Kalau orang sudah tua, ketika dia sudah menjelang kematiannya, maka hidupkanlah harapan-harapan dia kepada Allah supaya dia itu senang kembali kepada Allah.
Ustaz Oemar Mita
seen from Australia

seen from Malaysia
seen from China
seen from Poland
seen from United States
seen from Canada
seen from Thailand
seen from Moldova
seen from United States
seen from United States

seen from Russia
seen from Russia

seen from United Kingdom
seen from Australia
seen from United States
seen from Thailand

seen from United States

seen from Lithuania
seen from Australia
seen from United States
Kalau orang sudah tua, ketika dia sudah menjelang kematiannya, maka hidupkanlah harapan-harapan dia kepada Allah supaya dia itu senang kembali kepada Allah.
Ustaz Oemar Mita
When you meet the elderly, especially when he is about to face his death, then revive his hopes in Allah, so that he is pleased to meet Allah.
Ustadh Oemar Mita
Siapapun yg memasang syukur pada pucuk hatinya lalu ingat betapa besar nikmat yg Allah berikan kepadanya, maka setiap kesulitan akan menjadi lebih ringan.
Maka setiap kesempitan akan menjadi lebih lapang karna sesuatu yg kecil akan menjadi besar pada kualitas nya ketika kita mampu senantiasa bersyukur.
Kesenangan itu belum tentu memperoleh kebahagiaan. Berapa banyak orang yg senang tapi belum tentu bahagia.
Bahagia itu tidak bisa direkayasa. Karna kesenangan itu tidak menjanjikan kebahagiaan.
Tapi bahagia itu adalah sesuatu yg ada pada diri Kita dan itu di dapatkan saat kita selalu ingat betapa besarnya Nikmat yg telah Allah berikan dalam kehidupan kita.
Dan itulah yg menjadikan kita bersyukur setiap waktunya, setiap saatnya sebagai sebuah saringan di kehidupan kita.
Orang yg senantiasa bersyukur maka akan Allah titipkan segenggam kebahagiaan dalam kehidupannya.
Ust. Oemar Mita, Lc حفظه الله
Buku Golden Ways to Jannah karya Ustadz Oemar Mita, menjelaskan jalan singkat menuju Surga. Buku ini ditulis dengan bahasa ringan
Buku Golden Ways to Jannah
[Transkrip Indonesia] Cerita Si Mbok - Ustadz Oemar Mita
Kita mungkin yang tamatan pesantren saja, mungkin belum mengislamkan orang. Si Mbok… Mengislamkan orang dengan apa? Perbuatannya yang nyata.
Banyak orang yang terkadang terluka dengan perlakuan kita dan perbuatan kita tanpa kita sadari. Sebagaimana sebaliknya berapa ah… Berapa banyak orang yang terkadang itu simpati kepada kita dengan perbuatan kita? Bapak tahu gak? Ada orang, si Mbok. Si Mbok ini tak tamatan pondok tapi bisa mengislamkan orang tanpa sadar. Kapan itu……
View On WordPress