to my old deviantart mutuals who we kept tumblr mutuals over like 9+ years: wtf we made it and also hiiii and also hellooo am i just ur random mutual to uor do u remember my deviantart usernames. cause i promise i remember u
seen from China
seen from United States
seen from Germany
seen from China
seen from China
seen from Norway
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Sweden

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from China
seen from China

seen from Malaysia

seen from China
seen from Germany
seen from Japan
seen from United States

seen from United States

seen from Greece
to my old deviantart mutuals who we kept tumblr mutuals over like 9+ years: wtf we made it and also hiiii and also hellooo am i just ur random mutual to uor do u remember my deviantart usernames. cause i promise i remember u
How is Threads different from Twitter?
Mark Zuckerberg announced a new app called Threads that provides a space for users to share thoughts and converse in real-time. Meta launched the app at 7 p.m. ET last night and within 12 hours the platform has over 20 million users!
Click here
Mark Zuckerberg announced a new app called Threads that provides a space for users to share thoughts and converse in real-time. Meta launche
Twitter has disclosed a vulnerability, one that may have compromised the accounts of its users. The company announced the security issue just recently and has started issuing personal warning alerts informing potentially affected customers about the flaw and the next steps to stay safe.
Over the weekend, Twitter suspended a number of accounts to a violation of its spam rules and for copyright issues. Some of the accounts, which included @GirlPosts, @SoDamnTrue and @commonwhitegiri, were hugely popular. GirlPosts, for example, had 9.8 million followers and was listed by Statweestics as the sixth most popular account of 2017, beating out such notables as CNN, Fox News and Harry Styles. The account was pulling in around 20 million likes and six million retweets a month. The suspensions are a result of twitter trying to crack down on various practices that it believes hurts the credibility of the site. The accounts had long been accused of copying tweets from other users without giving credit. Twitter has also recently declared war on the practice of ‘tweetdecking’ in which accounts group together in exclusive Tweetdeck groups and mass-retweet each other’s content, as well as those of paying customers. In February 2018, the company issued a notice in which it outlined its views on keeping the platform free from spam: “As an alternative to posting identical content, you can Retweet content from one account from the other accounts you wish to share that post from. This should only be done from a small number of distinct accounts that you directly control. Please note that bulk, aggressive, or very high-volume automated Retweeting is not permitted…” Stacking the deck “This is hugely disappointing for me. It has taken eight years of my life to build a following of nearly 10 million fans,” Niki Helings, the student who created GirlPosts, said. “I comply with Twitter’s rules and feel that this suspension is so unfair.” Twitter’s spam policy expressly forbids the selling, purchasing of account interactions or any measures to try and artificially inflate those numbers. According to the policy, violations can result in permanent suspension. The accounts were popular for a very simple reason. With such a vast userbase, it can be a difficult task trying to root out the best content on Twitter. Accounts such as those that are suspended make this task much simpler and allow people to quickly get their daily dose of memes before getting on with their lives. GirlPosts denies the Tweetdecking and copyright breach allegations. GirlPosts representative Jack Irvine, Chairman of Media House International, said: “There appears to be no system within Twitter to establish due process. From what I can see, Twitter is acting as an unregulated monopoly, arguably exclusively in its own interest.”
Ayaw magbukas ng twitter ko! Huhu, kaasar! Wala tuloy ako mapaglabasan ng hinanakit! LOL!
offended
gue lagi bosan dan mumpung ada waktu luang, gue isi kolom kosong ini dengan 'coretan' gue lagi. 'coretan' kali ini didasari perasaan tersinggung yang sempat menghampiri gue di hari senin pagi...
kejadiannya mengambil tempat di timeline twitter--seperti biasa. sumber paling terkini ketika orang-orang jaman sekarang tiba-tiba ngerasa offended.
yap. diawali dari sebuah tweet dari salah seorang follower gue atau bisa gue bilang 'kakak' gue--dulu tapi. dia ngepost sesuatu macam "padahal ya aku liat pujaan2 mu itu juga nggak ada yang menarik. LOL :v"--testimoni itu langsung gue kopi dari timeline profil dia.
