Aku tidak trauma akan jatuh cinta. Hanya saja, aku sedang muak dengan kata-kata dan janji-janji manis yang akan di lupakan nantinya. Terima kasih telah membuatkan luka yang baru.
Awalnya, aku takut untuk membuka hati. Perjuanganmu yang begitu ku percaya jika kau tak kan meninggalkanku, ternyata aku salah. Nyatanya kamu sendirilah yang memiilih jalan untuk berpisah.
Aku kurang beruntung dalam hal percintaan. Tapi setidaknya, aku juga ingin merasakan jatuh cinta, di cintai dan di perjuangkan. Mungkin itu nanti. Tuhan sudah menyiapkannya untukku. Tidak sekarang.
Terimakasih untuk luka baru yang kau buat. Aku tidak menyesalinya. Aku tidak membencimu. Hanya saja, aku kecewa dengan perbuatanmu. Memang, membahagiakan orang tua itu nomor satu. Kamu meninggalkanku dengan alasan ingin membahagiakan orang tuamu. Tak ada yang salah dengan keputusanmu.
Tapi, aku juga memiliki masa depan. Aku juga masih memiliki orang tua yang harus aku bahagiakan.Tapi aku sama sekali tidak melibatkanmu. Aku tidak melibatkan hubungan kita.
Jika aku berada di posisimu, mungkin aku akan terus berusaha memperjuangkannya. Membahagiakan semuanya termasuk diriku. Bukan memutuskan sebuah hubungan hanya untuk membahagiakan orang tua, tapi kamu mengecewakan orang lain dan menyakiti perasaanmu juga. Mungkin.
Dan kini, aku memilih sendiri. Aku memilih untuk tidak terus di ganggu olehmu. Semoga, kamu mendapatkan seperti apa yang orangtuamu ingini. Bukan yang apa kamu ingini.
Meskipun mereka adalah orangtuamu, tetap lakukan apa yang kamu ingini. Bukan yang orangtua inginkan. Kita telah sama-sama dewasa. Jika kamu melakukan apa yang tidak kau ingini, tanpa kamu sadari kamu telah merumitkan hidupmu.
Sayangnya, kamu terlalu tega dan tidak mampu terbuka dengan kekesalanmu. Kamu pendam semuanya sendiri. Terserahmu saja. Aku tidak mau ikut campur. Sudah cukup ku tahu bahwa dirimu memang hanya menjadikanku teman ketika kamu merasa sepi.
Karena yang aku lakukan sangat berbeda denganmu. Orangtua ku selalu mendukung apapun yang aku inginkan dan mereka tidak pernah menuntutku untuk mengikuti apa yang mereka inginkan. Hanya saja mereka berpesan, untuk jaga diri dan lakukan yang terbaik. Itu saja.
Mereka orangtuaku tapi bukan berarti harus ikut campur hidupku atau apapun pilihanku.
Semoga hidupmu bahagia dan tidak rumit. Semoga hidupmu beruntung, hingga tidak ada balasan atas kekecewaan ini yang akan menimpamu kelak.
#adreamernotes



















