Pepatah Latin di atas dalam bahasa Inggris bisa diterjemahkan: If you wish to be loved, love. "Jika Engkau Ingin Dicintai, Maka Cintailah!" Pepatah di atasi saya pakai sebagai pembuka kerinduan saya yang tak lagi sering muncul di kost tercinta. Saya rindu untuk berbagi. Saya rindu untuk belajar kembali, menimba inspirasi dan semangat pribadi-pribadi yang kreatif dan selalu rendah hati. Bagi saya ZIFU adalah impian yang tak mudah digapai dengan kepastian. Ada banyak hal di dalamnya yang isinya ketidakpastian. Tidak pasti, apakah saya, kita dan anda kalian akan tetap punya bahan untuk menginspirasi. Tidak pasti, karena sampai kapan kita tau bahwa zeny selalu dihati. Tidak pasti, karena bisa jadi kuota internet kita tak terisi. Tidak pasti, karena hati kita sedang tersakiti. Yang terakhir tadi lupakan saja, anggap saja anda kalian selalu sehat hatinya. Pada intinya ketidakpastian itu selalu melekat tatkala kita memutuskan diri bergabung dalam persaudaraan ini. Namun dalam ketidakpastian semacam ini kita akan menjadi pemenang yang menang dengan hati jika saya, kita dan anda kalian sanggup bertahan sampai akhir tulisan ini. Saya yakin Zenypher sekalian punya hati yang mampu bertahan diri sampai akhir.
Sedikit cerita mengapa saya menulis kembali tulisan seperti koran di rumah ini? Ceritanya begini! Lama tak muncul tak berarti saya undur diri atau bersembunyi. Saya hanya menepi untuk menimba kembali angin sepoi dari kedalaman rumah kita ini. Pada akhirnya saya juga akan tetap akan bertolak lebih dalam untuk minum lagi sumber yang dulu anda kalian gali bersama para mimin di rumah ini. Saya menepi lalu saya bertolak kembali- saya menepi lalu bertolak kembali. Begitulah hal-hal yang akan saya kerjakan dengan para mimin untuk sesekali mengambil jarak untuk melihat lagi sejauh mana mimpi-mimpi Zenypher sekalian sudah diwarnai. Tepian menjadi penting di dalam cara kita menginspirasi dan memaknai hidup ini. Karena dari tepian kita mampu mengukur jarak dan mengukur kedalaman pribadi kita serta menempatkan hati kita secara lebih presisi pada setiap inspirasi yang akan kita bagi.
Mendengar cerita para mimin beberapa waktu ini, saya turut bangga bahwa dalam kurun waktu satau tahun lebih ZIFU punya pencapaian-pencapian yang dalam ukuran para mimin sungguh luar biasa. Pencapaian-pencapaian apa? Zenypher tunggu saja esok hari, entah lusa- entah lain hari. Terima kasih untuk para mimin tercinta yang tetap setia dalam menjaga komunikasi.
Mari kita kembali pada pepatah Latin yang saya kutip di atas, karena dari sanalah cerita ini di mulai. "Jika Engkau Ingin Dicintai, Maka Cintailah!" kalimat sederhana ini ditulis oleh Saneca seorang Filsuf Romawi dalam bukunya Epistulae. Pepatah ini dalam kacamata saja sejtinya ingin mengajak anda kalian berpikir dan bertindak dengan hati. Yang meminta kita tak terlalu lama berpikir berpuluh-puluh kali atau berratus-ratus kali. Cinta itu mendapat wujud nyatanya dalam tindakan bukan dalam angan dan urusan pikir memikir. Jika anda ingin orang lain mencintai anda kalian, ya segeralah...!!! jangan di tunda-tunda untuk mewujudkan tindakan cinta itu, jangan menunggu besok, lusa atau pekan depan tetapi SEKARANG!. Orang yang berani melaksanakan kalimat ini pada akhirnya tak mudah sakit hati, kecewa atau menyesal. Karena yang mereka pikirkan bukan akibat dan sebabnya tetapi gerakan hati yang selalu menjadi kenyataan. Sepirit ini yang selalu mengajar kita tetap pada frekuensi yang sama tak terlalu kurang dan berlebih tetapi BALANCE.
Zenypher sekalian memutuskan diri untuk bergabung di kost ini saya yakin benar sungguh dengan hati. Sungguh sadar bahwa anda ingin belajar dan berbagi. Saya yakin anda bukan pribadi yang mudah sakit hati, iri dan dengki, tetapi rendah hati. Saya berkata demikian karena saya yakin anda kalian, Zenypher terkasih, datang ke kost ini dengan hati. Dan untuk hal itu Zenyphers layak untuk di cintai. Hanya inilah yang saya dan para mimin miliki, mencintai anda kalian dengan banyak cara. Dengan karakter masing-masing kami mencintai dengan kelemah lembutan, sapaan hangat, canda ria, apresiasi dan kadang juga dengan teguran yang sedikit membuat dongkol di hati Zenypher sekalian. Itulah cara-cara kami mencintai dengan sederhana.
Akhir-akhir ini saya dan para mimin gelisah, gundah gulana kadang juga geram. Kost kita ini adalah rumah perubahan yang mengajak dan mengajar untuk berani berkata jujur dari dalam hati. Pembajakan karya tanpa WM bahkan diikutkan pada salah satu kompetisi, dipajang di blog pribadi, diuplod ulang di lapak lain dan didaku milik sendiri hingga akhirnya menimbulkan caci maki dan bully. Nasihat dan teguran sudah kami layangkan tapi tak satupun ambil peduli. Bahkan di sana sini yang bersangkutan mulai membuat acara sendiri semacam arisan woro kawuri sembari gosip sana-sini. Duh asikknya andaikata kami para mimin bisa melakukan hal demikian, namun sayangnya kami tak punya waktu untuk yang begituan. Saya yakin mereka semua adalah orang baik yang punya hati tetapi sedikit tuli. Mencomot itu mudah apalagi di jaman digital macam saat ini. Bagi saya hal-hal demikian sangat tak terpuji. Mereka tak pernah tau artinya berkreasi dengan hati, bahkan untuk sekedar mendapatkan Rober saja yang empunya karya sampai ndlosor bahkan mungkin juga kejebur di sungai. Orang-orang yang punya hati dalam berkreasi mengerti betul bagaimana sulitnya dalam menghasilkan karya terbaik. Saya bangga di kost ini banyak Zenypher yang menghasilkan karya-karya terbaik dengan perjuangan dan tak sekedar mengambil milik orang lain. Anda kalian layak untuk dicintai!
Sekali lagi jika anda memutuskan diri bergabung di dalam rumah ini, HOUSE OF ZIFU ! masuklah dengan sepenuh hati, belajarlah lalu berbagilah inspirasi. Jika anda kalian ingin dicintai maka cintailah! Begitu sebaliknya! Semoga anda kalian Zenypher yang saya dan para mimin kasihi tidak sakit hati dengan tulisan ini. Demikianlah “ koran” petang ini!
“Capturing The World Coloring The Dream”
Dibawah guyuran gerimis petang
PDF FIle bisa di Download di sini