Welcome back August
Semakin kesini aku makin harus kerja keras belajar tanpa putus, berdoa tanpa putus, latihan tanpa putus. Meski kadang ingin sekali menyerah, dengan segala drama yang datang silih berganti. Biar aku berjalan melambat, karena kadang aku butuh melakukan itu, saat hati dan pikiran sedang penat. Nanti, jika aku mendapatkan energi lagi seperti biasa aku kembali berjalan cepat dan lebih mampu mengabaikan distraksi kanan kiri.
Jika mulai hari ini aku akan banyak dihadapkan pada pilihan, seperti biasa aku akan meminta Nya untuk pilihkan sesuatu yang membuat aku bisa lebih mampu bersabar dan lebih mampu bersyukur dalam menjalaninya.
Meminta untuk dipalingkan dari berharap pada hamba, sekecil apapun itu, pada siapapun itu. Karena sepenuhnya berharap pada Pencipta jauh lebih menyenangkan.
Tak kalah penting untuk tetap menjadi diri yang terus berbenah, jangan hiraukan hasilnya kelihatan orang atau tidak. Tak usah pikiran ini di hinggapi keingingan seperti orang lain capai, lakukan atau bicarakan. Hanya menyiksa diri jika ingin sama bahkan menyaingi orang lain.
Berterima kasih sekali untuk diri sendiri.♥️👏 Tak mudah, sempat jatuh lama dan sulit sekali bangunnya.
Berterima kasih sekali untuk orang-orang yang jadi jalan aku terus berproses ini itu hingga saat ini. Tak pernah berjumpa sebelumnya dan ada juga yang sudah lama sekali tak berjumpa namun Alhamdulillah masih jadi sahabat bercerita hingga saat ini. Baru bisa mendoakan yang baik-baik untuk mereka. Berharap ada rejekinya untuk bisa tatap muka.
Kini sudah Agustus lagi. Semoga sabar dan syukur itu kian menguat dalam hati, disertai dengan semangat demi akhir yang baik dan indah.
Semoga jaya selalu😎. Jaya di darat 🌳di laut🌊di udara✈️hingga ke Jannah Nya.
💐











