Slamat pagi.. saya mau tanya nih sebenarnya peristiwa perang Bubat itu di menangkan oleh Majapahit apa Pajajaran ?? Minta ilmunya dong guru 🙏🙏
- Peristiwa Bubat beneran ada.
Sumber Sunda = Carita Parahyangan
Kedua pihak sama sama menceritakan, berarti bukan khayalan satu pihak saja.
pararaton dan kidung sunda itu kitab hoax karangan belanda buat memecah belah bangsa kita boskuu
- Yang bilang hoaks silakan baca rontal aslinya di Perpusnas RI.
Coba baca lagi komen saya. Sumber perang Bubat bukan cuma Pararaton, tapi ada juga CARITA PARAHYANGAN.
Mau bilang Carita Parahyangan karangan Belanda?
Pararaton dibuat tahun berapa Om?sejaman mojopahit atau sesudah keruntuhan mojopahit?anehnya di setiap prasasti yg di temukan kok gak pernah nyinggung perihal perang Bubat?penyerangan anak anak sinagara ada prasastinya yaitu prasasti petak,yg membuat aneh adlh peristiwa sebesar itu tdk pernah tertulis pada prasasti dari kedua belah pihak.baik mojopahit ataupun Pajajaran(Sunda).mlh cerita itu tertulis setelah jauh kedua kerajaan itu runtuh.
- Aneh, peristiwa aib kok ditulis di prasasti?
Anda tau fungsi prasasti atau tidak?
Kalau sumbernya cuma dari Pararaton, silakan menolak.
Tapi pihak Sunda juga menulis soal Bubat dalam naskah Carita Parahyangan.
Selama ini selalu saja Bubat dituduh karangan Pararaton. Padahal Carita Parahyangan lebih dulu ditemukan.
-Anda tau prasasti Petak fungsinya apa? Prasasti Petak adalah anugerah untuk Brahmaraja Ganggadhara yg membantu Sang Munggwing Jinggan melawan Majapahit. Itu memang kondisi perang. Pihak Ranawijaya merasa punya hak.
Lha terus, membantai orang Sunda, mau ngasih anugerah untuk siapa? Orang Sunda datang secara baik baik, trus dibantai. Apa bukan aib namanya?
letak Bubat sendiri ada dimana?apakah ada wilayah mojopahit yg bernama Bubat?
- Bubat disebutkan jelas dalam Nagarakrtagama. Lokasinya di sebelah utara ibukota, berupa lapangan luas.
- Sebenernya peristiwa bubat itu sebuah Aib bagi Majapahit. Mungkin itu sebabnya sumber sejarahnya banyak dkaburkan. Ini sebenernya kesalahan diplomasi Mahapatih Gajah Mada yang berujung Petaka.
Gajah Mada diprovokasi Bhre Wengker yg ingin jadi mertua Hayam Wuruk.
- memang betul..... Jadi bukan produk Belanda, seperti yg pak Agus Sunyoto bilang.... Memang blanda penjajah.... Tapi para pakar sejarah blanda tentu mempertaruhkan kredibilitasnya dalm hal ini scara profesional...
- Ada beberapa bagian dalam Pararaton yg cocok dengan prasasti, padahal prasastinya baru ditemukan setelah Indonesia merdeka. Jadi, tidak mungkin Belanda mengarang Pararaton.
