DEVYA - Going to Town

seen from Türkiye
seen from China
seen from China
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from Hong Kong SAR China
seen from United States

seen from Türkiye
seen from China

seen from United States
seen from China
seen from Saudi Arabia
seen from Saudi Arabia
seen from Greece
seen from China
seen from China
DEVYA - Going to Town
#diarygramgisha #mei2015 Perkenalkan satu anak lagi yang membuat saya kagum saat acara Kemah pintar ABCDaja ft Dents Do.. Namanya Meli, kelas 5 SD.. Cerita tentangnya membuat saya kagum dan malu.. Dia merupakan anak satu*nya d SD 03 Babakan yg jarak dr rumah ke sekolhnya pling jauh yaitu 10km.. Dan yg membuat saya kagum dia setiap hari selalu BERJALAN KAKI 😱 tidak pernah mengeluh cape, 😖 walaupun hujan dia tetap pergi ke sekolah berjalan kaki dgn mnggunakan payung sehelai "DAUN PISANG" demi utk menimba ilmu, sekalipun ia sakit ia tetap kekeh utk bersekolah..🍃 Tak heran trnyata di memag cerdas, Dia memenagkan OSN tgat kecamatan.. Tapi sangat d syangkan dia tdk trbiasa bepergian jauh naik mobil shga ketika OSN tingkat kabupaten dia kalah, karena muntah* d jalan (mabok perjalanan menuju Cibibong) dan akhirnya pikiranya buyar shg tdk fokus mngerjakn soal 😭.. Subhanalloh.. Terus semangat Meli.. Semangat utk sellu menimba ilmu.. Kamu memotivasi saya utk tdk terus mengeluh.. Trimksih yaa Allah teah mmpertmukan saya dgn anak ini 😇
#diarygramgisha #Mei2015 Selepas acara kemarin kemah pintar ada satu anak yg membuat saya kagum kpdanya.. 😆 Namanya Bagas, dia baru kelas 2 SD, wajahnya sangat tampan dan menggemaskan.. Yg saya kagetkan tryata anak ini jauh dr orang tuanya, dia hanya tinggal bersama mbahnya karena ortunya sdh bercerai.. Tapi dia tdk mmperlihatkan ksedihanya, justru ia sangat pandai dan mempunyai sifat kritis, besar sekali rasa ingin taunya.. Dan yg paling membuat saya kagum dia bercita* menjadi "SEORANG ILMUWAN".. 👏👏 Ahh Bagas.. Ka Gisha hanya bisa mendo'a kanmu.. Tetap semangat sayang.. Jadilah generasi bangsa yg tangguh..🙌👨
Once a year, go someplace you've never been before ~Dalai Lama~ . . . . I need a vacation, just a break from everything for a little while. #throwback #borobudur #magelang #jawatengah #indonesia #mei2015 (at Borobudur Temple)
Sebuah perjalanan
Aku memejamkan mata. Menghirup nafas dalam - dalam. Merasakan adakah hadirmu disini. Kamu. Seorang teman yang begitu aku ingin ada di sini. Bukan untuk menemaniku. Entah kenapa, aku hanya ingin kamu ada disini.
Kembali membuka mata, menghembuskan nafas dengan lega. Menyadari bahwa tidak mungkin kamu tiba - tiba muncul dan menjadi ada di hadapanku.
Melangkah perlahan. Menapaki gerbang utama. Berat. Aku masih saja berharap kau muncul di depan sana. Berjalan lebih dulu di depanku. Agar aku tetap bisa melihatmu dari belakang. Tetap mendengar suaramu saat menyapa orang yang berpapasan. Jalanku semakin naik, aku lelah. “Apa kabarmu? Sudah lama kita tidak bertemu? Kamu dibelahan bumi mana? Aku disini sekarang. Ditempat yang kamu sangat ingin mengunjunginya.” Aku berbisik berulang kali. Bicara pada diri sendiri.
Begitu panjang jalan ini. berbelok - belok, naik dan turun. Aku masih saja merapal namamu di setiap tapak yang aku lalui, masih saja berharap suatu saat bisa mengajakmu kesini. Iya, ke tempat yang ingin sekali kamu kunjungi. Kamu sudah pernah mau kesini, tapi batal. tiket keretamu terbuang. Sia - sia.
Kubisikkan namamu pada mereka. Danau - danau, edelweis di pinggir - pinggir tebing, rumput ilalang disepanjang jalan, tanjakan yang legendaris ini, aku tak perlu takut menatap ke belakang saat berjalan di atasnya, seperti kata orang - orang dalam mitos itu, aku tak percaya. Aku hanya berdoa, diam dan dalam hati, masih sama. menyebut nama-Nya dan namamu. Aku ingin kesini lagi denganmu. Mendaki di tanjakan ini juga, termasuk.
