Kematian tak pernah kita tahu kapan ia bertandang.. Kita hanya perlu mempersiapkan dengan sebaik mungkin, agar kelak saat waktunya tiba, tak ada lagi penyesalan dalam diri..
Bumi Allaah, 04 November 2021 - (19.38)
seen from United States

seen from Türkiye
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Canada
seen from Chile
seen from United States
seen from Thailand
seen from China
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from South Africa

seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Slovakia
Kematian tak pernah kita tahu kapan ia bertandang.. Kita hanya perlu mempersiapkan dengan sebaik mungkin, agar kelak saat waktunya tiba, tak ada lagi penyesalan dalam diri..
Bumi Allaah, 04 November 2021 - (19.38)
#Memori senja
Di bawah pohon beringin di alun-alun kota Dua insan saling bertukar pikat Duduk bersanding bertukar bingkaian kata Mukanya berseri kemerah-merah mudaan, Tanda bahagia kian meraja Mereka tertawa lepas seolah lupa usia Guratan mata dan keriput wajah tak usah lagi di tanya.
Dua sahabat karib yang telah lama tak jumpa Kembali bercerita kisah mereka di episode belia Mencuri mangga pak qodir, melempari sarang tawon dengan krikil saat usil, berlari mengejar pesawat dengan meneriaki minta uang, Menyumat petasan saat orang-orang sembahyang, mandi telanjang di kali seberang, hingga kisah mereka tentang berebut seorang gadis desa yang jelita
Masa-masa dimana belum mengenal dosa, Selalu ceria dan bahagia melakukan apapun yang disuka, Tak pernah sedih diterka masalah, Tak pernah mengerti apa itu derita, Lagi pula masih belum ada kata cinta dalam kamus mereka. Mungkin hanya hasrat ingin menang sendiri yang ada
Mereka seolah membalikkan masa Memutar balik jarum waktu yang terus berjalan kedepan kembali kedalam zaman yang kini telah usai zaman rambut hitam pekat yang tak sehelaipun beruban Waktu saat tenaga dan semangat masih menjulang bagai kesatria Masa muda yang seru dan menyenangkan Penuh gelak tawa dalam canda ria
Mengingat setiap ruas kejadian tanpa seruas celah yang tertinggalkan Mengenang seluruh kisah mereka tanpa sejengkal pun yang terlupa Memutar ulang tiap kejadian yang sejatinya telah terekam tanpa kamera
Sampai kapan pun mereka tak pernah lupa, karna setiap lembaran- lembaran peristiwa itu telah tergambar jelas dikepala, dan telah tersimpan kuat dalam memori senja yang tersisa.
@irsyaddzul5/8
Jangan sandarkan cita-citamu pada waktu. Jangan pula menyerahkan perwujudan impianmu pada masa yang belum tau entah bagaimana. Apalagi menyandarkannya pada manusia. Harus tetap berpegang teguh pada pendirian diri sendiri, ikuti kata hati. Ikuti sembari menjalani.
Waktu hanya memberikanmu ruang agar tetap bisa berjuang. Menyediakan kesempatan jikalau ada hal yang tak sesuai dengan harapan.
Waktu tidak berjalan, waktu itu diam. Waktu pun tak pernah memaksakan, hanya kita yang kurang mempersiapkan. Waktu pernah tak menyimpan kenangan, pun tidak membuat lupa dan melupakan. Waktu hanyalah ruang dan hanya meberikan pelajaran. Ya, waktu adalah faktor pendukung agar biasa dan terbiasa menghadapi keadaan. Termasuk baik dan buruknya kenyataan yang menimpa dan menempa.
Kita sendiri yang sepenuhnya memutuskan jawaban. Kitalah yang menentukan kemauan apa yang ingin didapatkan.
Percaya diri lalu dewasakanlah terlebih dulu emosi diri.
Teruslah berjalan, hadapi semua yang menghadang. Selesaikan dengan pikiran dan hati yang tenang. Buanglah sifat ketergantungan. Belajar saja dan terima apapun yang ditemukan. Lelah mungkin akan datang. Namun itu adalah pertanda bahwa kita jangan menyerah begitu saja.
Lelah boleh. Menyerah jangan.
Target yang Berbeda
Dalam sebuah diskusi bersama teman-teman kala itu tentang sebenernya apa sih yang laki-laki dan perempuan pikirkan ketika sudah menemukan orang yang dirasa tepat tapi belum waktunya, diperjuangkan atau yaudah nanti aja?
