In my world, everything is beautifully crafted. ---------------------- #art #artwork #karyalama https://www.instagram.com/p/BsLNt-2FEJ7/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1xudmiznldxvz

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Singapore
seen from Sweden

seen from United Kingdom
seen from Russia
seen from China
seen from United States
seen from Japan
seen from China
seen from Netherlands

seen from United Kingdom

seen from Indonesia

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from China

seen from Canada
seen from Russia
In my world, everything is beautifully crafted. ---------------------- #art #artwork #karyalama https://www.instagram.com/p/BsLNt-2FEJ7/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1xudmiznldxvz
Pagi ini matahari menghambur ke luar. Meluru ke sudut jendela. Merayapi hati, menjemputku ke tempat di mana rindu ini akan bertepi✨ . ⚫ ⚫ Sep, 26th 2014😂 #KaryaLama #DiTumblr #GegaraStalkingTumblrSendiri #jumatberkah #vscocam
Perpaduan warnanya nggak banget desainnya apalagi 😂 yg paling bawah baru aja diwarnain pake twist crayon diejek orang serumah gegara kepengin twist crayon punya ponakan buat warnain ini 😁 #desainlama #gabut #gabanget #justforfun #happy #asikinaja #karyalama #kekanakan
Ketika Nurani Menggugat
Sebelum senja datang
Dia tergugu
Sampai detik ini
Nuraninya menggugat
“Kamu sudah melakukan apa…?”
Sudah melakukan apa….
Setiap hari seperti mayat hidup
Kepada waktu ia pasrah
Sampai ketika nuraninya berontak
Tak ada yang bisa mendengar gugatannya
Karena masalahnya hanya dia yang bisa menuntaskannya
Sampai akhirnya ia tersadar
“Aku belum di ujung jalan,
Jika aku bergegas,
Mungkin waktu akan kutaklukkan.”
Sebuah kutipan indah mampu menyemangatinya
“There is a footless bird in the world…
The bird flies about… get tired then always have a rest in the wind…
He settles down on the ground just once in his whole life…
That’s when he dies…”
“Aku belum mati
Senja belum kemari
Hidup masih bisa kurangkai
Akan banyak yang bisa kugapai, kulakukan…”
Never to return, never to return…
Let’s move to arrow, let’s move to arrow…
Puisi ini terpilih jadi juara III di salah satu lomba di kampus dulu.. haha, mengenang masa lalu..
CERITA BEBAS: 7 YEARS OF LOVE, 7 YEARS WAITING
Bayangan dari 7 tahun yang lalu, seakan terputar kembali. Bisakah kau melihatnya dari sudut mataku? Sekarang aku menatap langit biru, seakan itu adalah layar putih berukuran besar. Film pendek tentang kita. Apa kau juga melihatnya? Akan ku ceritakan apa yang kulihat.
Tidak ada yang tahu kita akan mengatakan ‘Selamat tinggal’ semudah saat itu. Mereka bilang perpisahan adalah waktu tersulit, aku malah tak punya waktu untuk merasakannya. Mengingat keyakinanku untuk bersamamu setelah perpisahan ini lebih besar. Aku memutuskan melanjutkan studi ke luar negeri dan kau disini.
Untuk beberapa memori yang telah kita bangun, sekarang yang kulihat di langit tampak kabur, tapi aku akan menceritakannya lagi kepadamu, meskipun waktuku makin sempit.
Kita hanya tetangga awalnya, kemudian menjadi teman, dan berani mencintaimu. Aku memberikanmu bunga, apakah kau ingat itu? Padahal kau alergi bunga. Apa kau tahu aku mencintaimu?
Kenangan sejak 7 tahun yang lalu, aku bahkan tidak ingat bagaimana bisa aku mengenalmu. Sekarang aku menangis, film pendekku semakin kabur. Waktu yang telah lewat membuatku rindu.
