SEARCHING FOR YOU
“Di Tahun 2050, seorang wanita dan pria bertemu secara tidak sengaja. Mereka saling mencintai dan mengasihi, wanita itu bersyukur kepada Tuhan telah mempertemukannya dengan pria yang dia cintai dalam doanya. Satu sama lain telah bekerja, wanita ini terlalu sibuk begitu pun dengan pria ini. Namun beberapa bulan kemudian terasa cepat untuk wanita ini. Dia sadar bahwa kehilangan membuatnya pahit. Pria yang dia cintai melebihi dirinya telah diambil oleh Tuhan, pria itu pergi dengan cepatnya. Kecelakaan merenggut nyawanya, wanita itu benar-benar terpukul dan sedih, hatinya begitu hancur dan remuk ketika tubuh suaminya terbujur kaku diatas dek mayat dan berkata “Aku sangat mencintaimu” mengapa kau pergi secepat ini dan tidak diketahui bahwa wanita ini telah mengandung anaknya satu minggu. Hari demi hari dia lewati namun kesedihan hati wanita ini begitu terlihat diwajahnya, dengan tulus Ia berdoa kepada Tuhan suatu hari dia ingin bertemu dengan suaminya lagi. Bulan yang ke duabelas, doa wanita ini terkabul dia bertemu dengan orang yang dapat mempertemukannya dengan siapa saja. Melewati waktu, ia akhirnya berjalan ke tahun 1990 dimana ia lahir pada tahun itu, namun ia dapat bertemu dengan suaminya versi masa kecil di sebuah jalan raya. Wanita itu masih mengingat wajah masa kecil suaminya. Ia menghampiri anak itu dan bertanya “Apakah kau orang amerika?” “Bukan.” Jawab anak kecil itu. “Namamu siapa?” Tanya wanita itu lagi “Daniel..” balas anak itu. Namun waktu tidak berpihak padanya, anak itu bergegas menjumpai ibunya yang memanggilnya dari jauh, tapi.. wanita itu berkata “Daniel? Kau sungguh lucu” dengan mata yang berkaca-kaca. Anak itu hanya memandanginya, wanita itu berkata lagi “Pastikan kau bertemu denganku suatu saat” sambil tersenyum berlinang air mata. Anak itu bingung dan pergi ke ibunya dan sesekali menoleh ke wanita itu, wanita itu lalu tersungkur dan memukul-mukul dadanya seakan dia bersalah padanya wanita itu mengucapkan selamat tinggal dan pergi ke tahun sekarang. Hari itu telah berlalu wanita itu mengunjungi makam suaminya dan berkata “Aku tidak menyesal bertemu denganmu Tuhan telah memberikannya untukku dan Tuhan juga berhak mengambilnya kembali aku akan menjaga anak kita ini aku sangat mencintaimu, selamat jalan kekasihku damailah perjalananmu diatas sana bersama Bapa di sorga” wanita itu menangis dengan histeris dan berkata dalam hatinya “Aku hanya ingin melihatnya sebelum aku mati” setelah itu salju pun turun. “ @PJH2021AllRightsReserved




















