#nasilemak #daging #sambaludang #telurseparuh #tehpanas (在 卖家专页宣传区&买家店铺推荐区&文章句子分享与宣传区) https://www.instagram.com/p/Bqa-oNIgDim/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=lrhm0duweh1q


#iwtv#interview with the vampire#the vampire armand#assad zaman#amc tvl



seen from Netherlands
seen from Netherlands

seen from United States
seen from Netherlands

seen from United States
seen from Sweden

seen from Germany

seen from Germany
seen from United States
seen from Germany

seen from United States
seen from Germany

seen from France

seen from Germany
seen from Yemen

seen from Russia

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Germany
#nasilemak #daging #sambaludang #telurseparuh #tehpanas (在 卖家专页宣传区&买家店铺推荐区&文章句子分享与宣传区) https://www.instagram.com/p/Bqa-oNIgDim/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=lrhm0duweh1q
#卤面 #tehpanas (at 旺得福茶室 KEDAI KOPI Wondeful) https://www.instagram.com/p/BoEWK26FlC_/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=qhfhi2qbndxx
Kupat tahu Terkenal pisan deh.. Sampe antriiiii banget.. Ciri khas ya kerupuk pink nya itu. #kupattahu #instafood #foodporn #foodgram #hottea #tehpanas #kupat #kupatsayur #indonesianfood #yummy (at GI #garduinduk Cikalong)
#tehpanas #gelas #rm3 一杯Teh Panas Gelas RM3 噢~(在 Jalan dewa 好吃街)
[From Left to Right] These are the look of me seeing tehpanas; first look - “oh bole juga ni orang, Beb.” & second look - “e deketin ga ya..” #sorrynotsorry 😂 #haus #tehpanas #syikatbeb
Angkringan Mba Vir Jl. Affandi Gejayan No. 10 Mrican, Caturtunggal, Depok, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 0818-289-600 https://goo.gl/maps/vzhTY5WNJuj #ngeteh #tehpanas #tehmanis #tehtawar #teatime #morningbreak #istirahat #nongkrong #ngobrol #sarapan #breakfast #santai #tenang #nyaman (di Angkringan Mba Vir)
sarapan dulu biar nda sarap!!! aselik ini nasi uduk rasanya ajib bener dah ah.. #sarapan #sarapanpagi #nasi #nasiuduk #ayamgoreng #palaayam #ampela #ampelagoreng #sambel #sambelkacang #teh #tehpanas #tehpahit #tehpahitpanas (at Nasi Uduk SukaHati)
TEH PANAS UNTUK DUNIA
Aku awali hari ini dengan memesan teh panas di warung makan. Beberapa saat kemudian teh panas yang kupesan datang. Satu tegukan untuk pemanasan tubuh pikirku. Namun satu teguk dua teguk aku makin merasa aneh. Setidaknya jeda waktu antara aku memesan teh panas dan datangnya serta saat aku meminumnya tidak lebih dari satu menit, tapi ekspektasi panas yang kumaksud dalam pesanan teh panasku tidak ada. Aku diberikan teh hangat oleh pemilik warung. Kuingat lagi beberapa saat yang lalu, bukankah aku memesan teh yang disajikan panas bukan hangat? Teh adalah satu dari beberapa minuman umum untuk mengawali hari, disamping kopi dan air biasa. Minuman ini menjadi minuman yang selalu dipesan setelah makan, yang aku curigai adalah minuman alternatif terakhir bila kebingungan memilih minuman penyudah aktifitas makan. Beberapa jenis teh yang disajikan biasanya teh panas, teh hangat, ataupun es teh. Entah itu manis atau pahit. Namun kejadian pagi tadi membuatku berpikir tentang kebutuhanku akan esensi minuman teh panas yang disajikan hangat. Salah satu fungsi yang ingin secara tidak langsung kuutarakan adalah sebuah minuman yang tidak terlalu berat untuk mengawali pagi namun bisa dinikmati dalam jangka waktu yang lama untuk bisa selalu mendatangkan sebab dan akibat dari pemesanan minuman tersebut, sampai pada tegukan terakhir yaitu menghangatkan badan. Beberapa pikiran mencuat tentang sebuah perkara yang aku munculkan, beberapa sangat negatif. Apakah ini adalah cara yang sangat halus dan secara tidak langsung ingin diutarakan oleh pemilik warung untuk segera menyudahi nafsu dahagaku dan mengusirku? Aku awali saja dengan yang terburuk. Namun aku juga berpikiran apakah ini merupakan langkah yang dibuat oleh pemilik warung untuk tidak membuatku menunggu sambil menderita karena dahaga agar aku bisa langsung segera meminumnya. Aku tidak tahu karena aku tidak memberanikan diriku bertanya kepada pemilik warung. Namun menurutku ini adalah masalah esensi yang selalu mengganggu. Bagaimana jika ini bukan hanya sebuah permasalahan perasaan pribadi pemilik warung dengan pelanggannya yang menjunjung tinggi ketepatan pesanan, meski kadang sering tipe pelanggan seperti ini menjengkelkan. Esensi adalah mencakup latar belakang, tujuan, dan efek hasil yang diinginkan dari orang yang menginginkan itu. Teh panas adalah objek sebuah keinginan dari berbagai sebab sehingga dipesan. Panas tidaknya sebuah teh mencakup berbagai latar belakang dari mulai masa lalu, masa kini hingga masa depan, tergantung dari diri sendiri atau lingkungan. Hangat tubuh dan mampu menikmatinya dalam jangka waktu yang lama adalah permasalah teknis yang bukan merupakan keinginan publik namun termasuk dalam kategori kenikmatan gaya hidup. Di sinilah masalah yang terjadi adalah perubahan esensi sebuah objek yang mengakibatkan terganggunya harmoni antara keinginanan dan latar belakang. Dengan tersajinya teh secara hangat maka jangka waktu menikmati menjadi lebih pendek, sebuah efek hangat dan rasa menikmati menjadi berkurang karena bila esensi panas hilang maka beranjaklah kaki seorang pemesan karena dirasa tujuannya telah tercapai atau tidak sama sekali. Bila melihatnya lebih jauh, terpaut dari pemesan itu sendiri, maka ini adalah masalah selera dalam kategori umum. Apakah sebuah pemahaman praktis dalam lingkup pragmatis sudah merasuki babakan selera minuman teh? Toh juga hal seperti ini tak pernah kutemukan dalam setiap kutipan cerita masa lalu. Memesan minuman panas yang disajikan hangat pada akhirnya adalah sebuah adaptasi gaya hidup untuk menuruti kepraktisan dan kepraksisan masyarakat masa kini. Memesan minuman adalah keformalan dalam lingkup pertemuan. Paham liberalisme yang mendukung keindividuan serta masa global sekarang yang memberlakukan semua serba cepat dan praktis, pembuatan teh saja membuat esensinya bukanlah menikmati minuman namun hanya sebatas pelepas dahaga. Akhirnya teh yang sudah menjadi dingin dengan sangat cepat itupun tidak aku habiskan. Kubayar ganti rupiah harga minuman “pesananku” itu sambil kuberjalan cepat. Aku masih butuh teh panas.
-Dhimas Iman Galih Wicaksono.
Indekos Ceria, Janti; Jum’at, 2 Desember 2016; Pukul 02.50 WIB.