Sun, moon dance in sky Sleep, work cycle without wit Life should not that stale
Naz-The Bipolar Haiku (via zenoark)
.......

ellievsbear
Claire Keane
No title available
Misplaced Lens Cap

pixel skylines

#extradirty
TVSTRANGERTHINGS
Not today Justin
Cosimo Galluzzi

oozey mess

JVL
One Nice Bug Per Day
Peter Solarz
tumblr dot com
todays bird

Product Placement

★
noise dept.
$LAYYYTER
we're not kids anymore.
seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States

seen from Singapore

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Denmark
seen from Malaysia

seen from Germany

seen from India

seen from Brazil

seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
@wdozan
Sun, moon dance in sky Sleep, work cycle without wit Life should not that stale
Naz-The Bipolar Haiku (via zenoark)
.......
Calm rain drizzling down Leaf bristling leaving sound, loud Better back to sleep.
Naz-The Bipolar Haiku (via zenoark)
Soft
Sand dial moving, Quartz go through the other side Quick, time is ticking!
Naz-The Bipolar Haiku (via zenoark)
Depp
Do you understand love Come and goes whenever they want That’s pain from living
Naz-Bipolar Haiku (via zenoark)
Beautiful Haiku.
If wanna suicide, why not do it for your biggest dangerous curiosity in this world? After all it’s your “all-in” bet!
Naz - ‘Chronicle of the Wise and the Smart-Chapter 2’ (via zenoark)
Lanjutan dari chronicle awal.hahaha.
Faith is like double edged sword. It save you from the void but ruin you for your mind.
Naz - 'Chronicle of the Wise and the Smart'
Kematian & Ketidakberuntungan
Okay. Today mood saya agak gloomy. Gloomy bukan karena sesuatu yang personal terjadi; tapi karena melihat satu video. Video yang membuat rasa kasihan mendalam saya muncul. Rasa gloomy ini membuat saya ingin menulis tentang kematian dan ketidakberuntungan.
Silahkan tonton video yang saya tonton ini sebelum membaca tulisan saya.
Hmm.. Kenapa ibu itu yang mati? Kenapa harus dia diantara begitu banyak manusia lain? Kenapa?
Apakah itu karena takdir langit? Atau.. karena rencana indah Tuhan untuk anaknya? Yang nantinya akan berbuah indah pada akhir cerita anaknya? Atau.. karena karma buruk dirinya yang telah berbuah? Atau.. karena apa?
.......
Saya jadi teringat dengan kisah kecelakaan Air Asia QZ8501 pada tanggal 28 Desember 2014. Semua penumpang yang naik pesawat itu mati. Tidak ada satupun yang selamat. Sungguh kasihan semua penumpangnya. Tapi, ternyata ada yang selamat. Satu keluarga yang tidak jadi naik pesawat tersebut.
Berikut saya potong pengakuan keluarga tersebut: “Keinginan kami itu pergi, jadi memang kami tidak ada niatan untuk membatalkan penerbangan tersebut. Kami ketiduran juga, jam 05.20 WIB seharusnya. Jadi kita sampai jam 01.00 sampai rumah, kita berdoa bersama terus tidur, lha kita kebangunnya itu jam 05.10 WIB. Ya tidak mungkin kita berangkat,” kata Inge. Terlepas dari seluruh peristiwa yang menghambat lima orang sekeluarga ini berangkat ke Singapura, Inge meyakini ada campur tangan Tuhan yang mengingatkan akan adanya bahaya bila dia berangkat. “Sekelebat itu terlintas bayangan, Tuhan mungkin kasih penglihatan ya, saya jelas sekali melihat pesawat AirAsia, gambaran pesawat AirAsia crash (tabrakan), pecah. Nah, terus di dalam hati saya itu ada yang bicara, kamu berlima akan celaka,” papar Inge. Lolosnya mereka dari tragedi diyakini Inge sebagai bentuk cinta Tuhan atas dirinya dan keluarganya, meski dia juga menyakini Tuhan memiliki rencana yang tidak dapat dipahami manusia dengan kecelakaan pesawat yang ditumpangi 162 orang di dalamnya.
