Day 1 - Lombok 10 Agustus 2017
Akhirnya aku menginjakkan kaki disini.
Awalnya mah mimpi dari 2 tahun lalu ingin ke Bali, eh ada teman ngajak ke Lombok, ahh tak dapat Bali, dapat yang lebih bagus yaitu Lombok. Langsung bilang OKE.
Rencana hampir 3 bulan dengan itin sederhana... sampailah di Lombok.
Perjalanan dengan naik pesawat tak buruk, menyenangkan.
Ini kali pertama naik pesawat.
Sampai di Bandara International Lombok 7.55 WITA.
Lalu langsung ke penginapan naik Damri seharga 25 ribu. Ini pengeluaran pertama di Lombok...hehehe
Aku dan teman menginap di Hotel Kubayan.
Langsung taruh barang, istirahat sebentar, dan nanya ke pihak hotel untuk sewa motor.
Dapat kontak telpon sewa motor, hubungi mereka.....Menunggu sekitar sejam ... Jengggggg Motor datang dan petualangan dimulai.
Setelah diskusi sambil menunggu motor datang, diputuskan mau ke air terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep.
Cek di google maps, kok yaa jauh. Sekitar 88 km -____-
Perjalanan panjang dengan pemandangan yang wow.
Jalanan lancar dan bisa ngebut..hihihi
Udara segar meski sedikit panas dan refresh banget diri ini.
Disepanjang jalan kita menemukan monyet yang berkeliaran, banyak.
Awalnya senag melihat beberapa monyet ada di pinggir jalan, tapi sepanjang jalan kok banyak, malah jadi agak ngeri takut itu monyet menghampiri...hiiii
Pokoknya pengalaman yang tidak akan dilupakan, bertiga (perempuan semua) backpackeran...ahhh mengasyikkan.
Meski dengan sedikit pegal dan sakit pinggang tapiiiiii
Sampai di sendang gile senangnya....
Kita akan menuruni anak tangga sekitar 15-20 menit untuk mencapai Sendang Gile, sedangkan untuk mencapai Tiu Kelep dari air terjun pertama terdapat rute yang merupakan jalan setapak memasuki hutan dan menyusuri sungai.
Aliran air Sendang Gile diyakini berasal dari Danau Segara Anak Gunung Rinjani, airnya jatuh dari tebing yang bertingkat di penuhi oleh tumbuhan hijau yang menempel pada sisi tebing dengan ketinggian sekitar 30 meter.Â
Masya Allah, indah dan tenang rasanya saat lihat gemuruh air terjun Sendang Gile.
Aku sempat turun dibawah air terjunnya, mencelupkan kaki (kayak teh aja) di dinginnya air terjun. Tapi sayang lupa cuci muka (kebayang sekarang kalau waktu itu cuci muka pasti suegeeer bgt).
Aku dan temanku menikmati air terjun sambil mengabadikan foto.
Hanya beberapa tapi akan terus teringat dengan perjuangan sampai ditempat ini.
Tapi ada sedikit yang buat bete. Itu loh hikmah yang terus-terusan ditelpon dari kerjaannya.
Padahal kita kesini liburan dan mengajukan cuti dari jauh hari.
ah...begitulan kadang di kantor tak mau mengerti. (Lupakan cerita ttg kerjaan, ingat saja sejuknya di Sendang Gile).
Sebenarnya ingin melanjutkan ke Tiu Kelep, tapi apa daya, mengingat jauhnya perjalanan dan waktu yang sudah menunjukkan Pukul 15.00 WITA.
Kita memutuskan untuk kembali ke hotel. Sebelum ambil motor, ada tukang cilok, jajan dulu lah, lapar tadi dihotel hanya makan mie instan. Kita pulang sekitar Pukul 16.30 WITA
Perjalanan pulang menuju hotel tetap bermodalkan GPS.
Sudah teringat pasti akan melewati jalur dimana banyak monyet berkeliaran.
Mengendarai motor dengan sisa tenaga karena kaget motoran jauh begini.
Lewat daerah yang banyak monyet saat menjelang magrib hingga matahari terbenam. Anehnya sepanjang jalan hanya ketemu 1 kali dengan monyet itu. Dan sepanjang jalan gelap dengan belokan tajam. Dalam hati tak lepas berdzikir, baca doa. Malam hari di kampung orang ternyata begini rasanya. Sedikit menakutkan.Â
Sekitar Pukul 20.00 WITA akhirnya sampai dengan selamat di hotel kubayan.
Lega rasanya, hari pertama di Lombok menyenangkan dengan segala bahagia dan sedikit ‘aneh’ nya.
Akan dilanjut Day 2 hingga hari terakhir di Lombok..................