Rajuli Almaseid ~ Pemilik Hati |Armada cover| [Indonesia 🇮🇩]
More Rajuli
seen from China
seen from United States

seen from China

seen from United States
seen from Philippines

seen from Albania

seen from Russia
seen from United States

seen from Vietnam
seen from China

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from China
seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from China
seen from China
seen from Philippines
seen from Germany
Rajuli Almaseid ~ Pemilik Hati |Armada cover| [Indonesia 🇮🇩]
More Rajuli
Semakin hari dosisnya di kurangin, biar gak ketergantungan. Bahaya kalau sampe ketergantungan kamu.
Eaaaaaaa
Hendak dimana akan dicari sang pemilik hati jikalau masih saja diri ini belum mencari jati diri sendiri.
Anissa
Untitled
Penjual Obat : Hallo, apa kabar hatinya?
Pemilik Hati : Alhamdulillah, sekarang sudah mulai pulih. Berkat obat yang kemarin kau berikan kepadanya, terima kasih.
Penjual Obat : Syukurlah. Selama obat itu bisa mengobati luka hatinya, semua ini tidak ada apa-apanya. Kalau begitu, sampai jumpa lagi.
Pemilik Hati : Sampai jumpa :)
Chord Armada - Pemilik Hati
Bagi sobat siToLe yang sedang belajar bermain gitar secara otodidak atau melalui kursus, disini siToLe.com akan memberikan Chord Lagu Gitar dari Artis/Band Armada yang berjudul Pemilik Hatiyang bisa dipraktekkan dirumah atau ditempat tongkrongan favorit…
Lihat Tulisan
KlikMusik Album Review Armada "Satu Hati Sejuta Cinta"
'Satu Hati Sejuta Cinta' sebuah album dari Armada yang digawangi oleh Rizal (vokal). Radha (gitar). Mai (gitar). Endra (bass) dan Andit (drum). Album ini berisikan delapan lagu baru, tiga lagu lama yang merupakan 3 hit terbaik dari Album 'Hal terbesar'.satu lagu recycle dari album 'Balas Dendam' serta satu lagu versi akustik dari single pertama album ini yaitu 'Mabuk Cinta'. Total track list yang di persembahkan oleh Armada untuk Album ketiga mereka ini adalah 13 track lagu. sebuah jumlah yang cukup banyak untuk memuaskan para pecinta musik Armada.
Album ini bisa dikatakan merupakan eksperimen kreatif dari Armada. Di album ini Armada menawarkan warna sound yang berbeda, seperti suara akordion yang cukup dominan pada track pertama yang berjudul Mantra. Lagu ini bisa dikatakan sangat unik dan pas untuk dijadikan track pembuka karena terdengar sangat ear-catching.
Dari 8 lagu baru yang disajikan Armada di album Satu Hati Sejuta Cinta ini, secara garis besar masih bercerita tentang cinta. Dimulai dari proses saat kita naksir dan tergila-gila dengan seseorang, patah hati, susah move on, serta kegalauan akibat rasa cinta yang tak berbalas.
Satu Album dengan Roh 2 Album
'Satu Hati Sejuta Cinta' adalah sebuah album yang menggabungkan karya - karya terbaik Armada dari dua album yang pernah di rilis dipadukan dengan dengan lagu-lagu terbaru yang mereka ciptakan dengan perasaan sejuta cinta dari satu hati yang murni yaitu hati grup band Armada.
Seolah seorang ahli kimia yang mengambil saripati karya terbaik dari album - album yang pernah di buatnya kemudian di kawin kan dengan karya - karya terbaru yang penuh dengan perasan cinta yang dimiliki. ltulah yang Armada lakukan untuk Album 'Satu hati Sejuta Cinta'.
Dari Album 'Hal Terbesar' dengan 'belasan juta' download rbt. juga merupakan album Armada yang sukses terjual lebih dari 60.000 copy diambil tiga single terbaik yaitu 'Buka Hatimu', 'Mau Dibawa Kemana', dan 'Pemilik Hati'.
Keempat karya hebat tersebut akan bergabung dengan delapan lagu terbaru dari Armada yaitu :
'Mantra'.
