun bahagia.
Ini tentang keyakinanku, aku harap kamupun begitu. Bagiku Islam adalah penuntun hidup. Bagiku ajaran islam sangat indah. Asalkan kita memiliki kemauan untuk terus mengenal, mengamalkan, dan tidak merasa cukup ilmu. Ini sedikit pengetahuanku tentang Islam. Aku harap kelak kita mau sama-sama belajar lagi.
Satu lagi harapan terbesarku tentang kamu peneman ibadah terlamaku. Aku berdo'a dan berharap semoga bersamamu kelak kita termasuk salah satu golongan diantara tujuh golongan yang di naungi Allah di hari dimana tiada naungan selain naungan-Nya di padang mahsyar kelak yaitu golongan dua orang yang saling mencintai karena Allah
Semoga bersamamu kelak kita termasuk orang yang saling mencintai karena-Nya
Salam
Dari aku calon makmum mu kelak.
Padang.
✏reniju