Kisah lengkapnya dapat anda baca di link berikut: https://www.voaindonesia.com/a/selamat-dari-kecelakaan-airasia-karena-batal-berangkat/2583160.html
Wah sungguh indah campur tangan Tuhan menyelamatkan keluarga itu. Saya turut bahagia untuk mereka. Pasti mereka sangat bersyukur; bersyukur sedalam-dalamnya karena terlepas dari kematian. Tapi ada yang perlu saya kritisi. Sekarang coba kita putar balik waktu dan ubah cerita (lakukan simulasi). Dikisahkan keluarga ibu Inge itu sudah menaiki pesawat itu. Apakah akan ada pengakuan kesaksian seperti diatas? Tidak akan ada. Justru malah keluar cerita kedua. Di timeline waktu kedua ini, keluarga ibu Nur Widya yang selamat. Maka ceritanya akan beda. Akan ada pengakuan karena keajaiban bla3 dari ibu Nur Widya dan kita tidak akan mendengar kesaksian dari ibu Inge. Begitupun selanjutnya jika keluarga lain yang selamat. Semuanya akan memberikan kesaksian ataupun pendapat yang berbeda satu sama lain. Itu adalah bentuk syukur mereka dari sesuatu yang sangat ditakuti semua, yaitu KEMATIAN.
Dan beberapa bulan lalu ada kecelakaan di Puncak yang menewaskan 11 orang (https://news.detik.com/berita/d-3488206/begini-kronologi-kecelakaan-bus-maut-di-ciloto-puncak). Bayangkan, kenapa harus ada 11 orang yang mati hanya dikarenakan satu atau mungkin beberapa orang yang lalai menjaga kondisi mesin bus sehingga rem nya blong!? Kenapa pengendara lain itu harus mati padahal mereka sudah mengikuti tata aturan berkendara yang baik dan benar?
Bahkan mungkin anda pernah dengar kasus orang mabuk/sakau menabrak orang di trotoar dan menewaskan pejalan kaki? Apa yang salah dari pejalan kaki itu sehingga mereka harus mati menerima kesampahan orang-orang tertentu?
Dari takdir langit, rencana indah Tuhan, karma buruk berbuah; tidak ada satupun jawaban yang memuaskan. Bagaimana mungkin kesalahan orang sakau itu rencana indah Tuhan? Jika begitu mungkin Tuhan juga sakau. Bagaimana mungkin bus yang rem blong dan membunuh 11 orang itu dikarenakan karma buruk 11 orang itu berbuah? Jika iya maka ini terdengar sebagai excuse untuk membenarkan kelalaian maintenance bus. Bagaimana mungkin kecelakaan pesawat yang menewaskan semua penumpangnya adalah takdir langit? Ya walaupun bisa itu merupakan takdir langit (cuaca buruk). Oke maybe mulai sekarang saya akan memuja alam sebagai entitas tertinggi. Tapi jika dikarenakan engine pesawat bermasalah? (lagi-lagi salah maintenance)
Jawaban yang paling memuaskan menurut saya adalah: Semua yang terjadi itu tidak lain dikarenakan KETIDAKBERUNTUNGAN (UNLUCKINESS/UNFORTUNATE). Jika penumpang pesawat itu cukup beruntung sampai telat bangun, mogok, ataupun macet parah maka mereka akan selamat. Jika motor atau mobil itu cukup beruntung dan tidak berada di dekat bus sialan itu maka mereka tidak mati (ya sudah terbukti sebagian di sekitar yang tidak mati sudah menjadi saksi mata. mereka beruntung). Ketidakberuntungan ini bisa saya sum up sebagai berada di waktu yang sial bersamaan dengan kejadian sial yang tidak bisa dihindari. Semuanya sudah seperti rangkaian jaring bisa dibilang ada bermilyar kemungkinan. Satu keputusan kita atau respon kita saja itu sudah merubah keseluruhan event yang akan terjadi. Jika kita menganggap kejadian tersebut sebagai ketidakberuntungan, maka minimal kita masih bisa percaya pada diri kita sendiri untuk berusaha menghindarinya. Kita tidak bergantung pada siapa-siapa dan kita tidak pasrah. Kita jadinya akan memaksimalkan pengetahuan kita, misalnya setelah melihat video yang saya share diatas, maka kita harus berhati-hati dalam melangkahi plat besi dekat eskalator, atau harus bereaksi sangat cepat jika ada goyangan. Atau jika kita diposisi sebagai 2 perempuan yang melihat dan merasakan yang aneh, kita bisa langsung mematikan eskalator tersebut ataupun memanggil keamanan. Mungkin kita bahkan bisa menyelamatkan orang lain dari kematian. Untuk kejadian lain juga, misal tahu diri lah jangan sakau atau mabuk sambil menyetir. Atau tolong lah maintain dan jalankan tugas anda dengan benar.
