Belajar Ketulusan dari Mereka yang di Pulau Seberang
“Bahwa MITI adalah gerakan perjuangan, maka ruhnya ialah perjuangan dan pengorbanan.” [Mas Sufyan, Supervisor MITI KM, dengan sedikit perubahan]
Belajar ketulusan dari mereka yang di pulau seberang. Ya, bagaimana tidak. Dalam agenda pertama MITI KM di kepengurusan baru, yakni Rakernas dan Upgrading Pengurus MITI KM 2017-2018, yang berlokasi di MITI Center Depok, rasanya hampir lebih dari 80% pengurus yang hadir ialah berasal dari luar jabodetabek. Karena memang, MITI KM merupakan organisasi keilmuan nasional yang beranggotakan mahasiswa-mahasiswi yang berasal dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dan beberapa diantara pengurusnya juga cukup banyak yang berasal dari pulau seberang. Sebut saja dari Sumatera (Medan, Bengkulu, Riau, Palembang, Lampung), Kalimantan (Palangkaraya, Pontianak), Nusa Tenggara (Lombok), dan Sulawesi (Gorontalo, Kendari).
Namun, dalam agenda yang diadakan pada tanggal 20-22 Januari 2017 lalu, mereka (pengurus dari pulau seberang) mampu menghadirkan jiwa dan raganya di Depok dengan usahanya masing-masing, dengan perjuangannya masing-masing, dan dengan pengorbanannya masing-masing, untuk dapat berhimpun bersama pemuda-pemudi se-Indonesia yang peduli terhadap kondisi IPTEK di Indonesia.
Inilah yang kusebut ketulusan itu.
Rasanya, jika aku yang berada di posisi mereka, belum tentu aku mampu memperjuangkan dan mengusahakan dengan sebaik itu hingga menghadirkan raga secara langsung di agenda tersebut. Karena tak dapat dipungkiri, bahwa pengorbanan mereka tentu lebih besar daripada kami yang tinggal di wilayah jabodetabek, apalagi aku yang tinggal di Depok. Pengorbanan dari segi finansial, tenaga, pikiran, dan berbagai pengorbanan lainnya yang mereka keluarkan secara pribadi. Dan yang kulihat dan kupahami, mereka melakukan itu semua bukan semata-mata untuk kepentingan dirinya, tapi untuk kepentingan bersama MITI KM yang memiliki tujuan besar, untuk menuju Indonesia yang madani.
Aaaah… Betapa bersyukurnya dipertemukan dan dihimpunkan bersama mereka Belajar dari mereka tentang ketulusan Belajar dari mereka tentang perjuangan Belajar dari mereka tentang pengorbanan Belajar dari mereka untuk cinta Indonesia
Semoga Allah memberkahi perjalanan kami hingga ujungnya :)












