Memang, gaada yang bisa menang lawan kenangan dan rindu. Kunjungi profilnya untuk nemuin patah-patah yang lain.

seen from Malaysia
seen from China
seen from China
seen from Singapore
seen from Australia
seen from Netherlands
seen from Netherlands
seen from South Korea
seen from China

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Austria
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from China
seen from China
seen from United States
seen from China
Memang, gaada yang bisa menang lawan kenangan dan rindu. Kunjungi profilnya untuk nemuin patah-patah yang lain.
Ngomongin Cemburu.
______________________________
Pernah nggak sih, kamu ngerasa cemburu. Saat orang yang kamu sayang dibuat ketawa oleh orang lain?
Wajar ga sih?
Kita terlalu takut mengakui bahwa kita cemburu. Kita terlalu arogan, hingga akhirnya kita memilih diam. Di balik diamnya kita, ada cukup banyak rasa cemburu yang begitu memburu. Ada setitik perasaan tidak rela yang kita gaungkan diam-diam dalam relung jiwa yang begitu dalam. Karena kita mulai menyayangi dia, seolah-olah dia milik kita, padahal bukan.
Kok bisa ya, timbul perasaan memiliki untuk hal yang sama sekali belum kita miliki?
Disaat yang sama, kita ngerasa jadi orang yang lemah dan membosankan. Karena kita dan kehadiran kita di hidupnya seolah nggak berdampak apa-apa. Seolah, ada tidaknya kita di lingkaran dia, bukan sebuah masalah besar.
Kita, mungkin sering ya ngerasa takut kaya gini. Gua rasa sih manusiawi.
Cemburu adalah bagian paling lembut dari jatuh cinta yang malu-malu.
Meneriaki Nasib Buruk
_________________________________
Aing berkali-kali memaki kehilangan, meneriaki nasib buruk yang sering kali membuat aing terpuruk. Aing sering kali marah dalam hati, perihal kemalangan yang berkali-kali terjadi.
Kadang bertanya pada diri sendiri dengan penuh ketidak terimaan, kenapa aing harus melewati hal-hal setidak menyenangkan ini, kenapa aing harus menghadapi hal-hal semacam ini. Hal-hal yang pada akhirnya bikin aing memendam begitu banyak amarah dan kemarahan. Aing yakin bahwa kemarahan ini akan bertahan selamanya dalam diri aing.
Hingga kemudian, sore itu, aing melihat ibu yang sedang duduk termenung menatap jauh melewati batas tipis kaca jendela. Sesekali tatapannya kosong, kemudian ia sedikit tersenyum. Entah diorama apa yang terlintas di dalam benak beliau. Aing hanya bisa menyaksikan itu diam-diam dan dibuat menerka-nerka.
Aing jadi bergumam dalam hati, mungkin, kesedihan yang aing pendam selama ini tidak ada apa-apanya dibandingkan apa yang ibu rasain. Mungkin sebenarnya aing cuma mengkambing hitamkan kehilangan-kehilangan yang terjadi dalam hidup aing, karena aing terlalu malas untuk melangkah maju dan melanjutkan kehidupan dengan penuh rasa syukur.
Semenjak itu aing perlahan-lahan mulai bisa ngetawain kehilangan-kehilangan yang datang. Mulai menerima semua kehilangan itu dengan dada yang lebih lapang, dengan penerimaan yang lebih luas.
Sekali lagi, tiap kali aing merasakan amarah atas kehilangan, aing inget ibu dan senyuman beliau kala itu.
“BERHENTI, ATAU KAMI TEMBAK!” Teriak seorang pria berseragam. Buronan itu tak menghiraukan ancaman polisi. Saat seperti ini kakinya lebih berguna dibandingkan kedua tangannya. Ia berlari dengan gesitnya, bergerak zig-zag masuk kearah hutan. Hujan deras disertai petir tidak menghalangi polisi untuk mengejar buronan itu. Mereka sangat terlatih, dengan cepat mereka menyebar ke berbagai arah untuk mengepung si buronan. “BERHENTI!!” Teriak seseorang di kegelapan hutan pada siluet pria yang melompat dari semak.
*Dor.. “BERHENTI!”
Tembakan demi tembakan dimuntahkan pada seseorang di kejauhan. Baku tembak pun terjadi. Buronan itu berusaha masuk lebih dalam menuju hutan, berharap langkahnya tersamarkan deru hujan dan pepohonan.
“BERHENTI!!!” *Dor… Dor Baku tembak pun terjadi lagi, kali ini lebih gencar. Bahkan terlihat 2 polisi terjatuh. Tembakan demi tembakan disertai gertakan dari berbagai arah berhasil memojokkan si buronan, hingga akhirnya ia menyerah tanpa perlawanan.
Akibat baku tembak malam itu 2 orang polisi dinyatakan meninggal. Keesokan harinya pemakaman pun dilakukan dan semua rekan polisi itu hadir. Diantara mereka, seorang detektif berbicara pada rekannya “Kau tahu tuan, bagaiman cara buronan itu menembak jika tangan saja tidak punya?!” “Entahlah” jawab detektif yang lain. Mendengar hal itu membuat polisi yang lain menangis hingga terisak.
@hujanmimpi @karenapuisiituindah @aksarannyta
Molestia por DCinsanis
La atracción por conocerte es la molestia de tener que ajustarme a las costumbres sociales de distanciamiento entre extraños, para no ser juzgado como un desquiciado, aunque mis intenciones son invitarte un café, saber quien eres y despejar esta duda incitante de tenerte.
***
Original DCinsanis
"Jika seseorang itu sayang pada sahabatnya maka hendaklah ia beritahu bahwa dia menyayanginya." (HR. Abu Daud) . . @motretforfun #motretforfun #mff_penghapus . . . . . . . . . . #ntms#quote#writeoftheday#instagram#iinmaimunah#iinmaimunah09#hadis#ayatquran#ayatoftheday#hadisoftheday#hikmah#quotes#musafirilmu#secarikilmu#terusbelajar#secuililmu#seberkaskisah#hikmahoftheday#jakarta#indonesia
"Sesungguhnya Allah telah membagi amal hamba-Nya, sebagaimana Dia telah membagi rezeki mereka." (Imam Malik rahimahullah) . . @uploadkompakan #uploadkompakan #ukhelmsda . . . . . . . . . . #ntms#quote#authorandwriter#writeoftheday#instagram#iinmaimunah#iinmaimunah09#hadis#ayatquran#ayatoftheday#hadisoftheday#hikmah#quotes#musafirilmu#secarikilmu#terusbelajar#secuililmu#seberkaskisah#hikmahoftheday#uploadkompakan#ukhelmsda #jakarta#indonesia
"Barang siapa mencintai orang yang dicintai Allah, maka ia akan mencintai sesuatu karena Allah semata." (Sufyan bin Uyainah radhiyallahu'anhu) . . @uploadkompakan #uploadkompakan #uk1april2017 ・ ・ ・ ・ ・ ・ #ntms#quote#authorandwriter#writeoftheday#instagram#iinmaimunah#iinmaimunah09#hadis#ayatquran#ayatoftheday#hadisoftheday#hikmah#muslim#quotes#musafirilmu#secarikilmu#belajar#terusbelajar#secuililmu#belajarmenulis#seberkaskisah#hikmahoftheday#candy#uk1april2017 #jakarta#indonesia