Alat Laboratrium Biologi
Mikroskop cahaya
Fungsi
Memperbesar objek kecil (sel, jaringan, mikroorganisme) hingga 1000x menggunakan cahaya dan lensa optik.
Cara penggunaan
Letakkan preparat di meja objek, mulai dari lensa perbesaran terkecil (4x atau 10x), atur fokus kasar lalu halus, tambah perbesaran sesuai kebutuhan.
Keamanan & perhatian
Jangan sentuh lensa dengan jari
Simpan dengan penutup debu
Bawa dengan dua tangan saat memindahkan
Matikan lampu setelah digunakan
2. Gelas ukur
Fungsi
Mengukur volume cairan secara akurat. Tersedia dalam berbagai ukuran (10 mL – 2000 mL).
Cara penggunaan
Letakkan di permukaan datar, tuang cairan, baca skala sejajar dengan meniskus bawah cairan.
Keamanan & perhatian
Jangan panaskan langsung
Periksa retakan sebelum digunakan
Gunakan dengan hati-hati agar tidak pecah
3. Erlenmeyer
Fungsi
Menampung, mencampur, dan memanaskan larutan. Bentuk kerucut memudahkan pengadukan tanpa tumpah.
Cara penggunaan
Isi tidak lebih dari 2/3 kapasitas. Saat memanaskan, gunakan kasa asbes dan kaki tiga.
Keamanan & perhatian
Gunakan penjepit saat memanaskan
Jangan tutup rapat saat dipanaskan
Pastikan tidak ada retakan
4. Tabung reaksi
Fungsi
Mereaksikan bahan kimia dalam jumlah kecil, menampung sampel, atau uji kimia sederhana.
Cara penggunaan
Isi maksimal 1/3 tabung, pegang dengan penjepit saat dipanaskan, arahkan mulut tabung menjauhi wajah.
Keamanan & perhatian
Selalu arahkan mulut tabung menjauhi orang
Gunakan penjepit tabung
Jangan memanaskan tabung tertutup
5. Pipet tetes
Fungsi
Memindahkan cairan dalam jumlah sangat kecil (tetes demi tetes) untuk percobaan atau pewarnaan.
Cara penggunaan
Tekan bola karet sebelum masuk cairan, lepaskan perlahan untuk menghisap, teteskan ke tempat yang diinginkan.
Keamanan & perhatian
Jangan hisap dengan mulut
Bilas setelah digunakan
Jangan simpan cairan di dalam pipet
6. Pinset
Fungsi
Memegang, memindahkan, atau menempatkan benda kecil (sayatan, preparat, organisme kecil) dengan presisi.
Cara penggunaan
Jepit objek dengan ujung pinset, tekan secukupnya — terlalu kuat bisa merusak spesimen.
Keamanan & perhatian
Sterilkan sebelum dan sesudah penggunaan
Jangan gunakan untuk bahan panas
Simpan dalam keadaan bersih
7. Kaca preparat
Fungsi
Tempat meletakkan spesimen untuk diamati di bawah mikroskop. Kaca penutup melindungi spesimen dan lensa.
Cara penggunaan
Letakkan spesimen di tengah kaca, tetesi akuades, tutup perlahan dengan kaca penutup (hindari gelembung udara).
Keamanan & perhatian
Tepi kaca sangat tajam, hati-hati
Buang di tempat khusus kaca pecah
Jangan menekan kaca penutup terlalu keras
8. Spatula
Fungsi
Mengambil, memindahkan, dan mencampur bahan kimia padatan atau serbuk.
Cara penggunaan
Gunakan ujung spatula untuk mengambil bahan padat, taruh di wadah timbang, bersihkan setelah digunakan.
Keamanan & perhatian
Jangan gunakan untuk bahan korosif tanpa sarung tangan
Bersihkan segera setelah digunakan
Gunakan spatula berbeda untuk bahan berbeda
9. Pembakar bunsen
Fungsi
Sumber panas untuk memanaskan larutan, mensterilkan alat, dan membakar bahan dalam percobaan.
Cara penggunaan
Pastikan selang gas terpasang rapat, buka keran gas sedikit, nyalakan dengan korek api dari sisi, atur api melalui cincin udara.
Keamanan & perhatian
Jauhkan dari bahan mudah terbakar
Jangan tinggalkan menyala tanpa pengawasan
Ikat rambut panjang
Matikan segera setelah selesai
10. Kaki tiga
Fungsi
Penyangga peralatan gelas saat dipanaskan di atas pembakar bunsen. Digunakan bersama kasa asbes.
Cara penggunaan
Letakkan di atas pembakar bunsen, pasang kasa asbes di atasnya, baru letakkan gelas yang akan dipanaskan.
Keamanan & perhatian
Pastikan stabil sebelum menaruh beban
Jangan pindahkan saat masih panas
Periksa kondisi kaki tiga sebelum digunakan