'Dimana Letak Hatimu'.
'Mabuk Cinta' (versi full band & akustik)
'Pencuri Hati'
'Apa Kabar Sayang'
'Dimilikmu Lagi'
'Hargai Aku'
'Bebaskan Dirimu'
‘Gentayangan’
Yuk kita Review lagu-lagu yang ada di album Armada ini :
‘Satu Hati Sejuta Cinta' di buka dengan sebuah single medium berjudul Mantra yang di ciptakan oleh Rizal, lagu ini memiliki kisah dan lirik yang sangat kuat tentang seorang pria yang bertekuk lutut di hadapan wanita yang dicintainya dengan maha hebat seolah budak cinta yang Ielah dimantrai dan mau melakukan apapun untuk sang kekasihnya.
Pada lagu ini Radha sang gitaris yang berperan sebagai arranger untuk semua lagu di album ini melakukan eksperimen dengan menghadirkan bebunyian dari alai musik accordion,dan Accoustic Flamenggo untuk mendapatkan nuansa klasik khas musik Indonesia.
Berlanjut dengan Dimana Letak Hatimu sebuah lagu yang di ciptakan oleh dua gitaris Armada.Mai dan Radha mengisahkan tentang penolakan seorang pria terhadap kekasihnya yang mencoba kembali untuk menjadi kekasihnya lagi.
Pada lagu ketiga yang merupakan single jagoan pertama Armada untuk album ini, 'Mabuk Cinta' lagi- lagi eksperimen aransemen di lakukan dengan memasukan unsur musik khas Indonesia dengan dentingan gitar khas kroncong dari alai musik ukulele. Lagu 'Mabuk Cinta' selain di suguhkan dalam balutan arransemen 'full band' juga di tampilkan dalam nuansa rekaman akustik yang kemudian di letakan pada track sepuluh sebagai lagu terakhir sebelum beranjak kepada tiga track selanjutnya yang merupakan tiga lagu tambahan dari Album sebelumnya, 'Hal Terbesar'.
Memiliki kekuatan penggunaan prasa-prasa bahasa yang sangat khas Armada yaitu menarik dan unik namun sangat tetap terasa ringan berbahasa keseharian baik pada lirik lagu bahkan pada judul lagu sekalipun.
Salah satu nya adalah track lagu ke empat pada album ini berjudul 'Pencuri Hati'. Sekilas mungkin prasa pada judul dan lirik lagu ini terasa biasa saja, namun dengan pemenggalan saat di lafalkan dengan notasilagu yang di pilih kalimat pencuri hati pada lagu ini menjadi terasa begitu berbeda dan kuat makna.
Dilanjutkan dengan single 'Apa Kabar Sayang', pada lagu ini, Rizal dan Mai menyuguhkan lagu yang sangat ringan baik dari segi notasi maupun lirik.
Pemilihan nuansa ringan pada lagu ini tidak kemudian membuat lagu ini menjadi minim kekuatan, justru 'keringanan' dan 'kesederhanaan' lah yang menjadi kekuatan pada lagu ini, menjadikan lagu ini menjadi terasa sangat jujur dan tulus dalam memggambarkan perasaan rindu terhadap kekasih yang terpisahkan sangat jauh oleh jarak diantara mereka.
Salah satunya yang terlihat pada lagu 'Di Milikimu Lagi' menggunakan pemilihan sisi yang tidak biasa pada cerita yang di hadirkan pada lagu-lagu mereka.
Sebenarnya bisa saja mereka memilih kalimat ku ingin memilikimu lagi, toh secara suku kata masih sama dan bisa memenuhi notasi nada yang dipilih, namun tidak mereka lakuan untuk mendapatkan sisi cerita yang berbeda sehingga mendapatkan nuansa emosi yang sangat berbeda pula. Sebuah ide yang sangat cerdas dengan menciptakan perubahan (yang terlihat) kecil denga hasil yang sangat besar.
Pada Lagu 'Hargai Aku' Armada memberikan anthem untuk sebuah kisah dan perasaan yang mungkin pernah di rasakan oleh orang-orang di Indonesia seiring dengan fakla sosial yang semakin indivisualistis, tak acuh, dan hampir tidak ada tenggang rasa dengan sesama. 'Hargai Aku' tentang harapan untuk saling menghargai dan saling mengerti diantara manusia terutama di Indonesia.
