Tentang Hujan
- Ayu Riskiyana (Gerimis Senja)
Hujan selalu berhasil membawa ingatan-ingatan yang sudah berlalu. Kenangan-kenangan manis dan pahit datang silih berganti bersama rinai hujan yang turun membasahi bumi. Aroma bau tanah membawa memori-memori yang sempat terlupakan, juga yang tersimpan rapi, kembali mengisi ruang dalam otak. Memaksa untuk dipikirkan, diingat dan dirasakan bahwa keberadaannya pernah ada. Itulah kenapa aku suka hujan, tetapi dibeberapa keadaan aku juga membencinya. Karna hujan mendatangkan banyak hal sekaligus, termasuk memori suka dan juga duka. Yang seharusnya terlupa kini hadir untuk diingat kembali. Yang seharusnya tak menimbulkan sakit, kini membuka luka perih yang menyiksa batin.














