sementara keheningan adalah teman terbaik ricuhnya kepala yang bernyawa

No title available
Stranger Things

Andulka
Peter Solarz
he wasn't even looking at me and he found me
Not today Justin
h

Kaledo Art

JBB: An Artblog!
No title available
trying on a metaphor
No title available

Origami Around
Cosmic Funnies

pixel skylines

祝日 / Permanent Vacation

JVL

izzy's playlists!

Love Begins
Keni

seen from Sweden

seen from Australia

seen from Kenya
seen from Kenya
seen from Kenya

seen from Singapore

seen from United States

seen from United States

seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Spain

seen from China
@yumasrrh
sementara keheningan adalah teman terbaik ricuhnya kepala yang bernyawa
AJARAN
hanya membuntuti caramu
dengan saling diam
berkutat, berputar-putar
bertahan bertuhan
pada jawaban asumsi
serta asal prediksi
kenapa kesal?
aku
hanya membuntuti caramu
dengan
saling diam
tanpa ada
tak pernah ada
penjelasan demikian
Aku
hanya membuntuti caramu
Malang, 19 Februari 2021
PELANGI MALAM HARI
oleh: Yuyuk Masarroh
kemarin
selepas hujan tunaikan kewajibannya bersujud di bumi
katamu kau saksikan pelangi melingkar indah
di dalam purnama pada pertengahan januari
sekarang
selepas hujan tunaikan kewajibannya bersujud di bumi
aku pun menyaksikan pelangi, di dalam dua kelopak matamu
dua kelopak mata yang sedang tersenyum
menatapi bekas sujud hujan malam ini
jadi, Tuan
yang dapat kuambil dari perumpaan
selepas hujan tunaikan kewajibannya bersujud di bumi
pada malam hari
adalah:
Tuhan berikan gambaran pelangi
di setiap tangkapan pandang manusia
yang artikan pelangi pada malam hari
aku selalu suka
aku selalu suka cara pandang yang dilihat bukan hanya menggunakan saca
namun juga cara pandang yang dilihat menggunakan rasa
penuh makna!
oleh itu, Tuan
oleh itu, aku menyukai apapun dari sudut pandangmu
penuh makna!
02.02.2021
KAWAN BERSAMA
titik-titik rahasia nama
muncul dipermukaan tanpa terduga
dirimu yang selalu ada
mengapa begitu berpijar usai bertanya:
sudikah aku jika kita berkawan bersama?
titik-titik rahasia nama
muncul dipermukaan tanpa terduga
dirimu memang bukanlah cinta pertama
namun mampu membuatku ucap: bersedia
sadarkan pada nyata hitam putih
yang jugalah warna
titik-titik rahasia nama
muncul dipermukaan tanpa terduga
dunia seakan turut bahagia
melihat kita yang tertawa bersama
dan kali ini, dengan cinta
titik-titik rahasia nama
muncul dipermukaan tanpa terduga
lihatlah suguhan mesra bulan purnama
paronama tercantik dalam pekatnya angkasa
kita bersama
telah jatuh ke dalam cinta
-ym-
05 Desember 2020
MEMESAN WAKTU
pagi ini jarum jam tunjuk pukul sembilan lewat sembilan belas
ku tulis pesan untukmu sembari bersandar di dipan teras depan
dengan hati bedebar
"
Tuan, malam ini malam minggu
pagi tadi, dalam do'a di sholat subuhku
aku mengajak Tuhan bekerja sama untuk memberikan waktu rinduku, padamu
waktu rindu yang selama ini selalu mengusik pikiranku
dua empat tujuh, setiap waktu
aku memesankan untukmu
waktu rindu yang tertuju padaku
hanya padaku
lalu
aku meminta istirahat semalam ini saja, untukku
dan apakah kamu tahu?
apa yang kujanjikan pada Tuhan agar menerima permintaanku?
aku mengatakan pada Tuhan: setelah malam ini berakhir, aku bersedia menerima kutukan
seumur hidupku
kutukan untuk selalu merindukanmu
di seluruh waktu
yang tersisa untukku
hanya padamu
dan untuk lebih meyakinkan Tuhan atas permintaanku
dengan tegas, aku berkata: tanpa ada balasan rindu darimu
Tuhan pun setuju
