[Book Review] Come Back To Me
Judul: Come Back To Me
Penulis: Arini Putri
Terbit: February 2016
Penerbit: Twigora
ISBN: 978-602-70362-5-3
Halaman: 386
Harga: 77.700
SENNA
“Mataku tak bisa melihatnya, tapi aku merasa mengenal Ced lebih dari siapa pun. Dari tangan kasarnya, aku tahu dia adalah pekerja keras. Dari suaranya, aku bisa tahu betapa renyah tawanya. Dan tak peduli sesingkat apa pun kami bersama, kenangannya selalu bertahan lebih lama di dalam benakku.”
CED
“Mata almond Senna tak pernah terlihat sama. Terkadang gelap, terkadang mengeluarkan binar yang luar biasa indahnya. Lambat laun membuatku jadi egois, berharap sepasang mata miliknya itu bercahaya karenaku saja.”
Ced ternyata baru menyadari, hatinya sejak lama sudah jadi milik gadis itu, seperti halnya hati Senna sudah dimiliki oleh laki-laki itu. Namun ketika akhirnya menyadari cintanya pada Senna, Ced malah dihadapkan pada dilema yang teramat sulit untuk dihindari: antara harus memilih kebahagiaannya sendiri atau kebahagiaan gadis itu.
“Orang-orang di sekitarnya bilang, sebesar apa pun cinta, waktu akan mengikisnya perlahan. Bahwa seiringnya berjalan waktu, rasa cinta itu akan menghilang. Dan kita bisa menertawakan cinta kita dulu tanpa perih di hati.” –Halaman 333
Ced merasa bersalah karena telah memarahi seorang gadis buta. Karena perasaan bersalah itu, Ced diam-diam sering mengunjungi Bittersweet—tempat pertama mereka bertemu—untuk meminta maaf kepada gadis tersebut, namun keraguan selalu menghentikan niatnya.
Kedatangan gadis itu selalu meninggalkan rasa penasaran dalam diri Ced. Dan perlahan, rasa bersalah menjelma menjadi perasaan tertarik. Ced yang jarang keluar mendadak jadi sering keluar hanya untuk melihat gadis tersebut, Senna.
“Membuka hati sama membiarkan hatinya jatuh bebas dan kemungkinan besar akan hancur nantinya.” –Halaman 190
Suatu ketika, Ced tertangkap basah sering mengikuti Senna ke mana pun gadis itu pergi. Semenjak hari itulah, Senna mulai mengenal Ced, seorang carpenter tampan yang jarang berbicara.
Kedatangan Ced mengubah kehidupan Senna yang selama ini selalu berada di zona aman. Senna mulai memberanikan diri untuk melihat dunia luar. Namun ketika hubungan antara Ced dan Senna semakin dekat, seorang dari masa lalu Ced berusaha untuk menggoyahkannya.
Dan ketika cinta mulai menampakkan diri di atas permukaan hati mereka, salah satu dari mereka harus mengucapkan selamat tinggal. Sanggupkah mereka mempertahankan hubungan mereka? Bagaimana akhir dari kisah cinta seorang carpenter dan gadis buta?
“Kita semua manusia. Kamu juga manusia, kan? Wajar kalau manusia ngerasa kecewa. Wajar kalau manusia sedikit egois. Semuanya wajar, enggak ada yang salah dengan itu. Selama kamu bisa melawan semua itu dengan tindakan, kamu masih jadi pemenangnya, Sena.” –Halaman 279
Ketika membaca Come Back To Me karya Arini Putri, saya seperti sedang menonton serial drama Korea karena beberapa adegan dalam novel mengingatkan saya pada Always dan That Winter The Wind Blows yang mengisahkan seorang gadis buta.
Kisah dalam novel ini terbilang cukup sederhana sehingga konflik di dalam cerita kurang terasa. Namun, Arini Putri mampu menutupi kekurangan tersebut dengan menghadirkan para tokoh yang hidup. Saya bisa ikut merasakan perasaan Ced yang harus kehilangan impiannya selama ini.
Tidak mudah meraih impian karena di setiap usahanya, kita juga harus siap terluka oleh perasaan kecewa. Namun saya salut kepada Ced yang tidak merasakan perasaan tersebut ketika harus melepaskan mimpinya. Cinta memang bisa mengubah seluruh kehidupan seseorang sampai ke akar-akarnya><
Saya juga ingin memberi tepuk tangan kepada Arini Putri yang berhasil bercerita melalui sudut pandang Senna seolah-olah ia juga mengalami apa yang Sena alami^^
Tidak ketinggalan ilustrasi dalam novel ini yang menjadi nilai tambah. Dalam novel ini saya juga menemukan beberapa typo seperti:
1. Dikumpukkan = Dikumpulkan (halaman 8)
2. Dan tak sepertinya tak mudah meminta mereka berhenti = Dan sepertinya tak mudah meminta mereka berhanti (Halaman 11)
3. Cengkramannya = Cengkeramannya (halaman 11)
4. Tempatnya agak malas = tepatnya agak malas (halaman 19)
5. Membentung = Membendung (halaman 113)
6. Ntaktir = traktir ( halaman 194)
“Senna, kamu enggak perlu takut. Di mana pun kamu berada, akan selalu ada orang baik yang menolong kamu. Orang tulus itu selalu ada, Senna. Kamu mungkin enggak bisa melihatnya, tapi kamu bisa merasakannya.” –Halaman 256
Novel ini sangat cocok untuk kalian yang sedang mencari bacaan yang sedih-sedih. Dalam novel kita juga bisa mengtahui bagaimana rasanya kehilangan mimpi, harapan, dan juga salah satu indra kita.
3,5 dari 5 bintang untuk Come Back To Me