SuratAndin #26: Mengulang Kembali
Untuk kali ini, yang kau terima hanya sekedar surat. Jika ini sudah kau terima, sudilah kiranya setelah ini untuk menerima mohonku yang mungkin saja disertai berlutut.
Nyaris 1 tahun kita membubarkan perjalanan. Tidak ada 1 pun notifikasi pesan darimu mampir di ponselku. Tidak ada sapa khas ala mantan yang biasa diterima orang-orang. Hanya ada mampir dipersimpangan mimpiku yang membuat rindu tak bisa dikendalikan.
Tanpa banyak basa-basi. Aku menulis ini dengan maksud ingin mencuri hatimu lagi. Aku ingin diberikan izin untuk mendampingimu lagi. Dan syukur-syukur jika kau terkesan dengan cara ini, lalu sesegera mungkin memikirkan permintaanku.
Aku menaruh harap pada kesalahan kita kemarin. Aku belum bisa percaya bahwa pembubaran kita yang kemarin adalah akhir dari segalanya.
Aku ingin sekali lagi merayumu, dan tentu saja sudah dari lama aku merayu Tuhan. Agar terbuka lagi hati dan sela jarimu untuk kugenggam.
Mantanmu. (yang sering kau rindukan)