"
pesan terkirim
senyumku mengukir
malam ini
selamat merindukanmu, Tuan
dari omong kosong kata yang mampu mengunci pakumu, padaku
dan
Tuan, tanpa kau sadari aku memenangkan hatimu
aku telah memenangkan hatimu
selamat merindu :)
21.11.2020
(ym)
Mawar Merah dan Tomat
senyumnya memerah, bagai mawar merah yang merekah. nona, apakah seperti itu warna cinta? tanya gadis kecil
menurutku, senyumnya itu seperti tomat berwarna merah dan rasanya sangat segar digigitan pertama.
ah, aku suka tomat! perumpamaan yang bagus, nona! aku sangat suka tomat merah!
boleh aku ucap terima kasih? karena aku juga sangat suka bunga mawar merah, perumpamaan milikmu sangat bagus!
tentu, aku tahu jika nona menyukainya. sebab aku selalu melihat senyummu bak mawar merah yang merekah.
benarkah? tanyaku takjub pada gadis kecil itu.
mengacalah, kali ini pun senyummu seperti itu. tukasnya dengan menunjuk mukaku.
tomat segar, ucapku menimpali sembari memegang tomat.
kami berdua tertawa lalu membawa tomat-tomat pulang dengan hati yang gembira.
(ym)
Malang, 15 November 2020
bolehkah kau yang menyapa terlebih dahulu?
dan bolehkah aku yang mengakhiri pesan di setiap obrolan kita?
aku bukan tidak ingin terlihat bodoh, karena terlalu kentara dalam urusan mencintai
aku hanya ingin tahu bagaimana kamu mencariku
itu saja
sebenarnya, aku juga butuh kepastian
dari sekedar butuh saja
atau benar-benar inginkan hadirku selalu
karena harus ku akui mulai ketergantungan dalam hal adanya hadirmu
aku terlalu rindu
-yuma-
22.09.2020
Mari, kita pulang bersama
Hari ini aku memang marah
Bukan berarti aku benci dan akan pergi
Aku masih ingin tetap melihatmu esok hari
Dan hari-hari berikutnya
Di sepanjang usiaku bernyawa
08.08.2020
Tuan..
Hari ini aku sangat ingin ditanyakan tentang keadaanku
Oleh siapapun itu
Karena bagiku, Tuan
Terlalu mahal mendapatkannya
Kenapa?
Ada apa?
Apakah keadaanmu baik?
Kulontarkan sendiri pertanyaan-pertanyan itu
Dan
Aku tidak bisa menahan tangis
Bagaimana menurutmu Tuan?
Aku terlalu menyedihkan atau keras kepala?
08.08.2020
BERKAH
Sacamu adalah keanggunan paling istimewa
Di dalamnya terdapat pelangi yang tak hanya mejikuhibiniu
Indah berwarna-warni
Berlapis-lapis penuh arti
Mengenalmu adalah keberuntungan
Dan memilikimu adalah di luar dugaan
Ini bukanlah sebuah pujian untuk membuatmu merona
Tanpa pujian kau memang seperti itu
Dan akan selalu seperti itu
Anggun yang selalu membuatku tertegun
08.08.2020
Berkebun aksara
Tempo hari kau berkata ingin menjadi seorang petani. Maka, aku kali ini datang dan Kubawakan segenggam benih puisi. Konon, kata penyair kita bisa memilih sendiri. Benih ini ingin kita letakan di mana, dirawat menjadi apa, berwarna apa dan berbuah apa.
Jika kau ingin berdiskusi, aku akan memberikan saran sesuai yang aku pahami. Benih puisi ini memang akan tumbuh dengan sendiri menyesuaikan hati, tapi kamu juga perlu behati-hati. Dia akan tumbuh menyenangkan jika dirawat dengan sepenuh hati. Seperti kataku diawal tadi, kata penyair kita bisa memilih sendiri. Benih ini ingin kita letakan di mana, dirawat menjadi apa, berwarna apa dan berbuah apa.
Ditempatku, benih puisi itu aku tanam dalam hati, tumbuh menjadi pendamping yang istimewa, berwarna-warni cantik dan berbuah rangkaian kata yang bermakna. Benihku namanya adalah aksara. Aku selalu memanen dengan bangga, kala menuangkan cerita yang aku ambil di setiap perjalanan yang sedang kutempuh. Di mataku rangkaian aksara yang tumbuh selalu indah, karena aksara itu milikku.