Kemudian seorang teman perempuan ku memberikan opini nya demikian, kupikir jawabannya cukup mewakili dari kedua sisi, perempuan dan laki-laki...
Sebagai perempuan biasa, siapa juga yang nggak senang diperjuangkan, ya walaupun perjuangannya nggak terlihat dan mungkin kita baru akan mengetahuinya di akhir kalau, oh ternyata dia juga berjuang...
Ketika ketemu sama seseorang yang dirasa tepat dan cukup dengan apa adanya orang itu, perempuan akan menganggap orang itu sebagai support systemnya walaupun tidak benar-benar mensupport. Mood nya naik drastis dengan pesan singkat yang dikirim, walaupun isinya sama sekali tidak romantis. Perempuan jadi tahu kalau “oke dia masih ada dan tetap disana” dan itu menyenangkan...
Tapi seringnya, apa yang dipikirkan laki-laki terkadang berbeda 180 derajat dengan ingin nya perempuan. Laki-laki (yang baik) cenderung tidak akan menggunakan itu sebagai kesempatan untuk terus mendekat. Dia akan berpikir kalau cara berjuang yang benar ya dengan memperjuangkan sesuatu untuk menjalani masa depan nanti. Seperti yang temanku bilang, ada target-target besar yang harus dicapai seorang laki-laki sebelum dia mengambil suatu keputusan untuk membersamai orang pilihannya, laki-laki akan tahu bahwa mengambil tanggung jawab butuh banyak persiapan dan bekal...
Opini dari temanku diatas membuatku juga tersadar sekaligus yakin dan percaya kalau “dia lagi mempersiapkan, sabar aja dulu, datang-datangg, diwaktu yang tepat, malah justru harusnya kamu bahagia, nanti dia datang saat semua urusan dan target pribadinya sudah selesai, sehingga tinggal merencanakan, menyusun dan buat target serta rencana baru berdua”
Benar kata temanku, sekarang redam ego masing-masing sembari menjadi versi yang lebih baik. Selesaikan urusan, cari bekal yang banyak, biar pada saatnya nanti, udah nggak egois mikirin target diri sendiri karena semuanya sudah berganti, bukan rencanamu atau rencanaku, bukan targetmu atau targetku, semuanya berubah jadi kita...
Memaafkan itu sangat perlu. Ya mungkin memang sulit, terlebih jika ego ikut andil di dalamnya. Namun, sepertinya kita harus berpikir kembali. Siapa kita? Kok iya, sulit untuk memaafkan. Allah saja Maha Pemaaf.
Kehidupan ini memang banyak salahnya. But its okay, dunia ini tempat trial and error. Kalau salah, tidak apa-apa. Besok perbaiki kembali. Manusia tidak ada yang sempurna, yaa maklum kalau melakukan banyak kesalahan.
Hanya saja kita perlu tahu, dimana kesalahan yang diperbuat. Sehingga nanti, tidak terulang kembali. Tupai aja tidak mau masuk dilubang yang sama, masa iya kita manusia jatuh di lubang yang sama.
Perjalanan di dunia ini hanya sebentar. Tak usah sibuk dengan perkara orang lain, fokus dengan apa yang dituju. Sudah seberapa banyak amalan kita, menuju akhirat? Sudah cukupkah?
Jadi, yaa lupakan hal-hal yang sepele dan tidak terlalu penting. Jangan perbesar perkara kecil. Sayang waktunya.
06/10/22
Waktunya ngopi......
#waktunya #maintenance #coupler #scaffolding supaya bisa safety untuk dipakai di site. Perawatan rutin untuk menjaga qualitas dari #clamp tersebut. http://www.albera.co.id/ #rentalscaffolding #fittings #clampscaffolding #scaffoldfittings #scaffoldingcoupler #repainting (at PT. Albera Prosperindo - Warehouse) https://www.instagram.com/p/CK3KJcjnlhe/?igshid=1s7bc5wmh4221
Segala sesuatu ada Masa dan Waktunya
Hidup ini adalah sebuah proses...--> memang BETUL
Bukan hanya manusia, segala sesuatu yang hidup baik binatang atau tumbuhan semua ada proses kehidupan...
Jadi jangan kecewa dalam memasuki dan menjalani proses kehidupan...karena jika kita tekun maka hasil yang kita peroleh MANIS rasanya