Dari serial ini baru tahu makna bendera yang dibuat zionis
seen from South Korea
seen from Brazil
seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Australia
seen from Uruguay
seen from China
seen from China
seen from Yemen
seen from France

seen from Latvia
seen from Yemen

seen from United States

seen from Australia
seen from Australia
seen from Germany
seen from Estonia
seen from Portugal
seen from Paraguay

seen from Latvia
Dari serial ini baru tahu makna bendera yang dibuat zionis
Reposted from @shifrunn . 72 Kapal Al-Fatih dipindahkan dari Selat Bosphorus ke Selat Tanduk melalui Pegunungan Galata dalam waktu satu malam. Pengepungan ini terus berlanjut sampai dengan tanggal 18 Jumadal ula 857H/27 Mei 1453 . Sebuah keajaiban strategi perang, 72 kapal diangkat dari Selat Bosphorus ke Teluk Tanduk Emas dalam waktu 1 malam! Itulah tekad dan kekuatan kaum Muslim yang meyakini janji Allah . Sangat sulit dibayangkan, namun dilakukan oleh pasukan Sultan Mehmed II. Strategi diluar kebiasaan, element of surprise sebagaimana selalu Rasulullah contohkan . Jangan berkata tak mungkin sebelum mencoba, dan semakin berat yang harus kita tuntaskan, semakinbesar pula hadiah yang Allah siapkan . Maka ia meminta seluruh pasukannya bermunajat pada Allah, menjauhkan diri dari maksiat, bertahajjud pada malam harinya dan berpuasa pada esok harinya . Pada haris Selasa, tanggal 20 Jumadal ula 856H/29 Mei 1453, serangan terakhir dilancarkan, dan sebelum Ashar, al-Fatih sudah menginjakkan kakinya di gerbang masuk konstantinopel . Berakhirlah pengepungan selama 52 hari lamanya dan penantian panjang akan janji Allah selama 825 tahun lamanya. Konstantinopel dibebaskan kaum muslim melalui tangan Al-Fatih! . Bayangkan, kekuatan seperti apa yang bisa menjaga semangat, persatuan, dan kesabaran selama 52 hari perang dan lintas generasi dalam 825 tahun lamanya? . Kekuatan seperti apa yang dapat menjadikan anak muda berumur 23 tahun menaklukan sebuah peradaban besar? . Inilah yang dinamakan kekuatan percaya pada janji Allah dan bisyarah rasul-Nya. Kemampuan melihat tidak dengan mata tetapi dengan keimanan, kekuatan yang melebihi apapun, Beyond the Inspiration . They believe in something that can’t be seen by eyes! Allahuakbar! . 🎥@shifrunn 📢@felixsiauw . #alfatih1453 #alfatih #konstantinopel #1453 #turkiutsmani #bisyarah #khilafah #shifrun #ufs #felixsiauw #ustadzfelixsiauw #radikalisromantis #ramadhan #jihad #dakwah #PerinduKejayaanIslam https://www.instagram.com/p/B7gT_hOBRQf/?igshid=99dxcn39bwcb
Reposted from @shifrunn - 72 Kapal ® . 72 Kapal Al-Fatih dipindahkan dari Selat Bosphorus ke Selat Tanduk melalui Pegunungan Galata dalam waktu satu malam. Pengepungan ini terus berlanjut sampai dengan tanggal 27 Mei 1453 . Sebuah keajaiban strategi perang, 72 kapal diangkat dari Selat Bosphorus ke Teluk Tanduk Emas dalam waktu 1 malam! Itulah tekad dan kekuatan kaum Muslim yang meyakini janji Allah . Sangat sulit dibayangkan, namun dilakukan oleh pasukan Sultan Mehmed II. Strategi diluar kebiasaan, element of surprise sebagaimana selalu Rasulullah contohkan . Jangan berkata tak mungkin sebelum mencoba, dan semakin berat yang harus kita tuntaskan, semakinbesar pula hadiah yang Allah siapkan . Maka ia meminta seluruh pasukannya bermunajat pada Allah, menjauhkan diri dari maksiat, bertahajjud pada malam harinya dan berpuasa pada esok harinya . Pada tanggal 29 Mei 1453, serangan terakhir dilancarkan, dan sebelum Ashar, al-Fatih sudah menginjakkan kakinya di gerbang masuk konstantinopel . Berakhirlah pengepungan selama 52 hari lamanya dan penantian panjang akan janji Allah selama 825 tahun lamanya. Konstantinopel dibebaskan kaum muslim melalui tangan Al-Fatih! . Bayangkan, kekuatan seperti apa yang bisa menjaga semangat, persatuan, dan kesabaran selama 52 hari perang dan lintas generasi dalam 825 tahun lamanya? . Kekuatan seperti apa yang dapat menjadikan anak muda berumur 23 tahun menaklukan sebuah peradaban besar? . Inilah yang dinamakan kekuatan percaya pada janji Allah dan bisyarah rasul-Nya. Kemampuan melihat tidak dengan mata tetapi dengan keimanan, kekuatan yang melebihi apapun, Beyond the Inspiration . They believe in something that can’t be seen by eyes! Allahuakbar! . 🎥@shifrunn 📢@felixsiauw . #alfatih1453 #alfatih #konstantinopel #1453 #turkiutsmani #bisyarah #khilafah #shifrun #ufs #felixsiauw #ustadzfelixsiauw #radikalisromantis #ramadhan #jihad #dakwah #PerinduKejayaanIslam https://www.instagram.com/p/ByB8KdzAEJ-/?igshid=8o6a3kwt366i