3 tahun di luar negeri, kuhabiskan dalam kesendirian. Sangat sulit untuk punya teman. Berkenalan, berteman, dan jatuh cinta. Aku mengira cinta kita adalah yang paling murni. Meskipun kita bertemu dengan orang lain, atau mencintai orang lain, saat bersamamu tanpa kata pun airmataku akan jatuh dengan sendirinya. Sedih atau bahagia. Entahlah.
Kemudian aku mendapat kabar kau telah menikah, untuk setahun aku speechless. Hatiku hancur. Ingin segera pulang dan menemuimu. Sementara itu, aku berharap kau mengambil sisa-sisa cintaku, jangan sisakan sedikit pun.
Setahun kulalui dengan kebencian, maaf, perasaan bersalah sekarang kurasakan memenuhi dadaku. Untuk waktu yang singkat, aku mungkin akan kehilangan cintaku yang murni.
Cinta ternyata sangat menyakitkan. Aku tidak bisa bernapas. Aku kehilangan arah. Aku ke luar negeri untukmu. Aku ingin punya tambahan keberanian untuk mencintaimu. Kenangan yang telah kita bangun, saat itu semuanya hancur. Sewaktu aku kembali kesini, kenyataan yang ku ketahui ternyata lebih pahit daripada kabar kau telah menikah.
Hey, kau tahu, teman-teman kita sangat baik. Mereka menyayangiku. Aku tidak pernah sendiri. Ternyata kau tidak menikah, malah sedang berbaring disini. Mereka pembohong.
Hey, apa kau bahagia? Kau sangat tenang sekarang, dulu kau sangat cerewet. Mungkin karena tidak ada yang bisa kau perbuat sekarang. Aku sangat iri. Eh, aku bawa bunga, dengar-dengar kau sudah tidak alergi lagi.
Aku lelah, energiku hampir habis. Film ini pun semakin dekat ke akhir. Kata yang sejak dulu ingin kudengar adalah kau juga mencintaiku. Sangat ingin mendengarnya. Meskipun itu adalah kata terakhir yang kau katakan kepadaku. Aku akan menemuimu. Sebentar lagi… Sedikit lagi…
Sebelum kesini, aku singgah ke toko bangunan untuk membeli yang ada di tanganku ini. Isinya sudah kuhabiskan, maaf aku tak membaginya, kurasa tak perlu. Kita akan segera bertemu.
Cinta ternyata sangat lucu dan juga menakutkan. Maaf aku memilih jalan ini. Aku sangat merindukanmu. 7 tahun. Aku ingin mengakhirinya.
Huaahh, aku sangat mengantuk. Filmnya sudah habis. Sangat singkat. Kalaupun ini hanya mimpi dan aku terbangun, tidak apa-apa. Berharap dapat melihatmu lagi di supermarket. Bukan di kuburan ini.
Aku tidak akan ke luar negeri, hanya disisimu dan menjagamu.
Saat terbangun, aku berharap melupakan segalanya, dan berharap yang terjadi hanyalah kebohongan, kau meninggalkanku saat aku tidak bersamamu.
Cinta memang sangat menyakitkan. Untuk 7 tahun mencintaimu, 7 tahun menunggu untuk mendengar kau berkata kau mencintaiku juga. Tepat hari ini. Aku merasa bahagia, bersamaan dengan airmataku yang masih mengalir tanpa akhir. Aku tidak bisa lagi melihat langit tadi. Aku hanya akan berbaring disini.
Jantungku rasanya sudah tidak berdetak, aku memaksa air mataku berhenti agar dapat menemuimu dengan wajah yang bahagia.
Gereja
Di gereja itu kita akan menikah….
Mungkin hanya akan disaksikan bangku-bangku yang bisu. Mungkin hanya akan ditemani karangan bunga yang biasa. Mungkin hanya angin yang mengiringi pernikahan kita. Tapi bagiku, bersamamu sudah cukup untuk menjadi alasanku agar terus hidup.
Sejujurnya, laki-laki dalam agamaku memang tidak dilarang untuk menikah dengan perempuan dari agamamu. Tapi entah, orang-orang dari kalangan keluargaku mengecam habis-habisan saat aku memutuskan untuk menikah denganmu.
Apa cinta itu sebegitu buruk? Lalu sebenarnya hakikat cinta yang Dia ciptakan itu apa?
