Perkenalkan sebelumnya, aku adalah salah seorang pengguna blog biasa yg menumpahkan segala problema ke dalam kata-kata. Cibir mereka aku diperbudak rasa, hampir semua tulisan-tulisanku bernada nelangsa. Aku tertawa saja. Mereka kira setiap aku di dalam kisah benarlah aku. Padahal akulah tuan untuk setiap aksara. Aku bebas ingin menjadi aku, kamu, kita, dia, atau bahkan si Pulan. Panggil aku Alinea. Sepertinya memang aku sudah dijodohkan dengan dunia tulis menulis sejak lahir oleh kedua orangtuaku. Jika kau bertanya-tanya bagaimana bentuk tulisanku, maka akan bingung mendeskripsikannya. Apabila kau penasaran disebut apa jenis tulisanku, maka aku tak akan sanggup menjabarkannya. Bagaimana jika kau berkunjung saja ke blogku? Yaaa, walau yg kusuguhkan tak seberapa. Tapi, siapa tahu kau betah berlama-lama, seperti para pencuri itu. Kusebut mereka pencuri kata-kata. Memang, sulit menemukan yg orisinil di dunia ini. Bahkan ide-ide yang berkeliaran di kepalamu dan kepalaku saat ini, mungkin saja hasil mencuri ide orang lain. Lancang kusebut wajar, yg tak wajar itu jika ide yg sudah dibahasakan lalu dicuri sepenuhnya, kemudian dengan angkuhnya diakui milik sendiri. Tak tahu malu, namanya. Bukan satu dua kali aku bertemu dengan pencuri segala hingga titik koma seperti itu. Para pembaca yg tersesat di dalam duniaku ada saja yg berbaik hati menginfokan bahwa aku telah kecurian. Awalnya kusapa, kemudian kutegur. Baik-baik. Tapi balasannya terkadang yg tak baik, ujungnya aksesku menghubungi si pencuri tersebut dihentikan oleh satu pihak, diblock bahasa internetnya. Terkadang geli sendiri, pencuri lebih galak dari tuan rumah yg kecurian. (lanjut kolom komentar) #aksarannyta #whitepaperff #wpff03 #terserah #writingproject











