Skenario
Sebuah tangisan bayi bak melodi di telinga sang bunda Memulai prolog pada sebuah cerita Gamang matanya mencoba mengenali manusia yang berperan Langkah kakinya mulai menelusuri jalan yang telah digambarkan
Duduk, merangkak, berjalan, berbicara Adegan demi adegan Mengalir seperti yang diinginkan Tak mampu dielak
Klimaks mulai mengurai paradoks kehidupan yang tak berkesudahan Mencari sela-sela sosok bunda yang baik dan ayahanda yang bijak Jelasnya aku tak sebaik bunda dan sebijak ayah di dunia
Ketika raga hanya sebatas kehendak yang bergerak Sampaikan pada Tuhan Aku menyayangi Tuhanku di dunia
Batu - Malang, Juni 2017
@rekatakusuma & @melankogika
@kelaspuisi @es-kacang-merah @agakdalam



















