Pesan dari Masa Depan
Hei diriku di masa lalu, bagaimana kabarmu saat ini? Mungkin saat ini kau sedang bahagia karena kau mendapatkan apa yang kau impi atau bahkan sedang dirundung duka akibat cobaan yang terus mendera tanpa henti. Bagaimanapun itu, aku harap engkau tetap bertahan, apapun yang terjadi.
Begini, aku tahu saat-saat itu berat. Aku percaya itu. Tapi kau tahu? Saat ini, aku disini sedang menertawakanmu dahulu. Maaf jika bagimu ini jahat, tapi biar kuberitahu alasanku agar kau mengerti. Aku hanya ingin berpesan pada diriku di masa lalu yang sedang bersusah payah agar terus bertahan dan berterima kasih karena mau bertahan untukku di saat ini.
Dengarlah, diriku yang lalu. Kelak kau akan mengerti bahwa cobaan besar yang seringkali memukulmu jatuh adalah sesuatu yang membuatmu terus bangkit hingga saat ini. Memang sakit, tapi kau sendiri pun sudah tahu, bahwa tak ada yang mudah di dunia ini.
Aku yakin, saat ini sedang banyak sekali beban yang menggantung di pundakmu yang bahkan membuatmu sesak hingga rasanya bernafas pun susah. Aku pernah merasakannya. Tapi mungkin aku patut bersyukur karena saat itu kau tetap mampu mengangkat beban tersebut di pundakmu, sehingga saat ini aku mampu berjalan dengan tegap dan ringan.
Aku di masa lalu mungkin masih sering mengutuk harapan karena kecewa yang datang tiba-tiba. Seolah semesta memang jahat dan hidup berlakon tidak adil kepada kita. Tak apa, aku tahu bagaimana kesalnya. Tapi kau harus tahu bahwa kecewa banyak mengajarkanmu tentang menerima. Aku yang sekarang rasa-rasanya harus berterima kasih padamu karena hatiku saat ini lebih lapang adanya.
Kau mau tahu rahasia lain? Ini rahasia, yang baru kulihat saat ini, yang mungkin selalu kau bayangkan dulu. Apa yang kau dapatkan saat itu, takkan bertahan selamanya. Jadi jangan mengecap dirimu dulu dan teruslah berusaha. Yang saat ini kau jalani, belumlah sampai di penghujungnya. Jangan biarkan ketakutan menyergap lenganmu dan menahan lajumu. Teruslah berjalan.
Perihal cinta? Aku takkan memberitahumu. Teruslah bertualang. Tidak akan seru jika aku menceritaimu tentang bagian ini. Satu yang pasti, temukan pasangan yang bisa kau lengkapi dan sebaliknya.
Aku rasa cukup dulu untuk saat ini. Aku hanya ingin berpesan ini, bahwa yang kau rasakan dan lakukan dulu bukanlah semua tentang gagal. Mungkin kau tidak merasakan dampaknya sekarang, tapi aku yang disini, sangat terbantu karenamu dulu. Tetaplah kuat.