Kepada tanaman yang kata mereka adalah lavender tapi bukan, parasit - parasit ungu itu, yang menyebar keseluruh tanah lapang. Aku kabarkan semua kepada mereka, aku ingin suatu saat mereka bertemu denganmu. Bertemu di tempat tinggal mereka. Disini, dan aku ikut serta.
Kepada jalan - jalan licin di turunan itu, aku lemparkan senyum kepada mereka. Kelak jangan licin jalan ini, supaya dia aman berjalan. Kepada hujan agar kelak ketika dia kesini berhentilan turun sejenak, agar dia tidak basah. Dan kemudian dia jadi payah lantas barang bawaannya menjadi berat.
Kepada gelap malam dan gemerlap bintang, kelak muncullah sebanyak - banyaknya. Agar langit saat malam indah di pandang. Kepada dingin jangan jadikan dia membeku, biarkan hangat masih mengikutinya. Berikan dia nyaman. Aku tau, dia tak tahan akan dingin yang menusuk.
Kepada pasir - pasir di lereng - lereng aku sampaikan namamu pula disana, aku sendiri disini. Meski saat ini ramai. Aku berjuang untuk mencapai garis tipis di atas sana yang tak terlihat dari arahku. Mereka menyebutnya puncak. Sebuah dataran yang semua orang disini ingin menujunya. Aku masih merapal namamu. Dari tempatku, dari jejak kakiku. Saat - saat terperosoknya kaki kecilku. Dinginnya pasir yang menusuk - nusuk.
Kepada matahari pagi, matahari yang katanya kita melihatnya lebih awal dari orang kebanyakan. Karena tempat kita di ketinggian. Kepadanya kubisikkan pula namamu. Biar kelak kamu bisa melihatnya dari tempatku kali ini.
Kepada garis puncak yang kini ku injakkan kaki kecilku disini, kusampaikan salam darimu untuknya. Agar kelak dia sudah mengenalmu jika kau kesini. Padanya kuceritakan semua tentangmu, kamu yang berada jauh di sana. Entah sedang apa sekarang. Di pagi ini, pagi kesekian puluh di tahun 2015, berulang kali kuucapkan doa : Allah aku ingin kesini lagi bersama dengannya suatu saat nanti. Denganmu. Aku tak tahu bagaimana caranya. Aku tak ingin memikirkan itu, dikabulkan atau tidak biar Allah yang menentukan.
Aku berjalan pulang, masih menebar - nebar namamu disepanjang jalan. Aku masih berniat membuang - buang entah perasaan harap apa ini namanya. Karena katanya, kamu ingin dilupakan. Kebanyakan orang ingin dikenang. Tapi kamu ingin dilupakan. Aneh. Aku ingin ini terakhir kali aku menggalau - galau ga jelas tentangmu.
Dan terus kubisikkan doa ini hingga kutinggalkan ketinggian ini. Aku pulang.
***
Gamelan is traditional Indonesian instruments, which is made up mostly of metal percussion and then make the millions unique melody. (Pict: I'm just kidding, I can't do that) #throwback #mei2015 #jogjakarta #vredeburg #museum #malioboro (at Museum Benteng Vrederburg)
Koleksi #LimitedTee. di www.jazalo.com/limitedtee #JDEAL #Mei2015 - Promosi #HariIbu Raikan Hari Ibu dgn Baju #ilove daripada @Limited_Tee dari hanya RM19.00 sehelai sehingga 9/5/16. Produk: Limited #ilove Tee Kod: LT-ilove-(Nama) Jenis: Lengan Pendek/Panjang Warna: Hitam/Putih Saiz: XS - 3XL Harga Biasa: Dari RM49.00 sehelai Harga JDEAL: Dari RM19.00 sehelai Tempoh: Sehingga 9/5/16 Sah melalui WhatsApp dan www.jazalo.my sahaja . +RM5.00 untuk Baju Lengan Panjang +RM5.00 untuk Edisi Gold Pesan melalui WhatsApp: Hantar 'LT-ilove-(Nama)' ke 0112-9191-525 Beli online: www.jazalo.my/limitedtee www.jazalo.com/deal (at The JAZALO Shoppe)
Koleksi #KLMAX di www.KLMAX.com #JDEAL #Mei2015 - Promosi #KLMAX KLMAX bakal melancarkan Koleksi Terbaru. Oleh, itu jom folo @KLMAX_APPAREL! Sementara itu, dapatkan baju #KLMAXLOGOMINI daripada @KLMAX_APPAREL dari hanya RM9.00 sehelai pada 9/5/16. Produk: Baju KLMAX LOGO MINI Kod: KLX-LOGO-MINI Jenis: Lengan Pendek/Panjang Warna: Hitam/Putih Saiz: XS - 3XL Harga JDEAL: Dari RM9.00 sehelai Tempoh: Pada 9/5/16 sahaja Sah melalui WhatsApp dan www.jazalo.my sahaja Pesan melalui WhatsApp: Hantar 'KLX-LOGO-MINI' ke 0112-9191-525 Beli online: www.jazalo.my/klmax www.jazalo.com/deal (at The JAZALO Shoppe)