Jangan sandarkan cita-citamu pada waktu. Jangan pula menyerahkan perwujudan impianmu pada masa yang belum tau entah bagaimana. Apalagi menyandarkannya pada manusia. Harus tetap berpegang teguh pada pendirian diri sendiri, ikuti kata hati. Ikuti sembari menjalani.
Waktu hanya memberikanmu ruang agar tetap bisa berjuang. Menyediakan kesempatan jikalau ada hal yang tak sesuai dengan harapan.
Waktu tidak berjalan, waktu itu diam. Waktu pun tak pernah memaksakan, hanya kita yang kurang mempersiapkan. Waktu pernah tak menyimpan kenangan, pun tidak membuat lupa dan melupakan. Waktu hanyalah ruang dan hanya meberikan pelajaran. Ya, waktu adalah faktor pendukung agar biasa dan terbiasa menghadapi keadaan. Termasuk baik dan buruknya kenyataan yang menimpa dan menempa.
Kita sendiri yang sepenuhnya memutuskan jawaban. Kitalah yang menentukan kemauan apa yang ingin didapatkan.
Percaya diri lalu dewasakanlah terlebih dulu emosi diri.
Teruslah berjalan, hadapi semua yang menghadang. Selesaikan dengan pikiran dan hati yang tenang. Buanglah sifat ketergantungan. Belajar saja dan terima apapun yang ditemukan. Lelah mungkin akan datang. Namun itu adalah pertanda bahwa kita jangan menyerah begitu saja.
Lelah boleh. Menyerah jangan.











