#Repost @kikiknyakamu ・・・ Away bandung atiati ng dalan dulur. Bonek wani tertib🐊 #awaydays #bonekdriyorejonekad #supporterpersebaya #bonekwanitertib #supportyourlocaltime #supporterhitsindonesia #officialarekbonekpersebaya #salamsatunyaliwani

seen from United States
seen from United States
seen from Mexico
seen from United States
seen from United States

seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from Australia

seen from United States
seen from Mexico
seen from Indonesia
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from Germany

seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from Indonesia
#Repost @kikiknyakamu ・・・ Away bandung atiati ng dalan dulur. Bonek wani tertib🐊 #awaydays #bonekdriyorejonekad #supporterpersebaya #bonekwanitertib #supportyourlocaltime #supporterhitsindonesia #officialarekbonekpersebaya #salamsatunyaliwani
HAPPY PERSEBAYA DAY💚💚💚 "Sepakbola bukan hanya cara menendang bola, dan mempunyai pemain yang baik dengan talenta yang luar biasa. Sepakbola adalah budaya, dan untuk mengembangkannya kita juga harus mengembangkan filosofi" (Joan Laporta). --- Dalam perspektif psikologi, olahraga sepakbola relatif kurang mendapat sentuhan. Bukan, bukan karena kurangnya kesadaran pelaku olahraganya tentang pentingnya 3 pilar dalam olahraga ini (fisik, medis, psikis). Namun karena kompleksnya sepakbola itu sendiri. Dimana kompleksnya? Pertama, sepakbola adalah kultur. Sebuah budaya yang mewakili spirit dari kelompok yang memainkannya. Ini juga yang membuat ada banyak sekali klub dengan kekhasan identitas yang mewakili daerah. Persebaya adalah tim dengan sejarah panjang dan kuat. Memainkan sepakbola di tim ini setara dengan berperang, mati-matian di lapangan, habis-habisan. Persis seperti saat arek-arek Suroboyo mengalahkan Inggris di medan pertempuran. Kedua, sepakbola dalam sudut pandang manajemen. Ada 24 pemain, tim pelatih, offisial, manajemen tim. Belum ditambah staf lainnya. Mengelola sepakbola harus siap secara fisik mental dan finansial. Tentu harus matang dalam organisasi. Ketiga. Ini yang paling penting. Hakikat bermain sepakbola adalah 'bermain' itu sendiri. Coach Alvredo pernah mengatakan: "Jika kalian kalah, salahkan saya. Saya hanya ingin kalian bermain lepas di lapangan". Kalimat tersebut menegaskan bahwa prestasi dan juara adalah hal yang harus diraih bersama-sama dengan rasa cinta dalam memainkan olahraga ini. Mainkan bolanya! 3 aspek diatas hanya seiris kecil dari serunya membahas sepakbola. Namun yang jelas, memainkan sepakbola harus memiliki fondasi dan filosofi bermain yang kuat serta diiringi rasa bahagia dan memiliki permainan ini. Belonging jika meminjam istilah psikologis. Jayalah Persebaya! Salam Satu Nyali, WANI! Repost : @afifkhalif 📷 : ahmad khusaini/jawa pos #persebayaday #persebaya #surabaya #bonek #supporterpersebaya #footbalculture #sportpsychology #wani From @supporter_persebaya
#Repost @supporter_persebaya (@get_repost) ・・・ Persebaya sedang berjuang mengembalikan reputasi sebagai klub sepak bola yang disegani. Sebuah sejarah kelam telah dilewati dan semoga tidak terjadi di klub lainnya. Persebaya sudah lolos 16 besar Liga 2 dengan masih menyisakan satu pertandingan lagi. Begitupun dengan Bonek. Tempaan selama lebih dari lima tahun ke belakang membuat Bonek bisa belajar dan mendapatkan karakter yang jauh lebih kuat. Karakter yang terbentuk secara bertahap dan penuh dengan jalan berliku. Tidak ada leader tapi kebersamaan terjalin sangat kuat. Kembalinya Persebaya harus diakui juga ada faktor Bonek yang sangat besar. Belum cukup ujian Bonek saat Persebaya sudah kembali. Masih ada daerah yang para pemangku keamanannya menolak kehadiran Bonek untuk mendukung Green Force. Bonek menyikapinya dengan elegan. Dan Bonek membuktikan bahwa masa lalunya menjadi pelajaran yang sangat berharga. Persebaya dan Bonek menjadi satu kesatuan utuh. Saat acara Meet and Greet di sebuah mall membuktikannya. Ribuan bonek memenuhi atrium mall tersebut. Citra dan stigma negatif selama ini sedikit demi sedikit terkikis. Memang belum semuanya menjadi lebih baik. Butuh proses. Presiden klub Persebaya, Azrul Ananda, kemarin bertemu dengan Kepala Staf kepresidenan, Teten Masduki. Entah dalam rangka apa, namun ada pernyataan menarik dari Teten. Ada apresiasi positif untuk Persebaya dan Bonek. Tentu hal di atas menggembirakan bagi Bonek dan Persebaya. Setelah selama sekian tahun tidak diakui lembaga resmi sekalipun. Tetapi ini juga menjadi tantangan tersendiri. Janganlah lengah terhadap pujian. Berbagai manuver bisa saja dimainkan oleh yang tidak suka Persebaya dan Bonek. Jadi tetap waspada dan mawas diri menjadi hal yang wajib. "Nama Persebaya dan Bonek sudah diperbincangkan di level istana negara dalam citra yang positif. Masih adakah dari Bonek sendiri yang akan mencederainya? Semoga tidak. Mari sosialisasikan bahwa Bonek berproses menjadi lebih baik lagi. #repost @emosijiwakucom #persebayaselamanya👊 #bonek #arekbonek #supporterpersebaya #persebayasurabaya #supporter #surabaya #salamsatunyaliwani👊