29 Mei 1453. . 72 Kapal Al-Fatih dipindahkan dari Selat Bosphorus ke Selat Tanduk melalui Pegunungan Galata dalam waktu satu malam. Pengepungan ini terus berlanjut sampai dengan tanggal 27 Mei 1453 . Sebuah keajaiban strategi perang, 72 kapal diangkat dari Selat Bosphorus ke Teluk Tanduk Emas dalam waktu 1 malam! Itulah tekad dan kekuatan kaum Muslim yang meyakini janji Allah . Sangat sulit dibayangkan, namun dilakukan oleh pasukan Sultan Mehmed II. Strategi diluar kebiasaan, element of surprise sebagaimana selalu Rasulullah contohkan . Jangan berkata tak mungkin sebelum mencoba, dan semakin berat yang harus kita tuntaskan, semakinbesar pula hadiah yang Allah siapkan . Maka ia meminta seluruh pasukannya bermunajat pada Allah, menjauhkan diri dari maksiat, bertahajjud pada malam harinya dan berpuasa pada esok harinya . Pada tanggal 29 Mei 1453, serangan terakhir dilancarkan, dan sebelum Ashar, al-Fatih sudah menginjakkan kakinya di gerbang masuk konstantinopel . Berakhirlah pengepungan selama 52 hari lamanya dan penantian panjang akan janji Allah selama 825 tahun lamanya. Konstantinopel dibebaskan kaum muslim melalui tangan Al-Fatih! . Bayangkan, kekuatan seperti apa yang bisa menjaga semangat, persatuan, dan kesabaran selama 52 hari perang dan lintas generasi dalam 825 tahun lamanya? . Kekuatan seperti apa yang dapat menjadikan anak muda berumur 23 tahun menaklukan sebuah peradaban besar? . Inilah yang dinamakan kekuatan percaya pada janji Allah dan bisyarah rasul-Nya. Kemampuan melihat tidak dengan mata tetapi dengan keimanan, kekuatan yang melebihi apapun, Beyond the Inspiration . They believe in something that can’t be seen by eyes! Allahuakbar! . 🎥@shifrunn 📢@felixsiauw . #alfatih1453 #alfatih #konstantinopel #1453 #turkiutsmani #bisyarah #khilafah #shifrun #ufs #felixsiauw #ustadzfelixsiauw #radikalisromantis #ramadhan #jihad #dakwah #PerinduKejayaanIslam (di The Galata Tower , Istanbul Turkey) https://www.instagram.com/p/ByBg79WBMSD/?igshid=1f720qjdgri91
- . Daulah Utsmaniyah (Ottoman Empire) merupakan pemerintahan terbesar dan terkuat dalam sejarah dunia Islam. Dengan teritori kekuasaan yang membentang seluas sekitar 20 juta km persegi dan meliputi tiga benua, membuatnya disegani oleh bangsa-bangsa Eropa pada masa itu. . Perjalanan sejarah Daulah Utsmaniyah memiliki banyak alasan penting untuk dikaji. Di antaranya karena daulah ini dianggap sebagai Khilafah Islamiyah yang terakhir dan terpanjang umur kekuasaannya. Daulah Utsmaniyah juga telah melakukan pekerjaan-pekerjaan mulia yang dipersembahkan bagi umat ini, yang dikupas tuntas dalam buku ini. . Buku ini juga memotret sisik melik kekurangan yang melingkupi Khilafah Utsmaniyah yang penting untuk dijadikan renungan dan pelajaran. Kedua aspek baik positif maupun negatif berhasil dipotret dengan apik oleh Dr. Ali Ash-Shallabi, penulis buku-buku Sejarah Islam yang memiliki reputasi internasional. . Di sisi lain, penulis buku ini juga berhasil menepis dan meluruskan berbagai persepsi negatif yang menyerang Turki Utsmani. Pada akhirnya, isi buku ini penting untuk didulang faedahnya; apa saja kunci-kunci kejayaan dan apa saja faktor-faktor pemicu keruntuhan umat Islam. _________________ Sejarah Daulah Utsmaniyah Penerbit : Ummul Qura Penulis : Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi Ukuran : 17x24 cm Tebal : 960 hlm Berat : 2 kg Harga : Rp 179.000,- . _________________ Info dan pemesanan WhatsApp : 0852 2491 6241 LINE : titoshare (tanpa @) IG : @galeri.bukuislami. . #bukubaru #turki #turkiutsmani #jualbukuislam #bukuIslam #sejarahdaulahutsmaniyah #ottoman #ottomanempire #baca #bukusejarah #turkey #bukusejarahislam #jualbuku #islam #instagramer #bukuIslami #buku #galeribukuislami #instabook #instagood #photooftheday #indonesia
“Napak Tilas Turki Utsmani & Sultan Muhammad Fatih II” (Bagian 3)
Day 04 - Pantai Erdek, dekat Bandirma Perjalanan dari Bursa ke Çanakkale
Pantai sepi nyaris tanpa pengunjung kecuali belasan orang Indonesia dari berbagai usia yg tetap bersemangat utk menapaktilasi Penaklukan Konstaninopel.
