Jumat, 4 Maret 2016. 23:02. Kasur. Sembelit karena kurang minum air.
Malam ini sepulang kerja, saya menyanyikan sebuah lagu yang belakangan ini sering saya nyanyikan,
“Si kebi kancil anak nakal, suka mencuri ketimun. Ayo lekas dikurung! Jangan diberi ampun!”
Lalu saya berpikir, kenapa lagu anak-anak ini terdengar sangat sadis ya? Kancil adalah binatang langka yang terancam punah. Oke, kancil suka mencuri ketimun, lalu kenapa? Mungkin dia kelaparan! Let them have some cucumbers! It’s just a cucumber, for God’s sake.. Apakah ia pantas dikurung dan tidak diberi ampun? Selamanya? Kapan ia akan dilepas? Tidak ada yang tahu.. Apakah lagu ini mengajarkan hukum dan tidak mengajarkan maaf?
Pemikiran random di angkot ini lalu mengajakku berkunjung ke lagu,
“Nina bobo.. oh Nina bobo.. Kalau tidak bobo digigit nyamuk..”
Uh-oh, saya takut lagu ini mengajarkan ancaman. Apakah si Nina diancam untuk tidur agar tidak digigit nyamuk? Lalu apakah Nina akan merasa tenang tidurnya, kalau dia khawatir akan nyamuk di sekitarnya? Apakah kalau Nina tidur, nyamuk-nyamuk akan berpikir
“Hey teman-teman, Nina sudah tidur, jangan gigit dia ya! Yuk cari mangsa lain!”
Lalu, lagu “Ambilkan Bulan, Bu”, apakah mengajarkan anak untuk bergantung pada ibunya dan menjadi manja? Masih mending manjanya yang masuk akal, kok dia malah minta bulan? Pasti dia ketika sudah dewasa jadi inspirasi lagu Alm. Meggi Z, yang “Jatuh Bangun”, “kubawakan segelas air, namun kau meminta lautan, tak sanggup diriku sunggu tak sanggup.. Kubawakan segenggam Cinta, namun kau meminta diriku membawakan bulan ke pangkuanmu” Apakah Meggi Z ibu dari anak itu? Oh tentu tidak..
Mari kita bahas lebih lanjut.. Masih ada lagu yang mungkin tidak mengajarkan yang aneh-aneh, tapi lagu ini membuat saya berkomentar, “YATERUS??”
“topi saya bundar, bundar topi saya, kalau tidak bundar, bukan topi saya” YATERUSSS?
Kalau sudah mahasiswa pasti ingin segera melepas topi bundar dan memakai topi kotak. Heu... Sudahlah. Rasanya saya harus pamit malam ini. Demikian, bukan bermaksud mendiskreditkan para pencipta lagu yang luar biasa telah membuat nada yang catchy dengan lirik yang tak kalah catchy.
Sepertinya saya kurang minum air