Aku Mau... . . . Kata tersebut menjadi bahasa ekspresi untuknya. Awalnya ia menghubungakan kata tersebut dengan benda yg ia inginkan, kemarin ada cerita 'unik' dr seorg pengajar yg ku titipi untuk mendampingi dirinya. Kata beliau, "tadi raihan bilang, aku mau atifah fauzia". Pertama kali mendengar cerita itu, hatiku berguman 'andai saja sepasang telingaku mengkap suaranya saat itu'. Alhamdulillah, aku mau bukan hanya berhubungan dengan benda yg ia inginkan tapi juga mampu dihububgkan dg seseorang yg kau inginkan. . . . πππππππππππππππ Sejenak ku menerka langit, memutar salah satu masa hebatku. Aku melakukan apa yg raihan lakukan, ku adukan apa2 benda yg kuinginkan, apa2 yg ingin kulakukan, apa2 pun ku bagikan pada sepasang telinga tersebut. Ku berbagi banyak hal, hingga ku lupa tuk memandang dengan seksama. Ku lupa sepasang telinga itu tak tepat untuk menjadi tempat ku berbagi hal2 menakjubkan dr tiap masa2 hebatku. ~ Masa hebat itu tiba, ku harus mulai melatih diriku. Melakukan hal yg tidak biasa ku lakukan, meninggalkan sesuatu yg harusnya sudah ku lakukan sejak dulu. Allah Maha Baik, disaat aku dalam kondisi terburuk sekalipun, Dia tetap memandang, mendengarkan dan menemani tiap tapak langkahku. Tak ada rahasia antara aku denganNya, tak ada lagi kisah yg tak terbagikan denganNya. Dia menjadi pendengar pertama kisahku. Atas izinNya, semua menjadi lebih baik dengan motivasi Ibu, selipan hikmah dr bapak dan teman2 yg serasa dg ku. ~ Semakin jauh ku dibawa pada masa baru. Ku tak boleh terlalu fokus dg apa2 yg ku inginkan. Aku tak memiliki keilmuan masa depan tuk menyatakan bahwa yg ku inginkan tepat dan baik untukku. Dalam kata kerja 'berusaha' yaitu tawakal ada kata sabar, bukankah itulah seorg muslim. Ia tawakal tuk memperoleh apa yg diinginkan dan ia bersabar tuk ridho dg segala yg Allah berikan untuknya. . . . πMengambil peran menjadi guru untuk siswa berkebutuhan khusus, bukan hanya mengajakku belajar ttg pendidikan guru, perkembangan anak, parenting tapi juga menjarkanku untuk mengasah diri menemukan hikmah2 dari tiapa masa yg telah dilalui. Mengasah diri tuk selalu mendekat padaNya, taqarub Illallah. #temanbelajar #jangansalahfokus