Terakhir sebuah lagu dengan kekuatan tema dan cerita yang luar biasa pada Album 'Satu Hati Sejuta Cinta' adalah sebuah karya dari Rizal yang di nyanyikan dengan sangat personal oleh sang vokalis tersebut yaitu
'Bebaskan Diriku'. Bercerita tentang keinginan seseorang untuk keluar dari belenggu perasaan dari sebuah kisah percintaan yang sudah sangat tidak nyaman dan tiada lagi kenikmatan didalamnya. Sebuah jeda beberapa detik di tengah lagu memberikan tambahan kekuatan emosi yang menjalar ke sepanjang lagu sampai dengan berakhir.
Satu-satunya lagu yang terdengar sangat berbeda adalah track sembilan yang berjudul Gentayangan. Lirik dari lagu ini bercerita tentang perasaan seseorang yang dendam terhadap mantan kekasihnya yang telah menyakiti hatinya. Lagu ini terdengar berbeda karena terdapat unsur elektronik dan bisa dikatakan semi disco. Cara Rizal menyanyikan lagu inipun membuat pendengar dapat merasakan emosi yang memang terkandung di dalamnya.
Kekuatan lain yang sangat khas Armada adalah pilihan kata-kata dalam lirik lagunya yang menarik dan unik namun tetap ringan dan mudah diingat.
Sebagai pemberitahuan band Armada sedang mencari video untuk judul lagu Pencuri Hati, jika kamu yang suka membuat video klip ini saat nya kesempatan kamu untuk menunjukan hasil karya kamu, ada hadiah menarik juga loh jadi selain video klip kamu ditonton ribuan orang indonesia kamu juga dapet hadiah lagi, untuk info lebih lanjut kmu bisa buka http://www.youtube.com/watch?v=EcNEi7Ox_3s&feature=youtu.be. Yuk buruan ikut sebelum terlambat.
Doc : Berbagai Sumber
Jangan lupa untuk follow tweet kita di @KlikMusik dan LIKE Fanpage Facebook kita di facebook.com/klikmusik
ELEGI UNTUK KENANGAN
“Hati-hati, Dek..” ujarmu sambil mengacak-acak rambutku yang sudah kutata rapi.
Kereta sudah datang. Selama delapan jam ke depan aku akan mengarungi perjalanan menuju kota asalku, Yogyakarta. Ah, bukan hanya kota ini yang akan kutinggalkan, melainkan juga kamu, Kak.
Di dalam kereta, memoriku kembali ke masa itu, masa ketika Tuhan mempertemukan kita, setahun yang lalu.
Saat itu aku sedang menjadi MC di acara pembukaan sebuah hotel, dan kamu hadir sebagai salah satu tamu undangan. Setelah acara berakhir, salah satu teman menghampiri dengan maksud ingin mengenalkanmu padaku. Lewat perkenalan singkat, aku mengetahui bahwa kamu merupakan perwakilan dari hotel yang sama yang sudah terlebih dahulu berdiri di kotamu, Bandung.
Akhirnya kamu memutuskan untuk tinggal selama tiga hari di Yogyakarta. Dan selama itu pula, tidak sulit bagi kita untuk saling membaca pertanda. Resmilah kita berdua menjalin sebuah cinta.
“Kamu siap untuk LDR?” katamu sambil menatap lekat kedua mataku.
Aku tersenyum, balas menatap. Kuraih kedua tanganmu, dan mendekapnya dengan kedua tanganku. Hangat.
Menjalani sebuah hubungan jarak jauh tidak semudah seperti yang kubayangkan. Sering kali jarak menjadi penghalang di saat aku butuh dekapan. Dan telapak tangan menjadi satu-satunya harapan yang bisa kugunakan untuk mencapai kepuasan.
Masalah bergantian berdatangan. Pernah suatu waktu aku memutuskan untuk menghentikan komunikasi denganmu. Biasanya, kamu selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke Yogyakarta setidaknya sebulan sekali. Entah karena alasan apa, saat itu kamu membatalkan janji untuk bertemu, dan acara kejutan peringatan tiga bulan hubungan kita pun terpaksa aku batalkan.
