"Gaya aksi dan reaksi selalu muncul berpasangan. Tidak ada aksi tanpa reaksi, dan keduanya terjadi secara bersamaan"
- Maka bila ingin dimaafkan, kamu harus belajar memaafkan..

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from T1
seen from United States

seen from T1

seen from T1
seen from China
seen from China

seen from T1

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from T1

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
"Gaya aksi dan reaksi selalu muncul berpasangan. Tidak ada aksi tanpa reaksi, dan keduanya terjadi secara bersamaan"
- Maka bila ingin dimaafkan, kamu harus belajar memaafkan..
Indah itu
Bukan pelengkap
Namun sama-sama melengkapi
Bukan mencari
Namun sama-sama menjadi
Bukan berangan
Namun sama-sama berikhtiar
Bukan menunggu
Namun sama-sama menuju
Sukabumi, 3 Januari 2019. 22.06 WIB
Aku bahagia menemukaanmu.
Sebuah perjalan panjang telah dilewati, sebuah penantian panjang telah dilakukan, dan sebuah harapan, kini telah berwujud nyata.
Harapan demi harapan selalu ditulis, keinginan demi keinginan terus di lukis. Setiap huruf dan coretan akan selalu mengandung makna. Kini makna-makna itu bermetafosa menjadi nyata.
Bertemu dengannya, sama seperti menuai benih-benih dari sebuah keyakinan.
"Kita memang di bumi, tapi aku menamukanmu dilangit, kita memang ada dalam hijau, namun kita bertemu dalam biru"
Kemudian kita bertemu, dan saling menulis cerita. Kita bersama, dan saling melukis cita. Kini dan selamanya akan tetap begitu. Tulisan sederhana akan selamanya terkumpul, cita bersama akan terus terjaga. Sehingga terbitlah sebuah cerita, cerita tentang kita.
Cerita kitaaa..
Cerita kita hanya tentang satu kata, "bahagia". Kita tertawa, maka kita bahagia. Kita tersenyum, kitapun bahagia. Kita menangis, dan itupun karena kita bahagia. Kita bersama, maka selamanya kita akan bahagia.
Aku bahagia menemukanmu.. :))
Musi Banyuasin 11-12-18
Silent Treatment
Terkadang, diam adalah sebuah jawaban,
Terkadang pula, diam adalah satu keharusan,
Namun, dalam sebuah hubungan, diam bukan sebuah jawaban dan bukan pula sebuah keharusan.
Adakalanya butir-butir amarah muncul tanpa di ingini,
Adakalanya pula, tetes-tetes kekesalan hadir menghampiri,
Namun, diam bukan menjadi solusi untuk mengakhiri.
Aku dan kamu perlu besuara,
Aku dan kamu perlu memahami rasa,
Bukan berbicara siapa yang pertama,
Tapi, siapa yang ingin bersama.
Memulai sebuah kata,
Dilanjutkan dengan cerita,
Lalu bercengkrama bersama,
Sampai akhirnya bersama bahagia.
Bahwa pada akhirnya, di akhir tahun selalu saja dingin. hujan, kabut serta gerimis, silih berganti datang.
Namun ternyata, diantara kedinginan itu, terselip satu kehangatan. Ya, walaupun tak bisa di raba, tak bisa disentuh, tak bisa dilihat, ia tetap bisa dirasa.
Apakah kau masih merasakannya? Jika tidak, berarti itu pertanda engkau terlalu sibuk, sampai sampai menjauh, padahal ia dekat dan tak pernah menjauh.
Itulah Ar Rahman dan Ar Rahim nya Allah.. ia selalu dekat dan memberi kehangatan, kasih sayang dan cintaNya abadi untuk manusia.
Tinggal manusianya saja yang memilih, apakah tetap ingin di sayangi? Apakah tetap ingin di cintai?
-@dzunalfatih
Jika bukan kepada suamimu, kepada makhluk apalagi engkau akan taat..
Selama bukan pada kemaksiatan, maka wajib engkau ikuti apa yang suami sudah putuskan, meski hal itu tidak sejalan dengan kehendakmu..
Sesekali kamu boleh bersedih, kamu boleh menangis, kamu boleh menepi
Namun ingat, kebahagiaan akan didapati saat ketika kamu bisa melupakan kesedihanmu.
@dzunalfatih
Pemimpin yang baik itu, adalah pemimpin yang bukan hanya mengejar citra demi cita-cita. Namun adalah ia yang mampu menggapai cita-cita tanpa citra.
Berjalan dalam hening, berlari dalam sunyi, lantas memetik bintang untuk dibagi pada sesama adalah tanda baiknya seorang pemimpin..
-@dzunalfatih