Ingin rasanya aku mengabadikan senyum indahmu di setiap bait puisiku.
Dicho Bima
seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia
seen from Canada

seen from Germany
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from Canada

seen from United States
seen from Tunisia

seen from United States

seen from United States

seen from Germany
seen from Romania

seen from Germany

seen from Canada
seen from United States
Ingin rasanya aku mengabadikan senyum indahmu di setiap bait puisiku.
Dicho Bima
Aku suka pelangi; pelangimu. Pelangi yang mengusir jutaan awan hitam di benakku.
Dicho Bima
Bukan apa. Aku hanya rindu. Itu saja.
Dicho Bima
Kau ungu yang seenaknya hadir nyamankan mataku. Tadinya, aku tak pernah suka ungu. Pun tidak pernah membencinya. Kau hadir. Kau ungu. Dan sepertinya aku suka padamu.
Dicho Bima
Senyumanmu sama kayak pembersih kacamataku. Membuat mataku lebih jelas memandang indahmu.
Dicho Bima
Selamat pagi, Agustus. Semoga kamu menjadi awalan yang bagus dan pengalaman yang baru bagi jiwa-jiwa rakus.
Dicho Bima
Laut seperti matamu. Sedang ombak seperti tatapmu. Luas dan menenggelamkan aku.
Capek Ngetik
Senyumanmu, lengkungan terindah yang nyamankan mataku.
Dicho Bima