Walau begitu, kemarahan tidak pernah berlangsung lama. Atas nama rindu, selang beberapa hari, kita berdua akan saling memaafkan dan keadaan akan kembali seperti semula-seolah tidak pernah terjadi apa-apa.
Perjalanan cinta kita lewati dengan penuh suka dan duka. Tidak jarang terlintas dalam benakku untuk mencari cinta yang lain yang ada di kota yang sama. Namun semua niat buruk tidak pernah terlaksana, aku selalu kembali kepada satu cinta dan mengikrarkan diri untuk setia. Aku bahkan sempat memiliki harapan-harapan besar terhadapmu. Melihat sikapmu yang begitu manis, meyakinkanku bahwa hubungan cinta kita akan selamanya, setidaknya bertahan lama. Semua berjalan apa adanya. Sampai akhirnya terjadi sesuatu yang tak kuduga.
Dua hari yang lalu, secara mendadak kamu menyuruhku untuk menemuimu di Bandung. Setelah kuselesaikan semua pekerjaan, aku bergegas membeli tiket pesawat dan malamnya langsung berangkat.
Di sebuah kamar hotel kita saling melepas rasa rindu. Sekilas kulihat ada sesuatu yang berbeda dari matamu.
“Sebenarnya ada apa?” aku memulai pembicaraan.
“Aku gak tau harus mulai dari mana...”
Setelah melewati basa-basi yang lumayan berbelit-belit, akhirnya kamu memberitahuku bahwa kamu akan menikah. Dan aku harus menerima kenyataan bahwa selama ini, aku tidak menjadi satu-satunya kekasihmu. Ada dia, perempuan yang sudah hampir lima tahun menjalin hubungan serius denganmu.
Kamu tak henti mengucap kata maaf dan berulang kali menjelaskan bahwa kamu lebih mencintaiku daripada dia. Aku sempat berkeinginan untuk pulang ke Yogyakarta saat itu juga, namun pelukanmu berhasil mengurungkan niatku, aku luluh di hadapanmu.
Malam itu kita kita terjaga sampai pagi. Membicarakan akan dibawa kemana hubungan kita selanjutnya.
“Aku gak mau kehilangan kamu,” katamu sambil mengecup tanganku.
“Egois!” Aku tersenyum pahit
“Kamu bisa anggap aku sebagai kakak kamu, gimana? Yang penting kita jangan sampai putus komunikasi...”
Aku mengutuk diriku sendiri yang sudah terlalu naif menyimpan harapan-harapan terhadapmu. Dan sekarang aku menyadari bahwa harapan-harapanku hanyalah mimpi belaka.
Jujur, aku pun tidak siap jika harus sepenuhnya lepas darimu. Dengan segala pertimbangan, aku menyetujui usulmu untuk melabeli hubungan kita berdua sebagai 'saudara'.
Aku mengalihkan pandangan ke luar jendela. Hari sudah mulai gelap. Sebentar lagi aku sampai di Yogyakarta.
*****
Hari ini tepat dua tahun peringatan hari jadian kita, seharusnya. Kesepakatan untuk menjadi ‘saudara’ rupanya hanya bualan belaka. Semenjak kamu menjadi seorang suami, secara perlahan dan teratur, kamu semakin jarang menghubungiku. Dan selama itu pula, hari demi hari aku berusah untuk mengubur perasaanku sendiri: perasaan disertai harapan bahwa kamu akan kembali, setidaknya berbagi kabar lewat pesan atau telepon. Bagaimana pun juga, kamu sempat menjadi seseorang yang berarti bagiku, di anatar rasa sakit yang telah kauberi, ada beberapa hal manis yang pantas kuucapi terima kasih. Selebihnya, aku hanya perlu waktu untuk mengeringkan luka-luka yang ada di hati. Hanya salam perpisahan yang bisa kuucapkan, bukan kepadamu, tetapi pada kenangan kita.
Kau terindah...
Kan s'lalu terindah...
Aku bisa apa tuk memilikimu...