92

seen from Malaysia
seen from Russia

seen from United States

seen from Russia
seen from Singapore
seen from Sweden

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Sweden

seen from France
seen from Spain
seen from Finland
seen from United States
seen from Spain

seen from United States

seen from United States
seen from Japan
92
Merespon Ujian Hidup
Bila kita membaca sejarah perjuangan Rasulullah SAW, kebanyakan ahli sejarah menyebutkan bahwa salah satu peperangan terberat yang pernah dihadapi oleh ummat muslim saat itu adalah perang Khandaq. Pada saat itu, kota Madinah dikepung oleh persekutuan antara kaum Quraisy, kaum Yahudi, serta bani-bani arab di sekitar Mekah dan Madinah dengan jumlah tentara mencapai 10 ribu pasukan selama hampir 1 bulan.
Pengepungan tersebut tak hanya memberikan teror bagi ummat muslim di dalam kota Madinah, namun juga memutus jalur perdagangan ke Madinah sehingga stok pangan disana sangat menipis, padahal dalam kondisi ini mereka harus membuat parit yang cukup besar untuk mencegah tentara kafir masuk ke kota Madinah. Dalam suatu riwayat disebutkan, ada dua orang sahabat yang menghadap Rasulullah ketika beliau sedang menggali parit. Kedua sahabat ini meminta makanan kepada Rasul sambil memperlihatkan perutnya yang diganjal sebuah batu. Namun alih-alih memberikan makanan, Rasulullah menyingkapkan pakaiannya dan memperlihatkan dua buah batu yang mengganjal perutnya. Suatu gambaran betapa beratnya perjuangan dan kondisi umat muslim saat itu.
Saking mencekamnya keadaan madinah pada saat itu, apabila ummat muslim saat itu diperintahkan untuk murtad, maka mereka akan murtad saat itu juga. Sebagaimana disebutkan pada QS Al-Ahzab ayat 14:
[33:14] Kalau (Yatsrib) diserang dari segala penjuru, kemudian diminta kepada mereka supaya murtad, niscaya mereka mengerjakannya; dan mereka tiada akan bertangguh untuk murtad itu melainkan dalam waktu yang singkat.
Singkat kisah, perang Khandaq diakhiri dengan turunnya pertolongan Allah berupa angin topan dan bala bantuan yang tidak terlihat yang menerpa dan menyerang kamp-kamp pasukan kafir. Kejadian ini diabadikan pada QS Al-Ahzab ayat 9:
[33:9] Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan ni'mat Allah (yang telah dikurniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan.
-------
Ada satu hal yang perlu dicermati dari kisah perang Khandaq, yakni bahwa pertolongan Allah tidaklah datang begitu saja, namun didatangkan setelah hampir 30 hari Madinah dikepung oleh 10 ribu pasukan kafir. Tentu saja, Allah sebagai Ar-Raqiib (Maha mengawasi) dan Al-Waliyy (Maha melindungi) pasti memiliki kemampuan untuk mendatangkan bantuan kapan saja. Namun mengapa pertolongan tersebut tidak Allah datangkan segera? Ulama berpendapat bahwa jawabannya ada pada akhir potongan ayat Al-Ahzab ayat 9:
[33:9] ...Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan.
Sungguh, pertolongan Allah berada di atas kuasa segala makhluk-Nya. Namun apalah tujuan dari suatu ujian bila ia tidak memberikan dampak bagi penerimanya? Ulama meyakini bahwa penundaan datangnya pertolongan tersebut tidak lain adalah untuk melihat sikap atau respon ummat muslim dalam menghadapi cobaan, sehingga pada akhirnya akan terlihat mereka yang benar-benar kuat imannya dan mereka yang lemah serta mudah tunduk pada godaan syetan.
-------
Tentu setiap manusia memiliki problematika kehidupan yang terasa berat untuk dihadapi, namun bukan berarti kesulitan tersebut menjadikan diri pasrah kepada hawa nafsu. Karena sungguh, setiap manusia pun sadar bahwa setiap perbuatan yang datangnya dari nafsu tidak akan pernah menjadi solusi. Marilah berlatih untuk merespon cobaan serta ujian hidup yang dihadapi tidak dengan apapun melainkan dengan dua hal, yakni memohon pertolongan kepada Allah dan berikhtiar semaksimal mungkin. Wallahu a’lam.
[2:286] Sungguh, Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya...
Kekayaan Menembus Langit
Malaysia Aviation Group plans to use Khazanah Nasional funds to expand its aircraft fleet by 2026, aiming to enhance operations and regional connectivity amidst industry recovery. #airline
Everyday Glitches Make KL Public Transport Feel Fragile: Khazanah
Public transport in Greater Kuala Lumpur isn’t collapsing, but frequent minor hiccups are making it increasingly unreliable for daily users, according to Phase 1 of the Greater Kuala Lumpur Mobilities (GKLMOB) study by Khazanah Research Institute (KRI). Through commuter interviews, performance data and spatial analysis, researchers found that while many prefer transit over driving, unpredictable…
MAG has yet to pay dividends to Khazanah, hopes to remain profitable in 2026, 2027 http://dlvr.it/TPs4yz
Cara Islam Memuliakan Perempuan: Bukan Dibatas, Tetapi Dilindungi
SURAU. CO. Suatu sore di sebuah kafe, seorang mahasiswi berhijab rapi duduk di depan laptop. Di hadapannya, segelas kopi dingin mulai mencair. Ia tengah menulis skripsi tentang “Kepemimpinan Perempuan dalam Islam.” Di sisi lain ruangan, dua orang membisiki, “Kasihan, masih muda sudah dibatasi begitu.” Mahasiswi itu tersenyum tipis. “Dibatasi? Justru aku dilindungi,” gumamnya pelan. Di era ketika…
Anwar Defends Khazanah’s RM600m Heritage Investment
PUTRAJAYA: Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim has defended Khazanah Nasional Bhd’s RM600 million investment to restore heritage buildings in Kuala Lumpur, including Carcosa Seri Negara. He said the project aims to preserve national landmarks that symbolise Malaysia’s history, the Malay Rulers’ legacy, and the country’s journey to independence. Anwar, who is also Finance Minister, dismissed…