Ada kalanya aksara itu layu, sebab hati sedang sendu. Berhari-hari tak terurus sampai aksara tumbuh kaku, berwarna lesu dan berbuah ragu. Aku tahu, aku masih harus belajar menata suasana hati agar tidak lagi wagu.
Aku harus tetap berkebun aksara untuk memanen kata, karena hatiku sudah kadung jatuh cinta padanya. Aku ingin membuatmu ikut mencoba, karena aku yakin kamu pun akan cocok dengannya. Jika ada kesulitan, aku bersedia untuk kemari dan menyapa. Jawabanku akan selalu boleh jika kau pun inginkan merawat bersama. Mengapa tidak kita coba saja, bukan? Berdua, bersama saling merawat dan menjaga.
Dan saran terakhirku, berikan nama yang sama untuk benih puisi yang kamu punya, ya. Agar kita bisa memakerkan pada dunia bahwa benih puisi yang tumbuh dari hati kita.
Namanya, aksara.
08.08.2020
KELOPAK ANGKA
(i)
waktu pukul lewat dua belas
terbang menuju seperempat ke empat
angin fajar merayap dingin
memadamkan hangat begitu cepat
menerpa takut hingga gigil
memalingkan asa
menengadahkan pasrah
(ii)
sembilan ke delapan
menuju sembilan ke dua lima
di ubun-ubun yang kering kerontang
kau tiupkan kelopak bintang
jatuh sari pati yang berkembang
lahirlah hati cemerlang
dan dunia begitu terang
09.08.2020
Aku, kenapa?
aku menunggu hingga dini hari
terbaca pukul nol dua lebih dua puluh tujuh
tepat ketika tertulis kabar "terakhir dilihat" terletak dibawah berandamu
kau tidak akan pernah tahu
betapa kesalnya aku ketika suara katak itu terdengar dari arah luar, bukan dari ponselku
seketika itu, "aku ingin tuli saja" celetukku
aku semakin tidak jelas, sebab berkali-kali harus merutuk pada katak yang tidak salah apa-apa
dan aku harus terjaga hingga sekarang, merenungkan tentang apa yang keliru dariku
pertanyaan - pertanyaan "kenapa" selalu menggerutu di kepala
jawaban yang kutemui selalu kamu
baiklah, aku harus mengakui
bahwa aku sedang rindu
dan dari mana aku harus memulai mengatakan
jika, rindu itu jatuh padamu?
14 Juli 2020
Warum sollte ich eifersüchtig sein? :(
PERMOHONAN KERJA SAMA
aku ucap "Selamat datang" bagi yang telah mengacaukan pikiran
bukankah aku sebagai tuan rumah harus berlaku ramah?
tapi, kini entah harus berterima kasih karena telah dikunjungi
atau..
atau harus meminta tolong jangan kembali ke mari lagi?
entah karena apa, tiba-tiba teramat ingin mengucapkan jangan pergi
maka karena itu jangan ke mari lagi
sudah banyak sesak yang memenuhi pikir
dan biar sisanya jadi urusanku sendiri
jejak itu bisa hilang, seiring dengan rajinnya aku membersihkannya
aku bisa membuat semua perlahan hilang
dan sekali lagi, tolong jangan kembali ke mari lagi
(ym)
12 Juli 2020
RONA
lalu, dia kembali tertawa dengan sempurna
nanti, masihlah nanti
dan esok biarlah esok
sekarang adalah sekarang
nyata jelas
ada di depan mata
lupa pada nestapa
lupa pada lara
lupa pada keluhan asa
terucaplah sebuah mantra
lupalah semua duka
dan janganlah pinta amnesia
selamanya
karena, semua rasa punya nyawa
maka, langitkan saja do'a-do'a bahagia
sampai Tuhan merasa bangga
dan bagimu turunlah segala bentuk cinta
darimulah semesta berbunga
11 Juni 2020
hal yang ingin kulakukan tanpa ada sedikit rasa berdosa adalah memelukmu. biarlah jika memilikimu hanya kemustahilan takdir dalam impian konyolku. aku hanya ingin merasakan pelukan darimu, sekali saja. hanya sekali saja dalam seumur hidupku, tanpa membuat merasa bersalah dan tanpa membuatmu iba.
aku tahu, aku memang selalu menjadi langganan dalam urusan merepotkanmu.
30 Mei 2020