Mengumpulkan niat merupakan hal yang cukup sulit. Terlebih untuk recalling peristiwa satu tahun yang lalu. Sepenggal perjalanan hidup yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.
“Writing is not just a process of creation. It is also a process of self-discovery”
― Cristina Istrati
Menulis bukanlah perkara mengukir kesempurnaan dalam setiap kata. Tetapi merupakan ungkapan hati dan refleksi pada diri sendiri. Dan inilah sepenggal kisah saya di semester 5 yang penuh dinamika.
Semester 5 merupakan semester yang berat dari segi fisik dan mental bagi mahasiswa biologi ITB. Pada semester ini, kami dihadapkan pada dua mata kuliah proyek yang sangat menyita konsentrasi, waktu, dan tenaga. Seakan belum cukup, saya khilaf dengan mengambil 3 mata kuliah yang cukup berat (imunologi, neurobiologi, dan biomaterial). Ditambah lagi saya menjadi ketua acara sharing TA dan beragam persoalan lainnya. Namun dibalik itu semua, tersimpan beragam kenangan indah yang sayang untuk dilewatkan.
Jangan sangka bahwa di jurusan biologi tidak akan berjumpa matematika lagi selain di TPB. Faktanya, di semester 5 ada mata kuliah biostatistika yang perlu hitung-hitungan dan bermain logika. Ilmu biostatistika sangat penting untuk penelitian biologi. Contohnya adalah aplikasi ANOVA untuk perancangan penelitian.
Saya secara pribadi merasa sangat sulit untuk belajar statistika. Saya bersyukur sekali ternyata setelah pengumuman, saya dinyatakan lulus (hiks... terharu).
Biostatistika terdiri dari 2 jam kuliah, 2 jam tutorial, dan 2 jam praktikum. Dosen yang mengajar adalah Dr. Udjiana Sekteria Pasaribu dan asisten dosennya Kak Nisa. Ibu Ria sangat semangat dalam mengajar. Banyak ‘pelajaran hidup’ yang sering disampaikan Ibu di kelas hehehe... Kak Nisa adalah asisten dosen yang baik, pintar, dan sangat sabar. Ketika kami tidak memahami materi di kelas, Kak Nisa mau mengulang materi lagi saat tutorial. Terkadang Kak Nisa juga membuka kesempatan tutorial di gedung CAS.
Saat praktikum, kami mempelajari aplikasi dari mata kuliah biostatistika. Kami belajar SPSS, Excell stat, dan minitab.
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. Ilmu ekologi memiliki scope yang paling luas di Biologi. Dosen yang mengampu adalah Prof. Tati Suryati Syamsudin. Ibu Tati mengajar dengan sabar. Setiap pagi hari senin, kegiatan kuliah dibuka dengan doa dan bersyukur. Buku acuannya dari Molles. Saya sangat suka konsep ilmu ekologi karena sifatnya sangat universal dan fundamental. Walaupun saya kurang tertarik kerja di lapangan, saya sangat suka nonton wild life seperti NatGeo untuk melihat keindahan alam. Ekologi mengajarkan cara hidup yang sustainable. Karena 4 sks, ada kuliah 4 jam, ada tugas individu, kelompok, dan presentasi.
3. BI3102 Proyek Ekologi dan BI3104 Proyek Biologi Sel dan Molekul
Proyek ekologi adalah mata kuliah yang paling menguras energi, dan perasaan. Sedangkan sebagai pelengkap, proyek biologi sel dan molekul adalah mata kuliah yang menguras pikiran. Keduanya tampak kontradiktif dalam hal scope studi. Akan tetapi, banyak suka duka dan pengalaman yang ingin diceritakan. Oleh karena itu, saya akan membuat postingan terpisah untuk mata kuliah proyek ini.
4. BI3103 Biologi Sel dan Molekul II
Mata kuliah ini fokus untuk membahas biologi secara molekuler. Dosen yang mengampu mata kuliah ini adalah Dr. Maelita Ramdani Moeis dan Dr. Azzania Fibriani. Ibu Mae merupakan ahli bidang biologi sintetik, sementara Ibu Azzania banyak melakukan penelitian pada virus. Pada awal kuliah, kami bersama Ibu Mae belajar mengenai dasar-dasar biologi molekuler, lingkup DNA, RNA, protein, dll. Sementara itu, bersama Ibu Azzania kami belajar aplikasi dari biologi molekuler. Aplikasi ini meliputi genetic switch hingga kontrol ekspresi gen. Buku acuannya adalah MBOTC dari Bruce Alberts. Pada akhir kuliah, kami diharuskan untuk melakukan presentasi berkelompok menggunakan sistem undian. Karena kurang beruntung, kelompok saya harus maju presentasi untuk mewakili topik human globin gene family. Karena persiapan yang kurang matang, beberapa konsep belum dikuasai dengan baik. Ditambah lagi teman-teman banyak yang menanyakan pertanyaan sulit hiks. Tapi untung semua sudah berlalu, dan Ibu Azzania juga memberikan penjelasan dengan sangat rinci.