agak kolot sih sebenernya kalau gue langsung ngerasa tersinggung, apalagi itu tweet enggak jelas arah, tujuan, dan sasarannya. tapi, sebanyak-banyaknya follower dia sendiri, gue yakin enggak begitu banyak orang yang sepajing babies-nya di jam setengah enam pagi waktu indonesia barat, di hari senin pula. gue punya keyakinan cukup tinggi kalau tweet itu buat gue karena kebetulan waktu itu gue baru bangun, online twitter, dan nge-rt tweet-nya d-san yang lagi mem-posting fotonya nobuto sama shintaro.
seharusnya gue enggak kolot--emang, tapi sayangnya waktu itu gue kolot dan langsung tersinggung sama tweet dia dan sebagai orang yang punya pendidikan, gue enggak bales tweet-nya dengan perasaan keki. gue sindir aja lewat tweet sederhana tapi nyelekit nyindir-nya. tahu deh dia ngerasa apa enggak pft
gue sebagai orang biasa yang jadi seorang fan dari enam orang yang enggak cukup cakep jelas ngerasa tersinggung dengan tweet dia yang kayak begitu. yang paling enggak bisa gue terima adalah dia yang nyebut-nyebut pujaan gue enggak ada yang menarik.
tahu dari mana dia kalau pujaan gue enggak menarik? apa bahkan dia tahu soal pujaan gue itu orangnya yang kayak gimana? please deh...
pathetic adalah orang-orang jaman sekarang yang masih nge-nilai orang itu menarik atau enggak dari segi wajah. please, lo hidup di jaman apa, bro? don't judge book by its cover...
oke, terlepas dari tweet itu buat gue apa enggak, gue pingin dia baca 'coretan' gue yang ini, jadi gue bisa mengkonfirmasi dan menyelesaikan masalah kita yang dulu-dulu itu...
yang pertama, gue pengen mengkonfirmasi kalau gue enggak pernah muja pujaan-pujaan gue itu karena wajah mereka. sejak awal, gue kenal mereka kelas tujuh smp di saat gue enggak tahu cara mengoperasikan mozilla dan enggak tahu gimana makek google, gue cuma bisa denger secuplik lagu mereka dari anime bleach--di mana lagu debut mereka dipakai buat anime itu. di saat gue enggak bisa lihat mereka, gue enggak tahu mereka yang mana, gue enggak ngerti lirik mereka, apa yang bisa bikin gue langsung jatuh suka sama mereka? musik. itu yang bikin gue suka dan jatuh cinta pada pendengaran pertama sama mereka. kalaupun tetiba mereka kelihatan 'bener' di majalah, cover album atau single, mv, konser, itu cuma bonus buat gue. gue enggak pernah bilang mereka menarik dari segi wajah. gue jarang bilang mereka cakep--oke, kecuali di saat mereka emang keliatan cool dan cakep banget dan pengecualian untuk shintaro karena dia emang cakep banget :D--nge-judge gimana menariknya sekelompok cowok band dari foto yang sering di-rt seorang fans itu sama sekali enggak sopan--to be perfectly honest.
yang kedua, gue pengen menyelesaikan masalah kita yang dulu soal gue yang terlalu terbias dengan j. please j, k, b, a it doesn't matter, buat gue musik bakalan selalu punya tempat di telinga gue, terlepas dari mana asalnya, gimana bahasanya, dan gimana liriknya. yang bikin dan ngebuat preferensi gue berbeda adalah musiknya. gue orang yang cukup easy-going kalau urusan soal music karena, bagai hewan omnivora, gue cukup bisa dengerin semua jenis musik dari a sampai z. yang bikin preferensi gue berubah adalah bisa dari idol atau fans-nya. ah, tapi idol juga manusia. gue tipe manusia yang enggak peduli orang itu gimana, apalagi kalau udah berbekat. preferensi seorang pendengar dan pecinta musik juga enggak bisa dipengaruhi sama fans. enggak ada alasan gue buat berat sebalah antara j dan k. gue sama-sama suka dua jenis musik itu terlepas dari idol-nya gimana, musiknya gimana, atau liriknya gimana. kalaupun gue, dalam sekian tweet gue, ngerasa menyinggung salah satu pihak, well... gue enggak ada maksud. itu cuma personal dan preferensi gue. enggak ada yang bisa ngelarang gue buat nulis apapun di twitter kan? termasuk itu soal preferensi atau personal sekali pun.
dia salah waktu itu negur gue cuma masalah sepele macam itu. kalau gue boleh bilang, dia beruntung ketemu orang macam gue. banyak temen-temen yang sealiran yang emang bener-bener anti sama k. gue menyikapi dua kubu yang beda itu dengan sudut pandang objektif. tahu deh di mata dia gimana. mungkin enggak begitu objektif kali ya, makanya dia sempet-sempet nge-tweet dan nge-mention gue macam itu.
gue harap, dia bisa melupakan masalah kita yang dulu karena gue enggak keberatan temenan sama dia. meskipun dia kelihatannya enggak sih...
saran gue aja sih; don't say anything that you don't know. it will make you look like dumbass. apalagi followers banyak, enggak takut bikin salah satu orang tersinggung?
dan saran gue yang lain adalah: sebelum nge-judge seseorang, ada baiknya dia nge-judge dirinya sendiri seperti apa, sebelum dia judge sama orang lain yang malah berujung sekit hati. apalagi kata dosen gue, manusia yang baik adalah manusia yang mampu mengenali kesalahan dan kelamahannya.
itu aja coretan konfirmasi, penjelasan, dan saran dari gue. moga-moga orangnya baca... corettoocowardtosentamentioncoret
Sometimes, it is not about being unfollow-ed. It is more about not being able to DM a 'hi' anymore.
Puti Karina Puar