- 𝐒𝐲 𝐬𝐝𝐡 𝐩𝐞𝐫𝐧𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐚𝐫𝐚𝐫𝐚𝐭𝐨𝐧 𝐬𝐩𝐫𝐭 𝐲𝐠 𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐤𝐞𝐦𝐮𝐤𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐢 𝐚𝐭𝐚𝐬 (𝐩𝐝 𝐰𝐚𝐤𝐭𝐮 𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐲 𝐛𝐥𝐦. 𝐓𝐚𝐮 𝐤𝐥𝐰 𝐧𝐚𝐬𝐤𝐚𝐡 𝐭𝐬𝐛 𝐚𝐝𝐚 𝐝𝐮𝐩𝐥𝐢𝐤𝐚𝐭𝐧𝐲𝐚/𝐬𝐚𝐥𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐬𝐩𝐫𝐭 𝐡𝐚𝐥𝐧𝐲𝐚 𝐍𝐞𝐠𝐚𝐫𝐚𝐤𝐞𝐫𝐭𝐚𝐠𝐚𝐦𝐚/ 𝐃𝐞𝐬𝐚𝐰𝐚𝐫𝐧𝐚𝐧𝐚 𝟏𝟑𝟔𝟓 𝐌) 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐩𝐚𝐭𝐨𝐤𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐫𝐢𝐤𝐡 𝐩𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐲𝐚𝐥𝐢𝐧𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐬𝐚𝐣𝐚} 𝐲𝐠 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐛𝐮𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐥𝐚𝐧𝐝𝐚
𝐍𝐚𝐬𝐤𝐚𝐡 𝐏𝐚𝐫𝐚𝐫𝐚𝐭𝐨𝐧 𝐤𝐞𝐚𝐬𝐥𝐢𝐚𝐧 𝐧𝐚𝐬𝐤𝐚𝐡𝐧𝐲𝐚 𝐲𝐠 𝐝𝐢𝐛𝐮𝐚𝐭 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐏𝐮𝐣𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐀𝐬𝐥𝐢 𝐍𝐮𝐬𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚 (𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐭𝐞𝐯𝐞𝐧𝐬𝐢 𝐁𝐞𝐥𝐚𝐧𝐝𝐚) 𝐛𝐬 𝐝𝐢 𝐜𝐫𝐨𝐬𝐬 𝐜𝐞𝐤 𝐬𝐠 𝐦𝐞𝐭𝐨𝐝𝐞 𝐤𝐨𝐦𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭𝐢𝐟 𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫 𝐬𝐚𝐭𝐮 𝐧𝐚𝐬𝐤𝐚𝐡 𝐝𝐠 𝐧𝐚𝐬𝐤𝐚𝐡 𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐲𝐠 𝐬𝐞𝐣𝐞𝐧𝐢𝐬
𝐍𝐚𝐬𝐤𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐫𝐛𝐞𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐛𝐚𝐛𝐚𝐝 𝐝𝐠 𝐧𝐚𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐄𝐏𝐎𝐒 𝐭𝐬𝐛 𝐝𝐠 𝐤𝐚𝐝𝐚𝐫 𝐬𝐞𝐣𝐚𝐫𝐚𝐡 𝐲𝐠 𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐭𝐞𝐫𝐛𝐚𝐭𝐚𝐬 (𝐢𝐧- 𝐬𝐢𝐧𝐤𝐫𝐨𝐧𝐢𝐬𝐚𝐬𝐢, 𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐉𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐃𝐈𝐏𝐀𝐊𝐒𝐀𝐊𝐀𝐍 ‼𝐚𝐝𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐧𝐚𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐭𝐫𝐚𝐠𝐞𝐝𝐢 𝐁𝐔𝐁𝐀𝐓 𝐚𝐝𝐥𝐡 𝐟𝐚𝐤𝐭𝐚. 𝐄𝐤𝐬𝐞𝐬 𝐲𝐠 𝐭𝐢𝐦𝐛𝐮𝐥 𝐬𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐅𝐚𝐭𝐚𝐥 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐠𝐞𝐧𝐞𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐤𝐞 𝐠𝐞𝐧𝐞𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐰𝐚𝐜𝐚𝐧𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐭𝐚𝐤 𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐛𝐠𝐭 𝐬𝐣 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐝𝐢𝐡𝐢𝐥𝐚𝐧𝐤𝐚𝐧.
𝐊𝐞𝐜𝐮𝐚𝐥𝐢... 𝐀𝐝𝐚 𝐝𝐚𝐭𝐚 𝐩𝐫𝐢𝐦𝐞𝐫 𝐲𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐮𝐤𝐮𝐧𝐠 𝐭𝐭𝐠 𝐡𝐚𝐥 𝐭𝐬𝐛, 𝐬𝐩𝐫𝐭 𝐤𝐢𝐬𝐚𝐡 𝐩𝐞𝐧𝐞𝐦𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐫𝐚𝐬𝐚𝐬𝐭𝐢 𝐌𝐮𝐥𝐚 𝐌𝐚𝐥𝐮𝐫𝐮𝐧𝐠, 𝐏𝐭𝐚𝐤, 𝐝𝐚𝐧 𝐉𝐲𝐮.
