Gelap
Manusia selalu dihadapkan pada sisi gelap. Ketika kita kecil, kita takut gelap. Bukan karena kondisi gelapnya yang kita takutkan, tapi kita takut sama hantu atau monster yang ada dalam suasana gelap.
Gak beda jauh sebenernya ketika kita dewasa. Kegelapan itu masih menghantui kita. Bukan takut karena hantu atau monster lagi pastinya. Gelap dalam rupa kesepian, kekecewaan, penolakan, pengkhianatan, penyesalan. Bahkan jauh lebih menyeramkan.
Tapi, sekali kita berhasil melewati semua kegelapan itu, kita akan terbiasa menghadapi gelap, bisa mengontrolnya, bisa menemukan tombolnya. Kita tau cara menyalakan lampu, menemukan titik terang dari kegelapan. Hingga kita tersadar, bahwa kita gak sendirian menghadapi kegelapan ini.
Potret Memori | Jakarta, 14 September 2020