Akhir kata, sebagai manusia kita pasti punya intuisi untuk menghindari ketidakberuntungan dan kematian. Ya walaupun kenyataannya banyak yang kita tidak bisa hindari dikarenakan itu diluar kendali kita. At least we try.
Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo -- K-Drama Review
Okay tonight gw akan buat review tentang K-drama yang berjudul 'Scarlet Heart: Ryeo' sesuai kata-kata gw terakhir kali..
Ehmmm jujur aja sebenarnya gw ga terlalu niat buat review ini karena sedikit kecewa sama film nya.. Maybe karena isi di pikiran gw udah terkontaminasi sama Scarlet Heart yang versi C-drama nya..hahaha.. Dan juga sudah high expectation.. Jadinya yang versi ini kurang masuk ke gw..
Okay next, di Scarlet Heart: Ryeo ini ada beberapa perubahan cerita dari versi novelnya. Cukup senang sih dengan adanya perubahan ini, karena klo sama persis dengan C-drama nya pasti udah bosan banget.. Hanya saja alur ceritanya agak kurang bagus menurut gw.. Banyak yang reasoningnya ga masuk dan aneh..
Beberapa Pros (kelebihan) dari Scarlet Heart Ryeo ini dibandingkan dengan Scarlet Heart C-drama adalah: 1. Rambutnya pangeran-pangeran nya jauh lebih better. Ya pasti lah ya. Rambut dinasti Qing yang botak kinclong bagian depan itu paling jelek dalam sejarah kemanusiaan.wakakakak. 2. Pemerannya aktor aktris korea yang cukup terkenal sepertinya (ga tau juga sih gw bukan fans entertainment Korea. Jadi ya untuk fans artis K-drama pasti senang banget nonton film ini.
3. Ceritanya lebih fokus dan mengalir lebih cepat. Nontonnya lebih enak karena ga banyak side story yang ga jelas.
Beberapa Cons (kekurangan) dari Scarlet Heart Ryeo ini dibandingkan dengan Scarlet Heart C-drama adalah: 1. Banyak cerita yang reasoningnya aneh. Mosok istana kekaisaran segampang itu pemberontakan bisa dilakukan. Emang gada pasukan istana apa. Di film ini terjadi 2x sampai 3x pemberontakan yang berjalan lancar. Kekaisaran ga jelas dan lemah macam apa itu. Reasoning aneh yang lain adalah how can pangeran-pangeran itu masih banyak yang single-single dan ga punya banyak istri. Please deh itu abad ke 10 (jauh lebih tua daripada dynasti Qing) dan belum ada kebebasan modern. Tujuannya maybe mau menggambarkan cinta yang Ideal (1 love 1) antara aktor utama (or pangeran lain maybe) dengan aktris utama. Tapi justru ini yang malah bikin aneh. Terus ada lah aksi bunuh diri ga jelas (biar ga spoiler ga disebutin siapa) karena merasa itu untuk membayar hutang-hutang lampau. What the... 2. Ceritanya ga se-painful yang Scarlet Heart C-drama. --> Penggambaran waktu penantian di akhir terlalu dipaksa cepat-cepat. 3. Sastra nya kurang keluar. --> contoh sederhananya misal di C-drama nya digambarkan sangat kuat pemeran utama wanita menginginkan kebebasan dan dia ingin dikremasi dan abunya ditebarkan bersama angin untuk terbang bebas. 4. Penggambaran karakter utama pria tidak kuat. Karakter utama wanita sudah baik padahal.
Ya kurang lebih begitulah. Padahal saya sudah berharap banyak karena rating nya tinggi di IMDB (8.8 dibandingkan versi C-dramanya 8.0). Judging saya adalah karena Scarlet Heart Ryeo ini adalah salah satu drama Korea yang rating on air penontonnya termasuk sangat populer. Selain itu juga dibintangi artis korea terkenal seperti IU & Lee Jun Ki. Sehingga orang-orang senang dengan illustrasi cinta idealnya. Ya saya akui memang versi Korea ini jauh lebih memberikan kepuasan visual untuk kebanyakan orang daripada yang versi C-drama. Tapi dari story saya bisa bilang kalah cukup jauh.