Mengapa pula pantai ini yg dikunjungi? Karena disinilah lebih dari 2500 kapal angkatan laut pertama muslimin Daulah Umayyah melabuhkan sauhnya sekitar 49 Hijriyah (669-670 M) menurut sejarawan at-Tabari pada kitabnya at-Tarikh.
Diantara mereka yg berlayar terdapat seorang sahabat Rasul SAW yaitu Khalid ibn Zaid ibn Kulayb, lebih masyuhur dikenal sebagai Abu Ayyub al-Anshari RA. Beliau ini berwasiat menjelang ajalnya utk dikuburkan sedekat-dekatnya dengan benteng kota Konstantinopel.
Seorang saksi sejarah Latuftahanna di tempat yg menyejarah.
Agung Waspodo Çanakkale, Semenanjung Gelibolu (Gallipoli) Turki, 25 Mei 2015.
“Napak Tilas Turki Utsmani & Sultan Muhammad Fatih II” (Bagian 2)
Day 03 - Osman Gazi Türbesi, Tophane - Bursa
Tempat dimana cita-cita itu dimulai.
Ketika Osman Gazi memimpin beylik Osmanli, suku yg diwariskan Ertüğrül ayahnya sudah berada di garis depan. Mereka berhadapan langsung dengan Byzantium dengan segenap tantangan dan peluangnya.
Suku yg kemudian akan dikenang sejarah sebagai Turki Ustmani (Osmanli) ini baru mendiami sebuah dusun bernama Söğüt. Oleh sebab itu Osman bergegas untuk merebut Bursa utk mengokohkan cita-cita Latuftahanna bagi mereka.
Sungguh disayangkan jika jatuhnya kota ini pada 6 April 1326 tidak dapat dirasakan Osman Gazi yg wafat pada hari yg sama. Sembilan tahun pengepungan buknlah waktu yg pendek bagi seorang pemula sejarah. Untuk menghormati ayahnya, maka Orhan Gazi yg menaklukan kota mengebumikan ayahnya di kota impian ini.
Di bukit Tophane inilah kedua ayah dan anak dimakamkan, cita dan visi menyatu di taman kecil lagi rindang. Keduanya telah memulai sebuah babak sejarah yg memuliakan Ummat Islam selama lebih dari 700 tahun lamanya. Sederhana, sesederhana jiwa kami yg menapaktilasinya.
Dipenghujung sepertiga malam. Agung Waspodo Bursa, 25 Mei 2015.
“Napak Tilas Turki Utsmani & Sultan Muhammad Fatih II” (Bagian 1)
Tanggal 22 Mei 1565, lebih dari empat ratus tahun yang lalu..
Empat hari setelah pendaratan, belum juga tercapai kesepakatan atas benteng mana yang akan diserang lebih dahulu. Dalam pertempuran manapun, kecepatan sangat menentukan kemenangan.
Dirudung permasalahan yang datang berikutnya, maka ekspedisi kali ini menemui kemunduran sejak dari awal. Sepertinya sulit sekali mencapai kesepakatan strategi diantara panglima Mustafa Paşa, Piyale Paşa, dan Dragut yg datang belakangan.
Sulit bagi sultan Süleiman utk menerima kenyataan ini di İstanbul. Persapan utk datang kembali menebus kekalahan di Malta terhenti setelah wafatnya sultan.
Kilas balik: pasukan Turki mendarat di Pulau Malta yg dikuasai oleh Order of St. John. Ordo militan yg juga bajak laut ini sebelumnya telah dikalahkan oleh Sultan Süleyman Kanuni (The Magnificent/The Law Giver) ketika mereka masih berpusat di Pulau Rhodes. Mereka tidak dibabisi karena rasa iba sultan, sebaliknya mereka dipersilahkan pindah ke tempat lain dengan janji berhenti membajak kapal-kapal Turki Utsmani. Namun apa dikata, janji tinggal janji, dari Malta mereka kembali membuat ulah.
Jika datang suatu pekerjaan, tuntaskan. Jika ada perbedaan dalam pelaksanaan, mengalah demi kebaikan bersama. Karena usia manusia tidak ada yang tahu panjangnya.
Agung Waspodo Depok, 22 Mei 2015 — Menjelang keberangkatan menuju İstanbul