Silakan Ganti PP IG Dengan Gambar ini dulur 🇲🇨 Mari kita Kompak Dukung Timnas Indonesia 👊 *Seng wes di ganti komen dulur 👌* . INDONESIA vs Malaysia KO pk 19.45 Live SCTV Std Shah Alam . AYOOOO GARUDAA MUDAA 🔥🔥 Wajib Menang! 🙏 . #SupporterPersebaya #GanyangMalaysiaDay #TimnasDay #Timnas #Indonesia #TimnasIndonesia #IndonesiaJuara #IndonesiaBisa
Persebaya Terancam Tanpa 2 Pemain Pilar Saat Ladeni Persatu Persebaya Surabaya terancam tidak bisa diperkuat Oktavianus Fernando dan Misbakus Solikin saat dijamu Persatu Tuban di Stadion Loka Jaya, Tuban, Senin (28/8/2017). Keduanya kemungkinan ditinggal karena belum juga sembuh dari cedera. Solikin mengalami bengkak pada kakinya sedangkan Ovan, sapaan akrab Oktavianus, sedang didera cedera lutut. Keduanya memang sudah memasuki masa penyembuhan pascates Magnetic Resonance Imaging (MRI) pada Senin (21/8/2017) lalu. Namu, hingga kini dokter tim belum merekomendasi keduanya bisa turun saat melawat ke markas Persatu. "Sudah dicek, tinggal masa penyembuhan. Mereka juga sudah menjalani fisioterapi," ujar Manager Persebaya, Chairul Basalamah, Kamis (24/8/2017). Chairul belum bisa memastikan apakah keduanya bisa diturunkan. Saat ini Persebaya masih menunggu hasil tes lanjutan. "Kami masih belum tahu. Kami ingin memastikan bahwa pemain kami benar-benar fit untuk dimainkan," kata Chairul. "Kami tidak ingin memaksakan apalagi nanti jasa keduanya sangat kami butuhkan saat di babak 16 besar," tambah pria yang akrab disapa Abud tersebut. Lebih lanjut, Chairul memperkirakan bahwa kepastian keduanya bisa dimainkan atau tidak bisa dilihat hari Sabtu (26/8/2017) mendatang yaitu sehari sebelum keberangkatan tim ke Tuban. "Kemungkinan Sabtu kami akan pastikan mereka akan dibawa atau tidak. Kalau sudah ada informasi lebih cepat akan lebih baik. Setidaknya tim pelatih Persebaya bisa menentukan apa yang harus dilakukan dan siapa yang bisa menggantikan bila keduanya tidak main," ucap Chairul. #SupporterPersebaya #Surabayafans27 #Berita #Persebaya
#Repost @_albastomy (@get_repost) ・・・ Mebudayakan culture Away days 🚛 #persebayaday #persebayafans #supporterlocalid #supportyourlocalteamid🇲🇨 #supportyourlocalteam #supporterpersebaya #awaydays #estafet
EJ – Nonton bareng (nobar) partai Indonesia melawan Vietnam cabang sepak bola Sea Games 2017 di Warkop Pitulikur Selasa malam (22/8) terasa spesial. Nobar yang dihadiri tak kurang dari 500 orang itu kedatangan orang nomor satu Jakmania, kelompok suporter klub ibukota Persija Jakarta. Ya, Ketua Umum Jakmania, Ferry Tauhid Indrasjarief ikut menyambangi warung yang biasa menjadi tempat berkumpulnya Bonek. Kunjungan ini setelah Persija bertandang ke Madura sehari sebelumnya. Ia bersama Bonek menyaksikan keseruan laga hingga usai. Bung Fery, begitu panggilan akrabnya, terlihat berbincang santai dengan salah satu koordinator Bonek Andi Kristianto atau lebih dikenal dengan Andie Peci. Hubungan Bonek dengan Jakmania selama ini bagaikan roller coaster. Di tengah panasnya dunia suporter di pelbagai daerah, pertemuan ini tentu saja memberi angin sejuk. Proses yang telah berlangsung lama antara Bonek dan The Jak secara perlahan menuju hubungan lebih baik. Tanpa melibatkan birokrasi, federasi, atau pun aparat, hubungan suporter bisa cair. Atas kunjungan Ketum Jakmania, Andie Peci berharap hubungan baik antara kedua kelompok suporter ini bisa terus langgeng dan abadi. “Karena sejatinya mencairnya hubungan suporter bersumber dari kerelaan hati dan ketulusan tindakan,” tulis Andie Peci dalam satu postingan di media sosial. Partai dua rival berlangsung seru dan panas diselingi kartu merah untuk Hanif, gelandang Timnas. Tak ada pemenang antara dua kesebelasan yang bertanding. Meski begitu, yang menjadi pemenang malam itu adalah suporter sepak bola. (bim) "Salam Seduluran Saklawase" Repost: @emosijiwakucom #bonek #bonekmania #thejack #thejackmania #persebaya #persebayasurabaya #persija #persijajakarta #surabaya #jakarta #indonesia #indonesiasupporter #indonesiasupporters #supporter #supporterpersija #supporterpersebaya
#Repost @rzkyyr_ (@get_repost) ・・・ You're stand in tribune🙌 Mengawalmu sang pahlawan🐊 #supportyourlocalteam#supporterpersebaya#surabayafans27#supporterhits#supportpersebaya#emosijiwaku#ultrasid#extremehooligans#nord27#noracism