Dua Tangan yang Terbuka
Duka apa yang sedang kau bawa? Kesedihan macam apa yang sedang meresap di dadamu? Kesulitan apa yang sedang kau hadapi? Beban berat apa yang ada di pundakmu? Apa hal yang tak bisa kau tangani dengan kedua tanganmu? Apa yang membuatmu selalu murung dan tak secerah dulu?
Sini, aku bantu. Izinkan aku ada disana; di dekatmu. Aku ingin ikut membawa serta segala apa yang sedang kau rasakan dengan dua tangan yang terbuka.
Lalu, hal-hal apa yang tak bisa kau terima? Apakah itu masa lalumu? Takdirmu yang sedang kau hadapi ini? Tubuhmu bagian mana yang paling kau benci? Sifat dan watak apa yang ingin kamu hilangkan dalam dirimu? Apakah kau sering menyalahkan —bahkan membenci—diri sendiri pada hal-hal yang telah terjadi dalam hidupmu?
Sini, aku mau cintai segala hal yang kau benci dalam hidupmu. Aku mau menerima segala kurangmu dan hal-hal yang tak kau miliki dengan dua tangan yang terbuka.






