Returning to hiatus until I graduate (hopefully) in May... wish me luck

seen from Australia
seen from Finland
seen from United States
seen from United States
seen from Netherlands
seen from Netherlands
seen from Türkiye
seen from United States
seen from China
seen from Philippines

seen from Finland

seen from United States
seen from Finland

seen from Finland
seen from United States
seen from Uruguay

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from Vietnam

seen from Poland
Returning to hiatus until I graduate (hopefully) in May... wish me luck
Meant to post these last week but here are some progress renders from last and current week of low poly environment model. A lot of it was trying to get the lighting right before continuing on through the scene and then fighting with physical sun and sky for ten years.
:3 - 110114
Aku (A) : Emang kapan udah bisa pendadaran?
Orang (O) : Kalo ga salah, akhir bulan X, sih. Kamu? Gimana? Jadi Februari?
A : Enggak, Mei, Insya Allah.
O : Ooh. Kenapa?
A : Kesandung analisis data. :3
O : Emang sulit po?
A : ^%*((_)()&%$#$%&(*(!@! Begitulah. :3
Mihihi. Low profile. Nyelem sampe dasar lautan. Dan pada suatu ketika, di saat yang tepat, tiba-tiba njedul ke permukaan, meroket ke langit, terus hilang ditelan awan-awan di atas sana. #yeahyeah Dan postingan ini ga jelas banget. Mungkin gara-gara stok liburan masih lumayan banyak (10 hari), dan aku ga pulang-pulang padahal disuruh pulang. -_- Oh, aku pengen pulang. :( Atau ke mana, kek, dolan gitu. -_- Intinya : aku lagi bosan. Biarin, dah, itu awal sama akhir postingan ga nyambung banget. #wekekek #absurd -_-
Obrolan Seru Usia Kita
Cast: Neng A, neng D, dan neng C
Ujian Diskret sore kali ini berlanjut dengan niatan mengerjakan tugas dasmat yang harus dikumpulkan besok jum'at. Namun karena stuck, jadi dibumbuhi dengan ngobrol ini dan itu. Sampailah pada mereka membahas tentang topic yang lagi booming saat rata-rata orang menginjak umur 20an tahun, ups.
Awalnya muncul perkataan dari neng C "horee...aku ikut SPN"
*lagaknya begitu, gembira banget, padahal ya biasa saja, biar neng A dan neng D interest hhe. Jadi sebelumnya neng C pernah ngajakin beberapa temen untuk ikut SPN alis Sekolah PraNikah. Tapi sepertinya tanggapan juga belum begitu bagus. Dan kondisinya, pendaftarannya pun sudah ditutup karena kuota sudah penuh.
Kembali yang tadi...
Setelah bilang seperti itu, lalu neng A dan neng D jadi pada penasaran. Gimana acaranya, transfer materi dan ilmunya, bla bla bla.
Lalu nyeletuk lagi.."Aku pernah baca sebuah blog, yang intinya, dia itu pengen nikah dengan alasan, yang pertama, menikahi orang yang dicintai dan mencintai dia. Cinta disini itu maksudnya kecenderungan, bukan cinta pada pandangan pertama, tapi kecenderungan atau rasa ketertarikan. Yang kedua yaitu orang yang membuat dirinya jadi tenang, sampai-sampai tidak ada kekhawatiran sedikitpun nanti mau makan apa, tingggal dimana, entah miskin atau kaya bla bla bla intinya tenang gitu.."
Langsung disusul neng A nyeletuk juga..."Dulu ayahku prosesnya dengan ibuku juga gitu..."
lalu ditambah lagi neng D nyambung tentang bapak dan ibunya.. "Bapakku dulu suka nganter Simbah ke sekolah. Nah, Ibuku itu satu sekolah dengan Simbah ngajar. Hari berganti hari, jadi sering lihat Ibu di sekolah. Lama-lama jadinya mau dikenalkan dan tidak ada proses pacaran dulu".
Tidak hanya itu, obrolan kali ini begitu panjang dan lebar dan melupakan tugas dasmat yang harus dikumpulkan besok :D
kalau bahas tentang topik ini serasa lebih menarik dibanding mengerjakan tugas dasmat hha aku kira tidak ada yang lebih menarik dibanding masalah pembuktian. eh
Sore itu ditutup dengan obrolan yang menarik dibahas di usia kita sekarang. Yup, usia semester 9 :)
Solo, 28 Nopember 2013 Dian Chusna
Saya mahasiswi semester 9..
Haaaai.. Apa kabar?? Sehat?
Yah, saya semester 9, saya tidak bisa bilang kalo saya tidak malu dengan "prestasi" yang saya capai sekarang, disaat teman-teman saya sudah bekerja, atau sedang melanjutkan ke sekolah pasca sarjana, atau yang sedang menyusun rencana selanjutnya.. saya bahkan belum menyelesaikan Bab III saya.. Sedih juga..
Sedih saya bukan hanya karna malu tapi karna saya mengecewakan orang tua saya.. Setiap anak ingin membuat kedua orang tuanya bangga tapi saya belum bisa.. Maafkan anakmu..
Sedihnya juga kalo udah diomongin orang, mulai dari kata-kata orang lain sampai tatapan orang lain.. Terlepas mungkin saya yang sensi, yaah manusia..
Tapi yasudahlah yaa.. sedih dan malu terus tidak akan membuat skripsi saya selesai.. Harus tetap semangat dan berusaha saja.. Daaan banyak berdoa.. Biar g ada pikiran yang macam-macam..
Siapapun diluar sana yang punya keadaan yang sama dengan saya, ayoo kita semangat.. Diseleseinnya sedikit sedikit juga g papa, semampu kita aja, dan jangan menyerah.. yang penting semangat dan optimisnya.. Rajin bimbingan juga penting.. Ayo ayoooo.. Kita pasti bisa.. InsyaAllah..Aminnnn ya Allah..
"Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.."