Kau Suci & Aku Penuh Dosa
Seketika kau datang menghampiri , padahal nyatanya aku masih penuh dosa kala itu,
Bagaimana bisa aku mencap diri ku suci sedangkan banyak hal yang kulakukan dengan ambisi yang diluar akal kesehatan diri.
Sudah 6 tahun berlalu sejak pikiran ini hanya terpatri dengan hal hal duniawi , melanga melongo sambil memikirkan kemungkinan terburuk, yang nyatanya nanti belum tentu semua itu akan terjadi,
bodoh memang! nyatanya semua menjadi terwujud, yang terbayangkan menjadi nyata ada nya sekarang , ternyata pikiran yang berulang akan membawa kita pada sugesti-sugesti tersebut, tak mau lah diri ini membanyangkan hal hal buruk lagi.
Lambat tahun ku mulai sadar , berkat ketenanganmu , berkat sifatmu yang selalu jadi tombak utama untuk adanya sebuah kehidupan.
Terimakasih telah mengajarkanku arti dari sebuah proses perjalanan panjang.
Transit ku ini bukan akhir dari segalanya , bukan garis finish yang ku tempuh selama ini , bukan pula tujuan akhir pemberhentian ku. melainkan titik awal baru, sebuah momentum yang patut untuk ku jalani sampai aku menemukan titik henti ku nanti.
Jika nanti diperjalanan kau temui berbagai macam kejadian , cobalah hadapi dengan tenang dan bijak ya ka,
Ibadah Puasa Ramadhan 1440 H - Pemuda shafar