Berpisah
Jadi ceritanya dari kemarin sore sampai jam setengah tiga an tadi aku nggak megang HP sama sekali. Terus tiba² chat numpuk sampai 500 an. Ternyata setengah dari itu chat dari grup kelas. Pada minta maaf. Sedihh rasanya. Cepat banget gituu.. Padahal mah baru kemarin ketemu ,eh udah pisah aja. Katanya sih udah tiga tahun padahal semacam baru tiga bulan. Terasa begitu singkat. Mungkin hanya perasaanku saja.
Dan ketakutanku muncul kembali. Grup kelas ku akan sepi. Seperti grup yang dibuat teman² semasa aku SMP. Mereka semua akan sibuk dengan dunianya masing². Mungkin aku termasuk salah satu dari mereka. Ga kerasa banget. Tinggal tiga minggu doang belajar di sekolahnya. Bukan belajar deng. Sudah hampir puncak perang. Sudahh.. Hampir selesai. Tak akan ada lagi jeritan² yang akan terindukan. Tak ada lagi obrolan² ataupun candaan ringan yang mungkin saat itu garing tak karuan. Banyak sekali kenangan yang mungkin jika ku tulis dalam buku tak akan muat. Mulai dari pagi hingga sore. Kelas yang selalu di pojok telah menjadi saksi bukti bahwa kita pernah bersama. Bersama saat suka dan duka. Bersama mengerjakan tugas di sekolah, bersama diskusi tentang acara yang tak ada ujungnya, bersama melakukan kisah drama yang sudah terskenario sebelumnya, bersama merasani guru yang ngakak garing horror seru dan lainnya.. Kebersamaan itu indah. Namun kenangan tak dapat terulang. Termasuk kenangan dariku yang baik disengaja maupun tak kusengaja berasal dari diri ini. Maaf.. Maaf atas segala hal yang pernah menyakiti hati kalian, maaf udah sering banget nekuk wajah masang muka gaenak, dan maaf atas segala hal buruk yang pernah ku lakukan. Tolong.. Tolong tetap ajari aku tentang kebaikan, jangan pernah lupakan aku. Makasih..Makasih sudah mau menerimaku dalam lingkup teman kalian selama tiga tahun silam. Makasih sudah mengajarkan banyak hal. Makasih atas segalanya.
Pesanku : tetaplah jadi diri kalian sendiri. Tetap jadi orang baik. Dan tetap jadi orang yang bermanfaat bagi lingkungan di sekitar kalian. Jangan lupa tuk slalu menebar senyuman. Ingat, kenangan tak dapat terulang. Lakukanlah yang terbaik.
Selamat berjuang wahai teman seperjuangan. Mari kita menjemput kesuksesan bersama, meski dengan jalan yang berbedaa.
Mohon maaf atas segala khilaf. Keep being my friend.
Perjumpaan karena Allah, perpisahan karena Allah. Semoga hanya raga yang pisah tidak dengan hati. Semoga tetap saling mendoakan.
Ku tunggu kesuksesan kalian gaess..
Salam hangat di udara yang dingin
03.33 -17032018-













