Kuat.
Terlihat kuat, tapi kenyataannya lemah. Karena sejatinya ia hanyalah seorang hamba.
Yang kuat adalah kepemilikan yang bersabar.
Pundak cukup lemah menjadi sandaran... Telinga tak selamanya yang terdepan untuk mendengar.
Biarkan sujud yang menjadi sandaran... Biarkan Allah satu-satunya yang mendengar.
Simpan sakitnya, simpan amarahnya, simpan kecewanya.
Jalani... Libatkan Allah didalamnya. Atas kehendak-Nya engkau mampu melaluinya.
-Amru













