Anthology,
Tanpa kau sadari, kamu adalah anthology-ku. Yang melebur dalam rindu dan menyatu dalam temu. Sukar terdiferensiasi.
Kamu adalah sajak-sajak indah yang berbait rapi disetiap tulisan. Berakhir dengan rima yang seirama. Prosa yang terangkai sedemikian rupa, bahkan melampaui karya tulisan terbaik di dunia.
Kamu adalah kalimat utama diantara kalimat imbuhan lainnya. Menjadi jawabanku sebagai paragraf dan cerita yang panjang.
Kamu adalah partikel yang menyublim menjadi sesuatu yang akan ku genggam erat nantinya. Tak akan kubiarkan menguap, tak akan kubiarkan mencair.
Kamu adalah rintik hujan yang jatuh diantara badai deras. Dan aku rela menjadi pasir yang akan meredam jatuhmu, mengurangi rasa sakitmu.
Kamu ... Adalah tempat tujuan terakhir. Lalu, aku menjadi seseorang yang tidak ingin mencari jalan keluar dan akan terjebak disana selamanya.
Kamu adalah anthology-ku, dan Aku adalah tulisanmu.
Btw, kapan kita akan bertemu? :)