Nilai akhir gw untuk K-Drama ini: 72 (GOOD ENOUGH!)
Selamat menikmati.
Scarlet Heart / Startling by Each Step / Bu Bu Jing Xin -- C-Drama Review
Okay interest sementara gw saat ini adalah menuliskan review drama-drama. Ini yang pertama:
Judulnya Scarlet Heart / Startling by Each Step / Bu Bu Jing Xin / 步步驚心.
Sebenarnya telat banget gw nontonnya karena serial ini serial tahun 2011.wakakaka.
Sedikit sebagai pengantar. Cerita C-Drama ini diangkat dari novel. C-Drama ini mostly bergenre Romance (percintaan), dan sedikit historical fiction. Bagi yang suka genre romance, silahkan ditonton.
Ceritanya bermula dari seorang perempuan modern bernama Zhang Xiao yang terkena kecelakaan fatal. Saat terbangun ia terperangkap dalam tubuh seorang perempuan lain yang bernama Ruo Xi. Ternyata ia terlempar ke beberapa abad lampau, terlempar ke dinasti Qing saat pemerintahan Kaisar Kangxi. Disinilah ia bertemu dengan pangeran-pangeran kerajaan dan kisahnya dimulai. Gw ga akan tulis lebih panjang karena ga mau spoiler.
Ok langsung to the point.
Beberapa Pros (kelebihan) C-Drama ini adalah: 1. Overall ceritanya cukup kelam (or maybe tragis) makanya gw suka.hahaha. 2. Cerita cintanya sangat romantis, sekaligus cukup mengharukan dan menyakitkan. 3. Karakter-karakter di dalam drama ini digambarkan dengan sangat baik dan realistis (bukan karakter fantasy ideal). 4. Alur ceritanya mengalir dengan cepat dan tidak bertele-tele. 5. Banyak side story ringan yang memperkaya cerita. Banyak dikemas dengan baik.
Beberapa Cons (kekurangan) C-Drama ini adalah: 1. Muka pemerannya tidak banyak dipoles walaupun waktu telah berjalan sekitar 10 tahun atau lebih. (Kalau dipoles mungkin akan sempurna perasaan perubahan waktunya) 2. Beberapa akting karakter sampingannya sedikit buruk (minor flaws aja sih, itupun kalau diperhatikan dengan seksama)
3. Sebagian side story sangat tidak penting dan memperlama alur cerita saja.
Komen penutup: Good rasanya bisa nemu drama cinta yang berakhir dengan feeling sedikit kosong...
Gw akan melanjutkan drama ini dengan menonton remake versi koreanya. Judulnya Scarlet Heart: Ryeo (2016). Semoga bagus. Nanti gw buatkan review bandingannya.
Nilai akhir gw untuk C-Drama ini: 87 (GREAT ONE!)
Selamat menikmati.
Dendam bertemu kebuntuan, alunan kematian mengajak para jahanam untuk ikut serta.
Catatan Naz III - ‘Alunan Dendam’ bagian 3
Waktu sebenarnya mengutuk semua orang. Tak akan ada yg berubah jika hanya berharap waktu yg mengutuk mereka.
Catatan Naz III - 'Alunan Dendam' bagian 2
Alunan tawa para jahanam menggema dalam. Semoga waktu mengutuk keberadaan mereka.
Catatan Naz III - ‘Alunan Dendam’ bagian 1
Satu langkah maju menarik hati. Dandelion baru tumbuh bersemi di hati mereka.
Catatan Naz II - ‘Hembusan Dandelion’ bagian 3
Aku terbang bersama angin menuju kesunyian desa. Malam bersama api unggun bermandikan bintang sungguh indah bagiku.
Catatan Naz II - ‘Hembusan Dandelion’ bagian 2
Hati ini sudah bukan tentang aku lagi. Tangis di lantai bumi telah menarik jiwa dandelion kecil ini.
Catatan Naz II - ‘Hembusan Dandelion’ bagian 1
Senja itu kudapati bahwa harapan seperti halnya awan. Ia kosong, tetapi berbentuk.
Catatan Naz I - ‘Awan Kosong’ bagian 3.
Harapan selalu datang kembali, tak peduli seberapa jauh angin berhembus. Begitupun Ia akan selalu rapuh menyiksa kalbu.
Catatan Naz I - ‘Awan Kosong’ bagian 2.