Dia kuat; bukan karena imunnya, bukan karena olahraganya, bukan karena makan sehatnya. Dia kuat karena-Nya. Hanya karena-Nya. Tak lantas sakit atau lelah jiwanya karena tak pernah hatinya, diizinkannya demikian. Cinta pada-Nya, pada nabi-Nya, pada firman-Nya; membuatnya tangguh dan kuat.
Hebat, ya? Iya. Tapi hebatnya dia, sebab dihebatkan Dia. Jangan lupa :)











