Tahukah mantra yang paling ampuh untuk membuat hati luluh?
"It must be hard for you too"
Sepertinya tindakan ini naluriah: kita cenderung membangun tembok yang tinggi dan lebar setelah melalui kejadian yang membuat kecewa tak berkesudahan. Demi mencegah rasa sakit yang semakin besar. Ditambah lagi dengan kesulitan untuk menjelaskan isi pikiran dan hati kepada orang sekitar sehingga mereka tidak bisa melihat nilai diri dengan benar. Beban pun semakin besar. Senyuman mulai pudar. Tertekan. Hitam mendominasi putih disaat kamu seharusnya bersinar.
Disisi lain, mereka semakin tidak tahu-menahu dan terus salah menilaimu. Tapi, kamu tetap tersenyum, berharap mampu menutupi muram mu. Untuk apa menjelaskan? Tidak ada yang bertanya tentang itu. Tidak. Sekalipun ada, tidak tahu apa yang harus dijelaskan lebih dulu. Tanpa sadar, tembok yang dibangun semakin tebal berduri dan sulit untuk didekati hingga seseorang datang dan bertanya,
"Isn't it hard? It must be hard for you too"
Mungkin ia belum memahami sepenuhnya, tapi ia mencoba untuk merasakan beratnya; hati dan pikiran mu selama ini. Betapa sulitnya hari-hari yang kamu lalui. Betapa kerasnya pertempuran mu dengan diri sendiri.
Sejauh yang ku tahu, komunikasi dan keinginan untuk memahami bisa dengan mudah membuatmu tersentuh. Bisa merobohkan "tembok" mu dan menerobos masuk. Memperbaiki halaman yang sudah tampak lusuh. Menyiangi bunga dan tanaman kesukaanmu, dan bisa saja kamu akan menangis bahagia karena itu; kedatangan seseorang yang ingin memahami mu dengan utuh.
Disaat kamu terlihat baik-baik saja, ternyata ada yang bisa melihatmu dari sisi lainnya.