Kenapa warna pelangi itu indah? Punya banyak warna. Coba warna itu nggak banyak cuma satu atau dua warna pasti nggak seru. Banyak nya warna yg d miliki pelangi itu kayak asin manisnya kehidupan ini. Itu berarti bukannya kita harus saling membenci atau saling menguatkan ego kita, justru kita harus banyak belajar dari banyaknya warna pelangi. Bukannya ada nya warna lain, adanya orang lain di dekat kita akan menambah warna baru dan semua yang baru bahkan kehidupan baru. Kalaupun warna itu berbeda atau kontras dengan warna yang kita punya bukannya itu akan melahirkan warna warna baru yang bisa menmbah warna dunia.
Kau ingin tahu mengapa aku memilih lebah sebagai hewan kesukaanku? Kamu tahu kan, lebah merupakan salah satu hewan yang membantu penyerbukan bunga. Selain itu, lebah juga menghasilkan madu yang sangat bermanfaat bagi manusia bahkan hewan lain juga membutuhkannya, sepeti beruang. Aku ingin seperti LEBAH, walaupun kecil tapi sangat membantu dan bermanfaat bagi makhluk hidup lainnya. Setidaknya, aku bisa bermanfaat bagi kedua orang tuaku.^^
Hidup emang ga selalu berjalan mulus Kadang harus nanjak, kadang harus terjerembab, kadang nangis, kadang tertawa terbahak bahak. Kadang ada yg nyinyirin hidup lo, kadang ada yg tertawa dalam susah lo Kadang ada yg gasuka lo bahagia, semuanya ada. Tapi peduli apa sama mereka,toh ini hidup lo Lo yg jalanin, lo yg lebih tau mana yg terbaik buat lo Ga usah ambil pusing. Hidup kan engga selamanya, ada saatnya kita menutup mata dan berakhir ditanah. Sendirian. So, lakukan yg terbaik selama nafas masih ada ditubuh lo. Ga usah deh ngurusin urusan orang lain, urusan lo aja blm tentu bisa lo selesain.. Nikmati hidup lo yg sebentar dan tidak selamanya :) Salam pagi, semoga kalian semua berbahagia dengan Hidup yg kalian jalanin .. #selamatpagi #salamhangat #selamatpagidunia #selamatpagiindonesia
"...Dan Kami jadikan sebagian kamu sebagai cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat." (Q.S. 25: 20)
perkara sabar memang sesuatu. sesuatu yang akan dibalas oleh sesuatu pula. bukankah apa yang kita tanam nanti itu pula yang akan kita petik. akan kita nikmati hasilnya.
bisa jadi bukan sekarang, bukan dalam waktu dekat. bisa jadi nanti, dalam masa depan, yang entah kapan. atau malah nanti di kehidupan yang kekal. tapi pasti akan di balas, pasti. karena Dia tidak pernah tidur.
cukup, tolong cukupkan dengan prasangka baik saja kepadaNya ya, hati. terus, selamanya, jangan sampai bosen. dengan begitu kamu akan dipenuhi rasa cukup. dengan begitu hatimu jadi jauh lebih damai, nyaman, dan tenang. karena semua itu bermula dari hati, ke pikiran, lalu jasmani. apapun yang kamu lakukan semua karena Allah. niat ibadah karena Allah.
aku lupa kapan sempet nulis begituan di hape dan begitu baca lagi rasanya pingin meleleh. hahaha. dan ya ini berkaitan dengan waktu. nggak cuma kali ini sih, tapi segala hal memang berkaitan dengan waktu. waktu yang tepat. yang masing-masing dari kita nggak tahu kapan persisnya waktu dan kesempatan itu akan datang.
tapi apakah akan datang? pasti datangnya selama kita terus bergerak, berusaha cari jalannya, sepelan apapun jalannya.
jalan yang nantinya mengantarkan kita ke jalan cerita untuk tahap hidup selanjutnya. dan jalan kali ini tentang jalan menjemput rezeki di bumi Tuhan. denger kata rezeki yang muncul pertama kali di pikiran pasti terkait pekerjaan dan penghasilan. padahal yang namanya rezeki orientasinya ga melulu tentang itu, tapi bisa juga berupa ilmu, wawasan, kesehatan, umur panjang, keterampilan, kecerdasan otak, kefasihan bicara, kesehatan, udara, hasil hutan, hasil tambang, air, apapunlah yang bisa diambil manfaat darinya.
untuk sebagian orang memang ada yang cepat proses penjemputan rezekinya dan yang butuh waktu lebih juga ada. semua sudah ada jalannya masing-masing.
dan untukku sendiri?
butuh waktu sekian ruwaaaatuuuuuus hari dari yang namanya kelar sidang. dan segitu hari bagiku bukanlah waktu yang sebentar. tapi gapapa. justru dengan hari-hari yang kemarin itu jadi dapet pelajaran yang berharga. sangat. banyak lagi. hehe. mungkin memang disuruh belajar dulu kemarin-kemarin, sebelum akhirnya tahu, mau apa, mau (di taruh) ke mana lagi setelah ini kira-kira (luar jawa? heeem bisa jadi), mau kaya gimana sekarang, besok dan selanjutnya.
ibarat maraton, ini masih deket garis awal, masih panjang lagi jalannya. tapi selama kita punya Tuhan, mau sejauh-mau sebelok-belok-mau sejelek apapun jalannya menurut kita sebenernya itu sudah jalan terbaik menurut versiNya buat kita. sungguh.
ada satu yang perlu diingat. sejauh apapun jarakmu nanti dengan rumahmu, keluargamu, teman-temanmu, kamu bakal bisa balik lagi kapan pun kamu mau. karena menurutku, sebenernya jarakmu dengan mereka itu dekat sekali. sedekat jarak keningmu dengan sajadahmu. itulah rumahmu.
dan rasa-rasanya, setelah ini intensitas postingan bakalan berkurang. drastis. tapi selama ada waktu luang yang lumayan nanti juga bakal nongol lagi. ngalay lagi. haha.
jadi, selamat jalan-jalan para kesatria di bumi Tuhan. semoga selamat sampai tujuan. dunia dan akhirat. semoga kita juga bisa ketemu ya, nanti. entah kapan. entah di mana. hehe.
" We keep moving forward, opening new doors, and doing new things, because we're curious and curiosity keeps leading us down new paths." - Meet the Robinsons