Pembaruan Hati
Aku sudah lama tidak menulis di sini. Rasa malas masih mendominasi pikiranku. Tapi keinginan akan suatu 'legacy' belumlah sirna. Sekilas aku membaca mengenai informasi profilku. Sepertinya ada hal yang harus aku ubah. Aku suka sekali mendefinisikan ulang diriku. Ini sama seperti sebuah update pada pemikiran. Banyak hal yang berubah sih memang. Ini pun hanya yang terekam dan kukehendaki untuk kubagikan. Yang tidak, jauh lebih banyak dan cepat. Kadang sampai lelah mengikuti diri ini. Sampai ke mana coba berubahnya. Tapi jika ke arah yang lebih baik, tidak masalah. Sama sekali tidak masalah. Apa yang aku ubah? Mungkin berkaitan dengan 'agama'. Aku tidak perlu menuliskannya di blogku. Mengingat itu masalah sensitif dan yang paling dinamis dalam hidupku. Ada banyak faktor sih. Tapi yang terbesar adalah 'faktor lingkungan'. Bagiku sekarang ya semua agama sama saja. Menyebalkan. Semua tetap kembali ke diri sendiri sih. Agama memang hanya sebuah 'alat'. Oleh karena itu, banyak hal yang telah aku posting, yang berhubungan dengan pemikiran, sudah tidak relevan kecuali apa yang aku tulis di profil. Aku memang sengaja tidak menghapusnya. Karena kupikir ini akan membantuku untuk melacak perjalanan pemikiranku. Aku sudah pernah menghapus banyak hal di FB gara-gara merasa tidak lagi seperti itu. Tapi aku sekarang menyesalinya karena aku jadi merasa terputus secara pemikiran. Kok bisa-bisa aku berakhir seperti ini? Jawabannya banyak yang hilang bersama dengan postingan-postingan tersebut. Dan untuk hal ini, aku tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Selain itu, aku juga mau membuat blog pribadi ini sangat pribadi dalam artian akan banyak karya-karyaku yang telah lama aku tulis ulang lagi di sini. Kebanyakan hanya puisi.
- 12 April 2020