𝐒𝐞𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐁𝐔𝐁𝐀𝐓 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐢𝐦𝐚𝐣𝐢𝐧𝐚𝐬𝐢 𝐤𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐬𝐞𝐧𝐢, 𝐰𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐤𝐢𝐬𝐚𝐡𝐧𝐲𝐚 𝐭𝐝𝐤 𝐬𝐞𝐢𝐧𝐝𝐚𝐡 𝐲𝐠 𝐤𝐢𝐭𝐚 𝐫𝐚𝐬𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐚𝐭 𝐢𝐧𝐢
- 𝐄𝐤𝐬𝐞𝐬 𝐧𝐲𝐚 𝐲𝐠 𝐤𝐮𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐞𝐥𝐨𝐤, 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚 𝐚𝐝𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐰𝐚𝐜𝐚𝐧𝐚 𝐩𝐞𝐦𝐛𝐞𝐧𝐭𝐮𝐫𝐚𝐧 � 𝐞𝐭𝐧𝐢𝐬 𝐒𝐔𝐍𝐃𝐀 - 𝐉𝐀𝐖𝐀 ... 𝐃𝐚𝐭𝐚 𝐩𝐫𝐢𝐦𝐞𝐫 𝐦𝐮𝐧𝐠𝐤𝐢𝐧 𝐛𝐬 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐰𝐚𝐛 𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐭𝐫𝐚𝐥𝐢𝐬𝐢𝐫 𝐝𝐢𝐥𝐞𝐦𝐚 𝐲𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐬𝐥𝐦 𝐛𝐛𝐫𝐩 𝐚𝐛𝐚𝐝 𝐝𝐞𝐦𝐢 𝐤𝐞𝐮𝐭𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐬𝐚𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐛𝐚𝐧𝐠𝐬𝐚
𝐓𝐮𝐠𝐚𝐬 𝐤𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐞𝐣𝐚𝐫𝐚𝐰𝐚𝐧 𝐦𝐮𝐝𝐚 𝐮𝐭𝐤 𝐦𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐣𝐚𝐫𝐚𝐡 𝐲𝐠 𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫
- Silakan menolak Perang Bubat kalau memang tidak menemukan bukti primer.
Tapi menyebut Pararaton sebagai buatan Belanda adalah penghinaan terhadap karya peninggalan leluhur.
- Perang Bubat tidak pernah ada. Masa sih Majapahit dan Pajajaran yang hebat mau bertengkar karena urusan sepele? Itu hanya rekaan penjajah dan orang Indonesia yang bermental penjajah untuk memecah-belah bangsa kita. Orang lain sudah ke bulan, masih "mempromosikan" Perang Bubat. Buat apa? Apa fungsi dan tanggung jawab ilmu sejarah jika isinya cuma perang dan permusuhan?
- Belanda bukan "mengarang" perang Bubat, tapi "menggali" perang Bubat untuk kepentingan mereka.
Beda lho antara "mengarang" dan "menggali"
Emang perang bubat itu benar ada?
Pararaton Mas..sudah pernah baca Pararaton??
Sumber dari Sunda juga ada ..cerita Parahiyangan...
Saya lebih setuju ini disebut "Insiden Bubat". Karena jika ditinjau dari segi politis, ini adalah kejadian salah paham yg berakibat fatal dan kelam.
Saya lebih setuju ini disebut dgn kerusuhan Bubat daripada perang bubat karena niat awal kedatangan rombongan adalah untuk menjalin hubungan baik, bukan perang.
Di Nagarakrtagama, tidak disebutkan Perang Bubat ya Mas?
- pabubat sebatas nama tempat lapangan luas di utara kerajaan, itu mungkin dianggap aib bagi kerajaan Majapahit, sedang Negarakertagama adalah kitab pujasastra untuk kemuliaan Raja Hayam Wuruk..Mungkin saja Prapanca kurang enak hati mau menulis kejadian di lapangan Bubat itu..
hla terus aselinyai perang bubat itu apa?
- pabubat atau perang Bubat adalah perang antara kerajaan Sunda dan tentara Majapahit karena selisih paham terkait cara serah terima sang mempelai wanita.
-.kalau bersumber dr nagarakrtagama bisa jd sahih,karena nagarakrtagama pelaku sejarah itu sendiri,di tulis pada era majapahit masih berdiri.jd nagarakrtagama lbh valid...
- pabubat ada..sumbernya Pararaton dan kidung sunda
Ketika sumber primer TDK ada, maka status sumber sekunder kita angkat.
Justru tuduhan Pararaton buatan Belanda ini yg g ada dasar sumbernya..
- Peristiwa Bubat itu dikuatkan oleh 4 sumber.
5. Folklore di masyarakat Kecamatan Salem Brebes bahwa ada sisa pasukan Sunda yang selamat dari Bubat kemudian mereka tinggal di Salem. Peristiwa ini diperingati setiap tahun oleh warga salem.
Walaupun redaksi dari beberapa sumber tersebut sedikit memiliki perbedaan tapi dengan adanya 5 sumber itu menguatkan bahwa peristiwa Bubat itu ada.
Seperti kisah para nabi, menurut versi Kristen dan Islam memang memiliki perbedaan. Namun itu membuktikan bahwa nabi tersebut memang pernah ada dan hidup.