Memendam rasa adalah candu dari jatuh cinta
jonesial

seen from Netherlands

seen from United States

seen from Netherlands
seen from United States
seen from Poland
seen from Türkiye
seen from South Africa

seen from Saudi Arabia

seen from Netherlands
seen from United States
seen from China
seen from Türkiye

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Netherlands

seen from Canada
seen from Netherlands
seen from Türkiye
seen from United Kingdom
Memendam rasa adalah candu dari jatuh cinta
jonesial
Diam Adalah Nama Tengahku
Huft, terhelah dalam nafas ini. Setelah pembicaraan panjang yang disaksikan oleh telepon genggam. Pembicaraan yang selalu menyenangkan dengannya. Dengan temanku, teman dekatku yang tidak lama aku kenal.
Pembicaraan yang ngaur namun tetap membuat hati saling baur, menyembuhkan satu sama lain dalam kesepian masing-masing, meramaikan kebisingan yang tak pernah terjamah hati lain.
Ada satu hal yang menarik untuk ditelik. Bermula dari kesalah pahaman aku dan temanku. Seorang pemuda dengan kebiasaannya mengira-ngira suatu keadaan. Ia bersaha membaca tatapanku, berusaha membaca usahaku, berusaha membaca apa maksud dan tujuanku.
Tampaknya dia tidak tahu kalau aku, orang yang selama ini ia perhatikan adalah orang yang selalu menampilkan kepalsuan. Karena aku sadar, hidup ini penuh penilaian, maka aku tampilkan nampanku yang paling bagus, agar para tamu-tamuku memberikan sulaman pertamanya untuk ku.
Aku memang selalu memberikan yang terbaik untuk pertemanan, untuk pertolongan, untuk bibit persahabatan. Aku tak pernah mengharapkan ia akan membalasku, ia akan menyenangiku, atau pun ia akan membelaku saat aku lemah.
Aku hanya ingin berteman, karena pertemananku sudah tertinggal. Karena aku terlahir menjadi manusia yang tidak punya teman, tidak punya sahabat, dan tidak memiliki tangan yang bisa aku percaya.
Temanku menyampaikan bahwa aku sedang dirundung cinta pada temanku sendiri. Hal itu disambut dengan kacau oleh temanku lagi, temanku akan membenciku jika ia benar-benar percaya. Namun, temanku masih memiliki keraguan, dan menanyakan kepadaku secara langsung. Apakah benar aku ini suka pada teman sendiri?
Aku hanya tersenyum kecil, sedikit merona pipiku. Mungkin jika ia berada di hadapanku maka ia akan tahu jawaban sejujurnya.
Lantas, apakah aku suka dengan temanku? Apakah benar itu suka? Apakah benar aku suka?
Jikapun aku suka, jika pun aku cinta. Orang pertama yang akan aku beritahu adalah temanku sendiri.
Atau bahkan jika pun aku benar - benar suka, maka orang pertama yang aku bohongi adalah diriku sendiri.
ini video gua banget nih. ini video mencertikan seorang cowo yang suka sama cewe cuma si cowo ini gak berani untuk ngungkapin langsung sama cewenya. parah emang, cemen banget nih cowo. tapi cara nembak dia kratif banget, dia bikin lagu dan di tampilin sercara live di depan kampusnya, tapi yang perform bukan dia langsung, yang tampil itu temennya. terus si cowo yang sukanya itu dimana? ya si cowo cemen itu sembunyi di ruangan tersembunyi dan akhirnya dia ketahuan lagi nyanyi di ruangan tersembunyui itu sama cewe yang dia suka.
cemen lu wo... kampret lu.. sama aja kaya gua. cape gua jadi orang cemen di depan cewe. lu gemeteran ajak lo di depan cewe yang disuka.
udah dasar Jones jones :3