Tuhan mempertemukan kita. Lalu Dia menanamkan cinta dalam hati kita. Kemudian dengan alasan yang konyol tentang perbedaan, cinta yang tumbuh subur itu coba mereka pangkas habis.
Oleh karena itu sekarang aku disini. Di gereja tempat kita akan melangsungkan pernikahan kita. Berdiri untuk shalat memohon petunjuk pada Tuhan.
Kebenaran Tentang Cinta dan Tuhan
“Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) hingga mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izinNya. Dan Allah menerangkan ayat-ayatNya (perintah-perintahNya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (QS. Al-Baqarah : 221).
*****
“Untuk apa Allah menciptakan cinta jika akhirnya aku tidak boleh menerima cinta dan lamarannya? Kenapa perbedaan agama menjadi pengahalang bagi dua insan manusia untuk saling mencintai? Bukankah cinta itu rahmatNya?”
Cinta yang Allah tanamkan di hatimu adalah agar kau mencintaiNya lebih dari siapapun. Kalau kau mengabaikan larangan Allah dan menikah dengan pemuda yang beda agama, apa itu artinya cintamu kepada Allah tidak lebih besar daripada cintamu kepada pemuda itu?
“Kalau begitu Allah sangat egois. Tuhan macam apa yang begitu egois dan mengorbankan perasaan hambaNya? Bukankah Dia yang maha memiliki tidak membutuhkan apapun dari manusia. Lalu apa maksudNya?”
Allah memang tidak membutuhkan apapun dari makhlukNya. Tapi apa kau tidak mau bersyukur pada Allah yang telah memberimu nikmat di dunia ini? Apa kau lebih mencintai manusia yang hanya memberimu kesenangan sesaat? Apa kau lebih memilih yang tidak abadi dibandingkan yang abadi? Apa kau lebih memilih dia yang mengajakmu ke neraka daripada Dia yang mengajakmu ke surga? Lalu siapa menurutmu yang sebenarnya egois?
“Apa aku harus bersyukur dengan cara menyakiti hatiku sendiri? Apa Allah menginginkan hambaNya menyiksa dirinya sendiri? Kalau iya seperti itu, Dia itu adalah Tuhan yang sangat plin plan!”
Cara bersyukurmu salah. Tidak ada pengungkapan rasa syukur dengan cara menyakiti diri sendiri. Bersyukurlah dengan mencintai Allah. Bersyukurlah dengan cara menjadi hambaNya yang setia. Cintailah sesamamu hanya karena Allah. Jangan kau cintai mereka yang syirik. Jangan kau cintai orang-orang kafir yang menolak Allah.
“Jika cinta harus pilih-pilih, kapan dunia ini bisa damai? Sedangkan melalui cintalah perdamaian itu terbentuk.”
Ya, melalui cinta kedamaian bisa tercipta. Tapi apa dengan menikahi orang yang jela-jelas berbeda agama, yang jelas-jelas menolak adanya Allah, kedamaian sejati bisa tercipta? Sekarang begini. Aku tahu kau sudah khatam Al-Qur’an. Dan kau tahu ayat-ayat yang melarang pernikahan beda agama. Apa menurutmu, Al-Qur’an yang merupakan firman Allah itu adalah suatu omong kosong?
“Tidak.”
Lalu kenapa kau masih meragukannya?
“…..”
Cinta Allah kepada umatNya lebih besar jika dibandingkan dengan cinta seluruh umatNya dari jaman nabi Adam sampai akhir jaman. Jangan sampai kau membalas cintaNya dengan mengingkari kebenaranNya. Jangan sampai kau mencintainya kemudian mengabaikan cinta Allah… tidak ada yang abadi di dunia ini, tidak ada cinta sejati di dunia ini selain cinta Allah. Cinta manusia pasti pudar. Dan kau akan menemukan rasa sakit yang sangat amat jika kau mengabaikan cinta Allah… camkan itu…
******
aku adalah debu yang tersapu angin terbang mengikuti arah Tuhan karena ilmuku hanya sebatas senja yang tenggelam di ujung mata hari
Kediaman, 01 September 2011