Saksi Malam Bisu
Detak detik menelaah waktu yang sempit Mengendalikan malam dengan takdir mimpi Aku terhentak mengukur diri Mencatat segala rasa
Pada kenyataan kita memainkan peran Mengandaikan isyarat rindu Dan Bercerita tentang sebuah harapan
Terkadang kau menghilang seperti angin. Hanya menitipkan hembusan kekosongan Seraya Pergi dengan segala jalan mu. Namun tetap rindu.
Wahai penghuni cinta. Sejauhmana kau mampu hentikan waktu. Saat dimana waktu hanyalah untuk kita bisu
