Menurut saya, evolusi merupakan dasar utama dari program studi biologi dan ilmu kehayatian lainnya. Ilmu ini bersifat fundamental dan menjembatani scope biologi molekuler hingga biosfer. Dosen yang mengampu adalah Dr. Sony Heru Sumarsono dan dipertengahan ada kuliah dari Prof. Djoko Tjahjono Iskandar. Mata kuliah ini sering diisi dengan presentasi kelompok. Topiknya seputar buku evolusi karangan Prof. Djoko. Sebenarnya materi evolusi sangatlah menarik, walau saya sering ngantuk saat di kelas hehe. Ujiannya lengkap berupa isian singkat dan essay. Yang terpenting adalah baca bukunya, dan jangan sering bolos.
Merupakan mata kuliah favorit saya yang dijalani dengan penuh air mata. Terkadang sering menyesal, mengapa mata kuliah pilihan yang penting dan super sulit ini saya ambil di semester 5. Dengan kekhilafan, saya tambah lagi dengan neurobiologi dan biomaterial biar greget hiks. Tapi ternyata saya tidak jadi menyesal, karena ilmunya saya pakai lagi saat Kerja Praktek di Nutrifood. Dosen yang mengampu adalah Dr. rer. nat. Marselina Irasonia Tan. Beliau sering meneliti cancer dan stem cell, topik yang sangat saya sukai. Oleh karena itu, saya mencoba untuk menjadi ketua kelas, sekalian silaturahmi hehe. Pada mata kuliah ini, kami belajar sistem imun, serba-serbi antigen-imunoglobulin, aneka pathway beserta sitokin yang bikin pusing, respon imun, hipersensitif, dll. Buku acuannya dari Janeway’s Immunobiology. Karena banyak terpotong libur, diadakan kuliah tambahan ketika masa kuliah sudah berakhir. Di akhir kuliah kami melakukan presentasi berkelompok (SJS-TEN).
Menurut saya, sistem syaraf merupakan kajian ilmu yang luar biasa. Oleh karena itu, saya tertarik untuk mempelajari mata kuliah ini bersama Dr. Lulu Lusianty Fitri yang lucu dan baik hati. Beberapa anak Teknik Fisika juga mengambil mata kuliah ini karena ada pelajaran gelombang dan potensial yang cukup abstrak. Kami belajar neuron, anatomi, regenerasi, potensial, neurotransmiter, otak, sinapsis, refleks dan masih banyak lagi. Materinya suangaaat buanyaaaaakk. Saya sering meratapi ratusan slide yang harus dipelajari semalam sebelum ujian (karena sks hehe). Saya menyesal karena belajar sks waktu UTS 1 dan ternyata masih tetap sks juga waktu UTS 2 dan UAS. Sepertinya ini merupakan efek dari semester 5 yang berat (alibi ehehe). Akan tetapi, banyak ilmu yang bermanfaat dari mata kuliah ini. Terutama adalah tips belajar yang efektif (cahaya biru, bineural beats, dll).
Ini merupakan mata kuliah pilihan dari prodi Teknik Material, FTMD. Saya mau coba ambil karena materinya sangat menarik, terutama bagian tissue engineering dan drug delivery. Kami belajar tiga material utama yang sering digunakan di dunia medis, yaitu metal, polymer, dan ceramic. Ketiganya dijelaskan oleh dosen yang berbeda. Menurut saya, ilmunya cukup dekat dengan biologi sel & molekul I. Karena teknik material sering kerja sama dengan biologi di bidang tissue engineering. Ada kuliah tamu juga dari Jepang, tapi saya tidak ikut karena harus kuliah wajib imunologi. Secara umum materinya menyenangkan, ada tugas review dan ujiannya essay dua kali.
Okey demikianlah tbt semester 5 di biologi ITB. Semoga berfaedah.
Ora et Labora,
Michael Satria Abi Dileyon.